Mendapat tawaran dari Real Madrid di masa lampau, Il Trattore mengurungkan niat pindah karena saat itu belum memberikan kontribusi signifikan untuk Inter.
Sebelum ban kapten FC Internazionale melingkari lengannya nyaris satu setengah dasawarsa silam, tepatnya pada 1999, Javier Zanetti mengaku sebetulnya berkesempatan pindah ke Real Madrid.
Namun saat itu Il Trattore mengambil pilihan untuk bertahan lantaran merasa belum memberikan kontribusi signifikan buat La Beneamata.
Seperti diketahui, pada akhirnya kesetiaan Zanetti terganjar tak cuma oleh posisi sebagai kapten utama, tapi juga sederet silverware, teristimewa tentu treble winners pada 2009/10.
"Saya sudah hampir pindah, untuk tim sangat penting di Spanyol, yaitu Real Madrid," ungkap sang legenda hidup kepada Video News.
"Tetapi kalau saya harus pindah, saya ingin meninggalkan pencapaian besar untuk Inter. Kemudian saya diberikan ban kapten dan itu adalah tanggung jawab indah."
"Semua yang datang setelahnya luar biasa," tuntas Si Traktor, yang sudah membela Inter sejak 1995 setelah direkrut dari Banfield.


