Pencarian Data

Wednesday, February 5, 2014

Garcia: Peluang Roma dan Napoli Masih 50-50

Roma - Pelatih AS Roma Rudi Garcia memuji reaksi timnya setelah Napoli berhasil menyamakan skor. Garcia juga menilai peluang kedua tim untuk lolos ke final Coppa Italia masih sama.Roma keluar sebagai pemenang pertandingan leg pertama semifinal Coppa Italia di Stadion Olimpico, Kamis (6/2/2014) dinihari WIB. Giallorossi menaklukkan Napoli dengan skor 3-2.Roma sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik. Hingga turun minum, mereka memimpin 2-0 berkat gol-gol Gervinho dan Kevin Strootman.Tapi, Napoli bangkit pada babak kedua. Mereka mampu menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri Morgan De Sanctis dan gol Dries Mertens. Gervinho akhirnya menjadi penentu kemenangan Roma. Penyerang asal Pantai Gading itu menjebol gawang Napoli lagi saat waktu normal tinggal tersisa dua menit."Prioritasnya adalah menang. Tentu saja, akan lebih baik kalau tidak kebobolan gol tandang. Tapi, malam ini kita menyaksikan sebuah pertandingan bagus," ujar Garcia kepada Rai Sport."Kesalahan-kesalahan bisa terjadi dan itulah bagaimana Napoli mencetak gol. Namun, mereka memiliki kualitas dan kami juga begitu. Kita lihat saja di leg kedua karena kami pastinya akan ke sana untuk memastikan tiket lolos," tambahnya.Garcia mengakui bahwa Roma sempat "tertidur" pada awal babak kedua. Dia pun senang karena timnya menunjukkan reaksi yang positif setelah skor berubah menjadi 2-2."Gol (pertama Napoli) mengubah segalanya secara psikologis karena Napoli tiba-tiba punya kepercayaan diri dan konsentrasi kami menurun. Tapi, saya suka dengan reaksi kami setelah skor 2-2, yang mengantarkan kami kepada kemenangan," ucapnya."Kami punya keunggulan dua gol, tapi memulai babak kedua tanpa serangan. Saya selalu mengatakan bahwa menyerang adalah pertahanan yang terbaik," kata pelatih asal Prancis ini.Dengan bekal kemenangan 3-2 ini, Roma akan menjalani leg kedua semifinal yang dilangsungkan di markas Napoli, 12 Februari mendatang. "Saya pikir peluang lolos masih 50-50," ucap Garcia."Kami tahu bahwa kami bisa mencetak gol melawan Napoli, tapi kami juga tahu bahwa mereka punya serangan yang sangat bagus. Kalau kita melihat pertandingan seperti ini lagi, maka itu adalah iklan yang bagus untuk sepakbola," katanya.

Ancelotti Sebut Sanksi untuk Ronaldo Tidak Normal

Madrid - Cristiano Ronaldo mendapakan sanksi larangan bertanding sebanyak tiga laga untuk akibat kartu merah. Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti pun menyebut sanksi untuk CR7 itu tidak normal.Ronaldo diganjar kartu merah saat bermain di laga lawatan Madrid ke kandang Athletic Bilbao, Senin (3/2/2014) dinihari WIB. Insiden dengan Carlos Gurpegui menjadi penyebab utamanya.Di saat Ronaldo merayakan ulang tahun yang ke-29, komite kompetisi La Liga menjatuhkan sanksi larangan tiga pertandingan. Dia pun bakal absen saat El Real berhadapan dengan Villarreal, Getafe, dan juga Elche.Atas hukuman yang dijatuhkan kepada Ronaldo itu, Ancelotti pun mengisyaratkan untuk melakukan banding."Tak ada seorang pun yang senang dengan halitu. Tak bisa bermain dalam tiga laga bukanlah suatu hal yang normal," kata Ancelotti di situs Madrid."Itulah mengapa kami melakukan banding. Merupakan suatu hal yang normal untuk dia untuk mendapatkan pengurangan hukuman karena sanksi tiga laga atas apa yang dilakukannya merupakan suatu hal tang tak normal," imbuhnya.

Masih Ada Leg Kedua, Atletico Yakin Masih Punya Kesempatan

Madrid - Kalah telak di leg pertama semifinal Copa del Rey, Atletico Madrid mengakui tak tampil dengan baik. Soal peluang lolos, Los Colchoneros percaya masih banyak kesempatan di leg kedua nanti.Atletico harus mengakui keunggulan rival sekotanya Real Madrid dengan skor telak 0-3, pada laga yang digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (6/2/2014) dinihari WIB. Gol-gol dicetak oleh Pepe, Jese Rodriguez, dan Angel Di Maria.Pelatih Atletico Diego Simeone mengakui anak-anak asuhnya tak tampil baik di laga ini, plus terbilang kurang beruntung. Dua dari tiga gol sang rival tercipta usai membentur pemain sendiri dan membelokkan arah bola ke gawang.Sementara Madrid disebutnya tampil sangat bagus. Catatan statistik memang menujukkan anak-anak asuh Carlo Ancelotti dominan di segala aspek. Mereka unggul penguasaan bola dengan 71% berbanding 29%, sekaligus mencetak sembilan tembakan on target yang hanya berbalas tiga dari Atletico."Mereka bermain dengan sangat baik dan atas itu kami harus mengucapkan selamat kepada mereka. Kami tidak bisa tampil padu, meskipun kami punya kesempatan untuk memperkecil kedudukan lewat (Diego) Godin. Kami sudah mencoba, tapi tak mampu menemukan celah," kata Simeone di situs resmi klub."Hari ini Madrid mencetak dua gol setelah bola membentur pemain kami, selebihnya tidak ada terlalu banyak kesempatan mencetak gol. Ini adalah hasil positif untuk mereka. Tapi masih akan ada banyak kesempatan di 90 menit berikutnya. Ini adalah sepakbola, Anda harus bermain dan masih punya satu laga," tuturnya.Dengan leg kedua digelar di Vicente Calderon, Rabu (12/2/2014) dinihari WIB mendatang, Atletico jelas bakal mendapatkan keuntungan dengan bermain di hadapan pendukung sendiri.

Gervinho Dipuji Garcia, Disanjung Benitez

Roma - Gervinho mendapatkan pujian dari pelatih Rudi Garcia setelah dia menjadi bintang kemenangan AS Roma atas Napoli. Tak cuma dari pelatih sendiri, Gervinho juga mendapatkan pujian dari pelatih tim lawan, Rafael Benitez.Gervinho tampil ciamik saat Roma berhadapan dengan Napoli di leg pertama semifinal Coppa Italia di Stadion Olimpico, Kamis (6/2/2014) dinihari WIB. Penyerang asal Pantai Gading itu bergerak lincah ke berbagai penjuru lapangan dan membuat lini pertahanan Napoli kelimpungan. Dia juga mencetak dua gol untuk membantu Giallorossi menang 3-2.Dua gol yang dicetak Gervinho pada pertandingan ini juga tercipta dengan cara yang istimewa. Pada gol pertama, Gervinho yang lolos dari jebakan offside mengalahkan Raul Albiol sebelum melewati kiper Pepe Reina dan menceploskan bola ke dalam gawang. Sementara pada gol kedua, Gervinho menerima umpan terobosan dari Alessandro Florenzi kemudian melepaskan tembakan ke tiang dekat yang tak bisa dihentikan Reina."Apakah saya terkejut melihat Gervinho tampil begitu baik? Tentu saja tidak. Saya pikir dia bisa jauh lebih baik karena ada beberapa hal yang perlu dia perbaiki," ujar Garcia seusai pertandingan, seperti dikutip Football Italia."Yang paling penting dia membutuhkan kepercayaan dari pelatih dan rekan-rekan setimnya, karena dia pekan ini mengatakan bahwa ketika dia mendapatkan bola, maka dia bermain untuk memberikan assist atau mencetak gol. Segalanya berjalan sangat baik untuknya dan untuk Roma," tambahnya.Benitez ternyata juga tak sungkan untuk menyanjung Gervinho. Tapi, dia berharap Gervinho meredup di leg kedua yang akan dilangsungkan di markas Napoli, pekan depan."Saya memberi pujian untuk Gervinho yang mencetak dua gol bagus. Tapi, saya berharap dia tidak bikin gol di leg kedua," katanya.

Ancelotti Nilai Bek Madrid Bermain Tanpa Cela

Madrid - Real Madrid menang telak saat berhadapan dengan Atletico Madrid di leg I semifinal Copa del Rey. Atas hasil itu, Carlo Ancelotti menilai bahwa bek El Real bermain sempurna.Saat melakoni laga di Santiago Bernabeu, Kamis (6/2/2014) dinihari WIB, Los Blancos mampu menyarangkan tiga gol ke gawang tim besutan Diego Simeone. Sementara itu, bek Madrid juga tampil perkasa hingga mampu membentengi gawang Madrid untuk tetap tak kebobolan hingga laga selesai.Kemenangan itu seakan menjadi ajang pembalasan saat Madrid kalah tipis 0-1 dari Atletico dalam pertemuan pertama di La Liga pada 29 September lalu.Madrid juga mengandaskan ambisi Atletico itu untuk memetik kemenangan ketiga secara berurutan dalam tiga laga derby ibukota di Copa del Rey.Atas hasil positif ini, Ancelotti pun tak lupa memberikan pujian untuk kinerja apik lini belakanganya."Tak ada kata lain, itu sempurna. Keempat bek melakoni laga dengan sempurna," kata Ancelotti di situs resmi Madrid."Tugasnya adalah untuk memperlakukan dia (Diego Costa) dengan hati-hati karena dia sangat berbahaya. Ini merupakan pertandingan yang intens dan ada banyak interaksi di antara mereka, tapi semuanya berjalan bagus.""Ada beberapa agresi dalam pertandingan, dan itulah sebabnya ada lebih banyak pelanggaran," imbuhnya.

Puji Performa Madrid, Ancelotti Ingatkan Masih Ada Leg Kedua

Madrid - Real Madrid tampil prima di partai leg pertama semifinal Copa del Rey saat menggilas Atletico Madrid 3-0. Puas dengan performa Madrid, Allenatore El Real Carlo Ancelotti minta para pemainnya tetap fokus pada leg kedua nanti.Pada derby Madrid di Santiago Bernabeu, Kamis (6/2/2014) dinihari WIB, 'Si Putih memetik kemenangan tiga gol tanpa balas atas rival sekotanya tersebut dalam usaha menembus partai puncak Copa del Rey."Saya sepenuhnya puas dengan pertandingan, seluruh pemain tampil fantastis. Kami melakukan semuanya dengan tepat; kami bisa menguasai bola dengan baik, dan kami amat agresif dan kompak," ujar Ancelotti di situs resmi Madrid."Harapan saya adalah senantiasa memiliki sebuah tim seperti malam ini. Kami memenangi pertandingan dengan tampil bagus. Tim kami memperlihatkan bahwa kami bisa memainkan pertandingan seperti itu dan kami mesti melakukannya sekonsisten mungkin karena sekarang setiap pertandingan penting," tegasnya.Hasil tersebut memang membuat Madrid saat ini diunggulkan atas Los Rojiblancos. Tetapi mengingat leg kedua akan dimainkan di Vicente Calderon tengah pekan depan, Ancelotti tetap berhati-hati."Hasilnya amat bagus dan pertandingannya pun demikian, tapi kami harus berhati-hati. Kami harus tampil serupa di leg kedua, tapi tidak akan mudah karena Atletico Madrid pasti akan mengusahakan segalanya untuk membalikkan keadaan. Kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan nanti sebagaimana yang kami lakukan malam ini," seru Ancelotti.

Agen Nemanja Vidic Benarkan Ketertarikan Internazionale


Perwakilan Nemanja Vidic, Silvano Martina, mengonfirmasikan adanya sinyal keberminatan dari FC Internazionale terhadap kliennya asal Serbia itu.

Kontrak Vidic bersama Manchester United bakal kedaluwarsa pada musim panas sehingga ia dapat digaet tanpa biaya, dan Inter kabarnya ikut masuk antrean peminat jasa sang bek tengah.

Presiden Inter, Erick Thohir, bahkan dilaporkan telah  mengirim delegasinya ke kota Manchester untuk merundingkan prospek transfer. Menanggapi berita ini, Martina menyebut pihak Inter belum melakukan pendekatan serius, tapi yang jelas mereka telah menyampaikan minat.

"Nerazzurri, setidaknya untuk sekarang ini, baru sekadar menunjukkan keterarikan untuk klien saya," ungkap Martina kepada InterLive.it.

Mengingat musim panas masih cukup jauh, masih ada banyak waktu bagi Inter untuk membahas detail kontrak yang hendak ditawarkan buat Vidic, tapi yang jelas mereka harus siap bersaing dengan klub-klub lain.