Ligaasia adalah agen bola terpercaya dan bertanggung jawab berlisensi Super Master yang melayani pembuatan account di Situs Perusahaan Betting Internasional.
Pencarian Data
Thursday, February 27, 2014
Rodgers Isyaratkan Reina Tak Akan Kembali ke Liverpool
Kinerja Oke, Kontrak Sabatini Diperpanjang Roma
Loew Berharap Khedira Cepat Fit dan Bisa Tampil di Piala Dunia
Barcelona Bergerak Angkut Alen Halilovic
Barcelona dikabarkan bersiap untuk membuat pergerakan terkait transfer remaja berbakat milik Dinamo Zagreb, Alen Halilovic.
Pemain 17 tahun ini telah dipantau direktur Barca Andoni Zubizarreta ketika Dinamo bermain imbang 2-2 dengan Rijeka pada pekan ini, demikian ungkap Sport.
Halilovic mencetak dua gol dalam tempo tiga menit untuk menyeret timnya kembali bangkit di laga itu, dan Zubizarreta sempat mengatakan amat terkesan dengan pemandangan yang disuguhkan sang youngster.
Tottenham Hotspur juga dilaporkan menaksir bakat besar yang dimiliki Halilovic.
Pemain 17 tahun ini telah dipantau direktur Barca Andoni Zubizarreta ketika Dinamo bermain imbang 2-2 dengan Rijeka pada pekan ini, demikian ungkap Sport.
Halilovic mencetak dua gol dalam tempo tiga menit untuk menyeret timnya kembali bangkit di laga itu, dan Zubizarreta sempat mengatakan amat terkesan dengan pemandangan yang disuguhkan sang youngster.
Tottenham Hotspur juga dilaporkan menaksir bakat besar yang dimiliki Halilovic.
Brendan Rodgers: Jordan Henderson Pantas Dipanggil Timnas
Bos Liverpool Brendan Rodgers menilai panggilan timnas bagi Jordan Henderson merupakan hadiah atas performa mentereng dia belakangan ini.
Henderson telah tampil konsisten sepanjang musim ini, dan dia masuk dalam skuat The Three Lions yang akan tanding ujicoba dengan Denmark pada pekan depan.
"Ini adalah penampilan yang luar biasa, seberapa keras dia telah bekerja, namun yang terpenting seberapa sempurna dia bermain," ujar Rodgers di laman resmi klub.
"Inggris memiliki banyak gelandang bagus, banyak pemain hebat dan Jordan berada di antara mereka itu."
"Saya membaca komen beberapa minggu lalu dari Jack Wilshere yang berbicara mengenai Jordan dengan mengatakan dia mungkin jadi lawan yang paling sulit dihadapi karena seberapa keras dia berlari, bagaimana dia menekan dan seberapa bagus dia ketika menguasai bola," jelasnya.
Selain Henderson, Liverpool juga diwakili nama Raheem Sterling, Glen Johnson, Daniel Sturridge dan kapten Steven Gerrard bagi skuat Inggris.
Henderson telah tampil konsisten sepanjang musim ini, dan dia masuk dalam skuat The Three Lions yang akan tanding ujicoba dengan Denmark pada pekan depan.
"Ini adalah penampilan yang luar biasa, seberapa keras dia telah bekerja, namun yang terpenting seberapa sempurna dia bermain," ujar Rodgers di laman resmi klub.
"Inggris memiliki banyak gelandang bagus, banyak pemain hebat dan Jordan berada di antara mereka itu."
"Saya membaca komen beberapa minggu lalu dari Jack Wilshere yang berbicara mengenai Jordan dengan mengatakan dia mungkin jadi lawan yang paling sulit dihadapi karena seberapa keras dia berlari, bagaimana dia menekan dan seberapa bagus dia ketika menguasai bola," jelasnya.
Selain Henderson, Liverpool juga diwakili nama Raheem Sterling, Glen Johnson, Daniel Sturridge dan kapten Steven Gerrard bagi skuat Inggris.
Lawan Belanda, Prancis Tak Panggil Samir Nasri & Gael Clichy
Pelatih tim nasional Prancis melakukan manuver menjelang laga uji coba menghadapi Belanda pada tengah pekan depan.
Eks kapten Les Bleus tersebut memutuskan untuk tidak memanggil dua pemain Manchester City, Samir Nasri dan Gael Clichy, dan juga Eric Abidal dalam daftar 24 pemain untuk pertandingan uji coba menghadapi Oranje.
Selain itu, ia juga memanggil dua pemain debutan yaitu Antoine Griezmann, yang tampil memukau bersama Real Sociedad, dan Lucas Digne.
Berikut daftar skuat Prancis:
Kiper: Hugo Lloris, Steve Mandanda, Stephane Ruffier
Bek: Patrice Evra, Bacary Sagna, Mathieu Debuchy, Mamadou Sakho, Raphaël Varane, Laurent Koscielny, Lucas Digne, Eliaquim Mangala
Gelandang: Paul Pogba, Yohan Cabaye, Blaise Matuidi, Mathieu Valbuena, Antoine Griezmann, Dimitri Payet, Clement Grenier, Rio Mavuba, Moussa Sissoko, Franck Ribery
Penyerang: Karim Benzema, Olivier Giroud, Loic Remy
Eks kapten Les Bleus tersebut memutuskan untuk tidak memanggil dua pemain Manchester City, Samir Nasri dan Gael Clichy, dan juga Eric Abidal dalam daftar 24 pemain untuk pertandingan uji coba menghadapi Oranje.
Selain itu, ia juga memanggil dua pemain debutan yaitu Antoine Griezmann, yang tampil memukau bersama Real Sociedad, dan Lucas Digne.
Berikut daftar skuat Prancis:
Kiper: Hugo Lloris, Steve Mandanda, Stephane Ruffier
Bek: Patrice Evra, Bacary Sagna, Mathieu Debuchy, Mamadou Sakho, Raphaël Varane, Laurent Koscielny, Lucas Digne, Eliaquim Mangala
Gelandang: Paul Pogba, Yohan Cabaye, Blaise Matuidi, Mathieu Valbuena, Antoine Griezmann, Dimitri Payet, Clement Grenier, Rio Mavuba, Moussa Sissoko, Franck Ribery
Penyerang: Karim Benzema, Olivier Giroud, Loic Remy
Nigel De Jong Betah Di AC Milan
Gelandang AC Milan Nigel de Jong mengungkapkan niatnya untuk bertahan bersama klub Serie A Italia tersebut selama beberapa tahun ke depan.
Pemain asal Belanda itu mendarat di San Siro dari Manchester City pada musim panas 2012 silam dan sejak itu ia menjadi salah satu pemain kunci di skuat Rossoneri.
De Jong telah tampil sebanyak 32 kali di semua kompetisi musim ini, namun meski timnya terpuruk di kompetisi Eropa dan domestik, eks pemain Ajax Amsterdam itu mengaku masih merasa betah bersama Milan.
"Saya ingin mencoba dan bertahan di Milan untuk empat atau lima tahun ke depan," ungkap De Jong kepada Bild.
Pemain berusia 29 tahun, yang terikat kontrak dengan Milan hingga Juni 2015, itu kemudian mengomentari situasi mantan klubnya di Bundesliga Jerman, yaitu Hamburg SV. De Jong berharap HSV mampu menghindari degradasi musim ini.
"Saya merasa sedih atas apa yang terjadi dengan HSV dalam beberapa bulan terakhir. Mereka adalah klub yang luar biasa dan saya tidak ingin mereka turun kasta," ujar De Jong.
Hamburg saat ini duduk di posisi 16 klasemen sementara Bundesliga Jerman dengan 19 poin dari 22 pertandingan.
Pemain asal Belanda itu mendarat di San Siro dari Manchester City pada musim panas 2012 silam dan sejak itu ia menjadi salah satu pemain kunci di skuat Rossoneri.
De Jong telah tampil sebanyak 32 kali di semua kompetisi musim ini, namun meski timnya terpuruk di kompetisi Eropa dan domestik, eks pemain Ajax Amsterdam itu mengaku masih merasa betah bersama Milan.
"Saya ingin mencoba dan bertahan di Milan untuk empat atau lima tahun ke depan," ungkap De Jong kepada Bild.
Pemain berusia 29 tahun, yang terikat kontrak dengan Milan hingga Juni 2015, itu kemudian mengomentari situasi mantan klubnya di Bundesliga Jerman, yaitu Hamburg SV. De Jong berharap HSV mampu menghindari degradasi musim ini.
"Saya merasa sedih atas apa yang terjadi dengan HSV dalam beberapa bulan terakhir. Mereka adalah klub yang luar biasa dan saya tidak ingin mereka turun kasta," ujar De Jong.
Hamburg saat ini duduk di posisi 16 klasemen sementara Bundesliga Jerman dengan 19 poin dari 22 pertandingan.
Fatih Terim: AC Milan Harus Proteksi Clarence Seedorf
Fatih Terim mendukung mindset menyerang yang diterapkan Clarence Seedorf di AC milan dan mendesak klub memproteksinya.
I Rossoneri, yang pernah bekerja sama secara singkat dengan Terim lebih dari satu dekade lalu, tengah membangun kekuatan baru dengan mantan gelandang mereka, Seedorf.
Bagi pelatih asal Turki, penunjukkan dan pendekatannya sejauh ini sudah benar.
“Clarence Seedorf bekerja dengan baik untuk berpikir besar, mencari gaya ofensif, bermimpi dengan enam pemain menyerang di lapangan,” ungkap Terim kepada Gazzetta dello Sport.
“Mereka mengkritik saya ketika saya memainkan Contra, Serginho, Rui Costa, Inzaghi dan Shevchenko di saat bersamaan. Tapi ini sepakbola Italia tidak untuk dibayangkan.
“Ketika Milan menjual Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva, mereka menjanjikan proyek berbeda. Satu yang kurang ambisius.
“Sekarang, Silvio Berlusconi dan Adriano Galliani memutuskan untuk memulai dengan pelatih baru yang punya ide bagus. Tapi mereka harus sabar dan memproteksinya. Seedorf harus diberikan hak untuk membuat kesalahan.”
I Rossoneri, yang pernah bekerja sama secara singkat dengan Terim lebih dari satu dekade lalu, tengah membangun kekuatan baru dengan mantan gelandang mereka, Seedorf.
Bagi pelatih asal Turki, penunjukkan dan pendekatannya sejauh ini sudah benar.
“Clarence Seedorf bekerja dengan baik untuk berpikir besar, mencari gaya ofensif, bermimpi dengan enam pemain menyerang di lapangan,” ungkap Terim kepada Gazzetta dello Sport.
“Mereka mengkritik saya ketika saya memainkan Contra, Serginho, Rui Costa, Inzaghi dan Shevchenko di saat bersamaan. Tapi ini sepakbola Italia tidak untuk dibayangkan.
“Ketika Milan menjual Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva, mereka menjanjikan proyek berbeda. Satu yang kurang ambisius.
“Sekarang, Silvio Berlusconi dan Adriano Galliani memutuskan untuk memulai dengan pelatih baru yang punya ide bagus. Tapi mereka harus sabar dan memproteksinya. Seedorf harus diberikan hak untuk membuat kesalahan.”
Nike Siapkan Sepatu Misterius Inovasi Terbaru
Produsen apparel ternama dunia Nike bersiap meluncurkan sepatu sepakbola revolusioner yang diberi nama "Magista".
Sebuah video teaser berisi cuplikan pemain-pemain terkenal sedang menguji coba sepatu tersebut sudah beredar di YouTube. Dalam video tersebut, gambar sepatu sengaja dikaburkan supaya memancing rasa penasaran. Keingintahuan fans pasti kian bertambah besar karena para pemain yang berkesempatan menguji sepatu misterius tersebut melontarkan pujian.
"Rasanya seperti mengenakan kaus kaki," kata gelandang Barcelona Andres Iniesta. Dalam video dengan ringan Iniesta berlari dan menendang bola. Mario Gotze dan Thiago Silva pun setuju. Begitu juga dengan Christian Eriksen dan Viktor Fischer yang mengatakan mengenakan sepatu baru tersebut seperti bermain dengan kaki telanjang.
Nike sendiri belum banyak memberi informasi detail tentang sepatu ini. Satu-satunya petunjuk adalah Magista menggunakan teknik Flyknit, atau seperti rancangan rajutan tangan yang juga diusung Nike untuk lini produk sepatu lari terbaru mereka.
Meski belum ada pengumuman resmi, media internasional menyebutkan inovasi terbaru Nike ini bakal diperkenalkan kepada dunia awal Maret mendatang.
Sebuah video teaser berisi cuplikan pemain-pemain terkenal sedang menguji coba sepatu tersebut sudah beredar di YouTube. Dalam video tersebut, gambar sepatu sengaja dikaburkan supaya memancing rasa penasaran. Keingintahuan fans pasti kian bertambah besar karena para pemain yang berkesempatan menguji sepatu misterius tersebut melontarkan pujian.
"Rasanya seperti mengenakan kaus kaki," kata gelandang Barcelona Andres Iniesta. Dalam video dengan ringan Iniesta berlari dan menendang bola. Mario Gotze dan Thiago Silva pun setuju. Begitu juga dengan Christian Eriksen dan Viktor Fischer yang mengatakan mengenakan sepatu baru tersebut seperti bermain dengan kaki telanjang.
Nike sendiri belum banyak memberi informasi detail tentang sepatu ini. Satu-satunya petunjuk adalah Magista menggunakan teknik Flyknit, atau seperti rancangan rajutan tangan yang juga diusung Nike untuk lini produk sepatu lari terbaru mereka.
Meski belum ada pengumuman resmi, media internasional menyebutkan inovasi terbaru Nike ini bakal diperkenalkan kepada dunia awal Maret mendatang.
'Perbedaan Kualitas Schalke dengan Madrid Terlihat Jelas'
Ronaldo: Madrid Kini di Ambang Kelolosan, Itu yang Terpenting
Mancini Nilai Galatasaray Tampil Lebih Sip di Babak Kedua
Istanbul - Skor akhir 1-1 melawan Chelsea cukup bikin Pelatih Galatasaray Roberto Mancini puas, meski ia juga berharap performa timnya di babak pertama bisa lebih baik lagi.
Tampil di Turk Telekom Arena, Kamis (27/2/2014) dinihari WIB, tuan rumah Galatasaray tertinggal lebih dulu dari Chelsea lewat gol Fernando Torres di menit ke-9.
Setelah melakukan sejumlah tekanan di babak kedua, Galatasaray baru bisa membalas lewat gol Aurelien Chedjou di menit ke-64 untuk membuat laga berakhir imbang.
"Pada akhirnya ini menjadi hasil yang bagus, kami harusnya bermain seperti yang kami perlihatkan di babak kedua. Kami tampil terlalu ke dalam di babak pertama," sebut Mancini di BBC.
"Di 20 menit pertama, kami kehilangan empat pemain dalam setiap penyerangan, mereka terus menyerang balik kami setiap saat dan dengan hal semacam itu tak mungkin melawan Chelsea," lanjutnya.
Utak-atik strategi itu sendiri juga membuat Mancini sudah melakukan pergantian pemain di menit ke-31 dengan memasukkan Yekta Kurtulus untuk menggantikan Izet Hajrovic.
"Saya menarik keluar Izet Hajrovic, dia tak tampil buruk tapi kami butuh gelandang lain. Skor 1-1 adalah hasil yang oke dan kami masih mempunyai peluang," tegas Mancini.
Tampil di Turk Telekom Arena, Kamis (27/2/2014) dinihari WIB, tuan rumah Galatasaray tertinggal lebih dulu dari Chelsea lewat gol Fernando Torres di menit ke-9.
Setelah melakukan sejumlah tekanan di babak kedua, Galatasaray baru bisa membalas lewat gol Aurelien Chedjou di menit ke-64 untuk membuat laga berakhir imbang.
"Pada akhirnya ini menjadi hasil yang bagus, kami harusnya bermain seperti yang kami perlihatkan di babak kedua. Kami tampil terlalu ke dalam di babak pertama," sebut Mancini di BBC.
"Di 20 menit pertama, kami kehilangan empat pemain dalam setiap penyerangan, mereka terus menyerang balik kami setiap saat dan dengan hal semacam itu tak mungkin melawan Chelsea," lanjutnya.
Utak-atik strategi itu sendiri juga membuat Mancini sudah melakukan pergantian pemain di menit ke-31 dengan memasukkan Yekta Kurtulus untuk menggantikan Izet Hajrovic.
"Saya menarik keluar Izet Hajrovic, dia tak tampil buruk tapi kami butuh gelandang lain. Skor 1-1 adalah hasil yang oke dan kami masih mempunyai peluang," tegas Mancini.
Madrid Sempurna di Gelsenkirchen
Subscribe to:
Comments (Atom)
















