Pencarian Data

Tuesday, November 19, 2013

Sergio Busquets: Iker Casillas Bekerja Lebih Keras


“Sekarang dia bekerja lebih keras dalam latihan. Dia selalu bekerja keras keras, tapi sekarang lebih.”
Gelandang Barcelona Sergio Busquets menyebut Iker Casillas bekerja lebih keras dalam sesi latihan bersama tim nasional Spanyol.
Busquets saat ini tengah bersama La Roja jelang pertandingan persahabatan dengan Afrika Selatan, juga dengan Casillas di tim, yang sejauh ini masih kehilangan tempat utama di Real Madrid.
“Saya melihatnya sedikit lebih baik. Ini jelas, dia mungkin berharap kontinuitas di tim dan saat ini dia tak mendapatkan itu,” ucap Busquets mengenai nasib kapten Los Blancos dan Spanyol kepada Onda Cero.
“Sekarang dia bekerja lebih keras dalam latihan. Dia selalu bekerja keras keras, tapi sekarang lebih.”
“Cepat atau lambat dia akan mendapatkan apa yang diinginkan dan kita semua akan bahagia, baik secara kolektif dan personal.”

Mario Gotze Siap Dimusuhi Di Borussia Dortmund


Gotze senang dengan prospek menghadapi bekas timnya dengan seragamBayern Munich.
Penyerang Bayern Munich Mario Gotze antusias menyambut laga Bundesliga tengah pekan ini melawanBorussia Dortmund, meski dia sadar akan menerima sambutan “panas” dari tuan rumah.
Pemain 21 tahun meninggalkan BVB untuk Bayern musim panas lalu dan mendapat kritik dari fansDortmund atas keputusannya gabung dengan klub seteru. Meski Gotze mengaku akan sulit memasuki lapangan Signal Iduna Park, dia siap dengan tantangan yang akan dihadapi.
“Saya sangat antusias tentang kembalinya saya ke Dortmund,” kata Gotze kepada Kicker.
“Ini mungkin salah satu momen tersulit dalam karier saya.”
“Saya sadar akan menerima sambutan paling panas, tapi saya harus menerimanya karena itu keputusan saya untuk meninggalkan Dortmund.”

David Moyes Mulai Dipercaya Pemain Manchester United

Phil Neville menyebut Moyes mulai dipercaya penggawa Setan Merah sebagaimana hal tersebut dianggap mampu membalikkan awalan buruk di awal musim.

GOAL

Pelatih tim utama Manchester United Phil Neville meyakini klubnya bisa mengubah hasil buruk di awal musim sebagaimana para pemain yang mulai mempercayai manajer David Moyes.

Seperti diketahui, sang juara bertahan sempat kesulitan di beberapa laga awal Liga Primer di bawah arahan mantan manajer Everton tersebut, dengan hanya memenangi dua laga dari enam partai pembuka yang menempatkan mereka di urutan ke-12.

Akan tetapi, setelah mampu menang empat kali dari lima partai terakhir, termasuk saat mengalahkan Arsenal, Neville berkata bahwa pria 50 tahun itu akan mampu keluar dari bayang-bayang Sir Alex Ferguson dan mulai dipercaya para pemain.

"Ketika Anda sempat memiliki seorang manajer yang memiliki pengaruh besar untuk klub selama 27 tahun, maka akan selalu ada waktu bagi manajer baru untuk menerapkan idenya, dan saya pikir hal itu membutuhkan tiga atau empat bulan," ujar Neville kepada BBC Sport.

"Kini para pemain mulai percaya dan yakin pada apa yang manajer tengah lakukan. Dia mencoba untuk membuat mereka menjadi lebih baik.

"Memang akan selalu ada waktu setelah seseorang mengontrol klub ini begitu lama, jadi akan selalu ada sebuah periode transisi.

"Ketika Anda pergi ke klub yang di mana mereka memenangi gelar liga begitu banyak dan mereka memiliki pemain-pemain hebat, Anda tentu takkan mencoba dan mengubah sesuatunya terlalu cepat," tambahnya.

"Tidak ada banyak hal yang harus kami ubah, namun sang manajer ingin menerapkan kebijakannya sendiri pada tim ini dan saya pikir saat melawan Arsenal, kita telah melihatnya. Saya kira kami telah melihat sebuah tim yang mempercayai David Moyes."

Michel Platini: Prancis Gagal, Jangan Salahkan Didier Deschamps


Mantan bintang Les Bleus menegaskan perebutan tiket ke Brasil menjadi tanggung jawab para pemain.
Presiden Uefa Michel Platini yakin Didier Deschamps tidak akan menjadi kambing hitam jika Prancis gagal lolos ke Piala Dunia 2014 di Brasil.
Les Bleus memiliki tugas berat jelang leg kedua dini hari nanti setelah kalah 2-0 di Ukraina pekan lalu, tapi Platini menegaskan pemain harus bertanggung jawab memperjuangkan tempat di Brasil.
“Saya selalu mendukung seluruh pelatih tim nasional Prancis,” kata Platini kepada L’Equipe.
“Saya bukan tipe orang yang memberikan banyak perhatian terhadap peran pelatih.”
“Didier tidak akan bertanggung jawab atas apa pun, terlepas dari apakah Prancis menang atau kalah. Pemain satu-satunya yang menentukan hasil pertandingan,” lanjutnya.

Paulo Bento: Portugal Bukan Cuma Cristiano Ronaldo


Bento menegaskan bintang Madrid bukan satu-satunya ancaman yang dimiliki Seleccao.
Pelatih tim nasional Portugal Paulo Bento menegaskan Seleccao tidak hanya bergantung kepada Cristiano Ronaldo jelang leg kedua play-offPiala Dunia kontra Swedia di Solna.
Bintang Real Madrid mencetak gol tunggal pada pertandingan leg pertama di Lisbon pekan lalu, tapi Bento menegaskan mereka siap mengambil keuntungan jika Swedia hanya fokus terhadap Ronaldo pada pertemuan kedua, Rabu (20/11) dini hari WIB.
“Saya pikir Swedia akan berusaha menghentikan kami sebagai tim dan coba memblok Cristiano Ronaldo,” ucap Bento.
“Yang akan kami coba lakukan adalah menyerang dengan baik dan tidak hanya mengandalkan Ronaldo.”
“Jika ada marking spesial terhadap Ronaldo itu mungkin memberi kami peluang untuk menemukan kesempatan kepada pemain lain dari area lain di lapangan,” lanjutnya.

Patrick Vieira Sayangkan Manchester City Lewatkan Paul Pogba

Manchester City lakukan kesalahan dengan tidak mendatangkan Pogba, demikian Vieira.

GOAL

Manajer tim cadangan Manchester City Patrick Vieira menyebut klubnya telah melakukan kesalahan dengan tidak mendatangkan gelandang Prancis Paul Pogba.

Pemuda 20 tahun itu pergi meninggalkan klub rival Manchester United secara gratis pada 2012, dengan merapat ke Italia bersama juara Serie A Juventus yang di mana ia mencetak lima gol ketika membawa Si Nyonya Tua merengkuh Scudetto.

Dan Vieira, yang menyadari adanya kesamaan antara dirinya dan youngster Les Bleus tersebut, menyayangkan City yang melewatkan potensi sekaliber Pogba.

"Banyak orang mengatakan bahwa saya mirip dia. Saya pikir dia lebih ofensif ketimbang saya dan mungkin lebih bagus secara teknis," ujar Vieira kepada L'Equipe. "Dia adalah seorang pemain yang saya sukai.

"Saya melihatnya bermain untuk Manchester United. Dan bahwa Manchester City tidak mengambil kesempatan untuk menghadirkannya ketika ia pergi adalah sebuah kesalahan karena dia merupakan seorang pemain yang luar biasa." 

"Carlo Ancelotti Bakal Lebih Sukses Dari Jose Mourinho"


Mantan arsitek Monaco Marco Simone yakin kemampuan melatih Ancelotti akan melampaui catatan sukses The Spesial One.
Mantan pemain internasional Italia Marco Simone mendukung Carlo Ancelotti untuk lebih sukses di Real Madrid dibandingkan Jose Mourinho selama menukangi Si Putih.
Ancelotti menggantikan Mourinho di kursi panas Santiago Bernabeu sebelum dimulainya kampanye 2013/14 setelah pelatih asal Portugal meninggalkan Madrid untuk Chelsea menyusul hasil negatif beberapa bulan sebelumnya, termasuk perselisihan dengan sejumlah pemain inti di skuat.
Namun, Simone yakin kompatriotnya memiliki kemampuan untuk mengatasi konflik dan menjagokannya untuk tampil lebih baik dari pendahulunya.
“Ancelotti pasti akan sukses di Madrid. Melatih Real Madrid mudah di satu sisi dan sulit di sisi lainnya,” ungkap Simone, dikutip Marca.
“Mudah karena Anda memiliki pemain seperti Cristiano yang, meski sistem tidak berjalan, dapat memenangkan pertandingan Anda.”
“Sulit karena Anda harus berkaitan dengan grup yang amat rumit. Dia tahu bagaimana mengatasi ego besar yang Anda dapatkan di klub seperti Madrid,” lanjutnya.
“Ancelotti akan lebih sukses ketimbang Mourinho. Saya memiliki banyak waktu untuk Mourinho dan penggemar atas sikapnya, tapi dia kesulitan memecahkan masalah ketika muncul konflik.”
Mourinho membawa Madrid merengkuh tiga gelar domestik selama tiga tahun, namun gagal memimpin Los Blancos melampaui semi-final Liga Champions.