Manajer Manchester United David Moyes yakin timnya bisa menjuarai Liga Champions musim ini, meskiThe Red Devils dalam performa kurang bagus di kompetisi lokal.
Keyakinan pelatih asal Skotlandia itu disampaikan jelang pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Rabu (26/2) dinihari WIB.
Setan Merah kini masih terdampar di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan tertinggal 15 poin dari Chelsea di puncak. Peluang mereka untuk finis di posisi empat besar terbilang kecil.
Namun, Moyes berharap timnya bisa mengambil inspirasi dari Liverpool, yang bisa memenangi Liga Champions hampir satu dekade lalu, meski finis di peringkat kelima di liga.
"Bukan selalu tim terbaik yang bisa ke final di Eropa," ujar Moyes kepada wartawan.
"Liverpool pada 2005 memberi kami inspirasi. Tapi, di berbagai kompetisi, Anda selalu punya peluang."
"Saya tahu ini merupakan kompetisi yang sulit sebelum dimulai. Bayern Munich, Barcelona, Real Madrid, dan PSG adalah tim-tim top."
Selain Liverpool, Chelsea, ketika ditangani Roberto Di Matteo, finis di peringkat keenam Liga Primer namun bisa lolos usai menjuarai Liga Champions pada 2012.
Keyakinan pelatih asal Skotlandia itu disampaikan jelang pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Rabu (26/2) dinihari WIB.
Setan Merah kini masih terdampar di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan tertinggal 15 poin dari Chelsea di puncak. Peluang mereka untuk finis di posisi empat besar terbilang kecil.
Namun, Moyes berharap timnya bisa mengambil inspirasi dari Liverpool, yang bisa memenangi Liga Champions hampir satu dekade lalu, meski finis di peringkat kelima di liga.
"Bukan selalu tim terbaik yang bisa ke final di Eropa," ujar Moyes kepada wartawan.
"Liverpool pada 2005 memberi kami inspirasi. Tapi, di berbagai kompetisi, Anda selalu punya peluang."
"Saya tahu ini merupakan kompetisi yang sulit sebelum dimulai. Bayern Munich, Barcelona, Real Madrid, dan PSG adalah tim-tim top."
Selain Liverpool, Chelsea, ketika ditangani Roberto Di Matteo, finis di peringkat keenam Liga Primer namun bisa lolos usai menjuarai Liga Champions pada 2012.




