Pencarian Data

Sunday, January 26, 2014

Balotelli Mau Saja Dilatih Mourinho Lagi

 Milan - Banyak masalah muncul saat Mario Balotelli dilatih Jose Mourinho di Inter Milan. Mengaku sudah punya hubungan yang lebih baik, Super Mario mau saja bekerja bersama pelatih asal Portugal itu lagi.

Kebersamaan Balotelli dengan Mourinho di Inter berlangsung selama dua musim yakni dalam selang 2008 sampai 2010. Sejak musim pertama Mourinho datang ke Giuseppe Meazza, dia sudah mengritik Balotelli yang dianggap kurang giat berlatih dibanding pemain senior Nerazzurri saat itu. Balotelli malah sempat didepak dari tim utama.

Ada beberapa momen tak menyenangkan lain yang melibatkan Balotelli dan Mourinho di Inter. Hubungan Balotelli dengan Mourinho diyakini tengah merenggang saat keduanya hengkang di akhir musim 2009/2010.

Kondisi tersebut tak lantas membuat Balotelli tak mau lagi bereuni dengan Mourinho. Striker milik AC Milan itu malah memberi sanjungan buat mantan bosnya itu.

"Tentu saja saya ingin dilatih Jose lagi. Di hari-hari pertama saya di Inter kami punya beberapa masalah, tapi itu kemudian menjadi saling menghormati dan kami memiliki hubungan pertemanan," sahut Balotelli.

"Tak pernah membosankan bermain di bawah Mourinho. Saat Anda berada di tim Mourinho maka itu menjadi keluarga Anda dan dia menerapkan kekeluargaan itu tak peduli apa yang terjadi di luar tim," lanjut dia dalam wawancaranya dengan Mirror dan dikutip dari Football Italia.

Adakah pernyataan Balotelli ini merupakan pertanda kalau dirinya ingin meninggalkan Milan dan gabung dengan The Blues? Isu Balotelli bakal hengkang dan San Siro memang sempat beredar, tapi Milan membantah akan menjual strikernya itu.

"Saya sudah katakan saat saya meninggalkan Manchester (City) kalau suporter bersikap sangat baik pada saya dan itu membuat saya tak bisa bermain untuk klub Inggris lainnya. Saya dapat dukungan hebat dari suporter Manchester City selama berada di sana dan saya akan terus menghormati mereka," tuntas Balotelli.

Martino Senang Barca Menang Meski Tengah Dirundung Masalah

Barcelona - Pergantian posisi presiden klub dan rumor pelanggaran hukum terkait transfer Neymar terbukti tak menganggu Barcelona. The Catalans bisa kembali merebut puncak klasemen usai menundukkan Malaga.

Internal Barcelona sedang dapat masalah dalam beberapa pekan terakhir. Diawali tudingan kalau transfer Neymar ternyata lebih besar dari yang diumumkan pihak klub, Presiden Sandro Rosell lantas memutuskan mundur dari jabatannya.

Kondisi tersebut dikhawatirkan bisa menganggu konsentrasi Barca jelang laga menghadapi Malaga. Apalagi dua hari lalu mereka kehilangan puncak klasemen karena Real Madrid bertanding lebih dulu.

Tapi apa yang dikhawatirkan ternyata tak terjadi. Di Camp Nou, Senin (27/1/2014) dinihari WIB, Barca menang 3-0 dan merebut kembali puncak klasemen.

"Mereka menunjukkan contoh kerja profesional, menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan klub ini," sahut Gerardo Martino dalam keterangannya pada wartawan.

Dilanjutkan pria asal Argentina itu, Barcelona sebenarnya sudah terbiasa berada dalam situasi tak menyenangkan dalam beberapa tahun terakhir. Misalnya saat mereka ditinggal Tito Vilanova yang harus menjalani pengobatan ke Amerika Serikat akibat penyakitnya.

"Para pemain ini telah menghadapi masalah yang lebih serius dan tidak berurusan dengan masalah institusi. Mereka paham kalau mereka harus berbicara di atas lapangan," lanjut Martino di Marca.

Tekad Jovetic Buktikan Diri di Sisa Musim

Manchester - Awal musim Stevan Jovetic bersama Manchester City banyak diganggu oleh cedera. Kini setelah kembali fit, Jovetic bertekad tampil maksimal di musim yang tersisa.

Sejak dibeli dari Fiorentina di bursa transfer musim panas lalu, Jovetic lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan. Dia mendapat cedera pada betisnya.

Secara keseluruhan, Jovetic baru tampil tujuh kali di semua kompetisi. Dua gol baru disumbangkan pemain internasional Montenegro itu untuk The Citizens.

Setelah menepi sejak Oktober tahun lalu, Jovetic baru comeback dengan tampil dua kali secara beruntun saat masuk sebagai pemain pengganti di laga melawan West Ham di Piala Liga Inggris dan Watford di Piala FA. Pemain 24 tahun itu pun bertekad membayar waktu yang hilang dengan tampil maksimal di sisa musim.

"Lebih mudah ketika Anda bermain dan mencetak gol tapi sayangnya ini bukan cara yang bagus untuk memulai bagi diriku. Tapi Anda harus tetap tenang, percaya pada diri sendiri, seperti yang aku lakukan," ujar Jovetic seperti dikutip Sky Sports.

"Aku tahu aku bisa melakukan banyak hal bagus untuk klub ini. Aku harap aku akan menunjukkannya di empat bulan terakhir sampai penutup musim," lanjut Jovetic.

"Kami punya banyak pertandingan dan aku harap aku mendapat kesempatan dan aku harap bisa bermain baik. Tentu aku ingin mencetak gol tapi aku juga harus berterima kasih pada yang lainnya," katanya menambahkan.

Pertama Musim Ini, Milan Menang Beruntun di Serie A

Milan - Masih jauh untuk menyebut AC Milan telah bangkit dari keterpurukan. Tapi keunggulan dramatis atas Cagliari bisa jadi indikasi awal karena untuk kali pertama musim ini Rossoneri menang beruntun di Serie A.

Milan nyaris menelan kekalahan saat bertamu ke Cagliari di pekan 21 Serie A, Minggu (26/1/2014) malam WIB. Akibat kesalahan Marco Amelia, gawang Rossoneri jebol di babak pertama.

Upaya untuk mencetak gol penyama tak kunjung bisa dilakukan Riccardo Montolivo dkk. Penantian itu terasa sangat panjang karena baru berakhir di menit 87 saat tendangan bebas Mario Balotelli berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Dua menit berselang Milan bisa mencetak gol keduanya melalui Giampaolo Pazzini dan memastikan didapatnya poin maksimal.

Menurut catatan Infostrada, ini adalah kali pertama Milan meraih kemenangan beruntun di Serie A. Pekan lalu Diavolo Rosso memetik kemenangan tipis saat berhadapan dengan Verona lewat gol penalti Balotelli.

Dua kemenangan beruntun di Serie A belum bisa dijadikan acuan kalau Milan telah bangkit dari periode keterpurukan. Apalagi kekalahan di Coppa Italia justru menyelingi dua hasil tersebut. Namun begitu, hasil tersebut dapat apresiasi positif dari Adriano Galliani, terlebih itu didapat bersama pelatih baru, Clarence Seedorf.

"Anda tidak akan bisa mencetak dua gol dalam selang 10 menit jika tidak memiliki tim yang kuat dan punya banyak ambisi. Mereka merespons dengan baik apa yang diberikan Seedorf. Saya melihat semangat muncul di diri para pemain. Enam poin dari dua pertandingan adalah hal yang bagus dan kami harus melangkah maju seperti ini," sahut Galliani di situs resmi Milan.

Kali terakhir Milan mencatatkan rentetan kemenangan di Serie A adalah pada selang April-Mei 2013. Ketika itu masih di bawah pelatih Massimiliano Allegri Milan meraih tiga kemenangan beruntun.

Ini juga menjadi kali kedua di musim 2013/2014 Milan meraih kemenangan setelah lebih dulu tertinggal. Momen pertama terjadi saat mereka menang 3-1 atas Catania di Desember lalu.

Welcome Back, Huntelaar

Gelsenkirchen - Lima bulan lamanya Klass-Jan Huntelaar harus menepi dari lapangan hijau. Ia menandai comeback-nya dengan penampilan gemilang dan sebuah gol.

Huntelaar telah kembali ke skuat Schalke 04 setelah menghabiskan paruh pertama kompetisi Bundesliga musim ini di ruang perawatan. Ia baru main tiga kali di awal musim sebelum disergap cedera lutut pada 17 Agustus lalu.

Kini penyerang Belanda 30 tahun itu sudah pulih. Schalke bahkan langsung memasangnya sebagai starter ketika bertanding melawan Hamburg tadi malam (26/1/2014). Hebatnya lagi, Huntelaar langsung mencetak gol pembuka di menit 34, menyundul masuk bola umpan Jefferson Farfan.

Ia lalu tarik keluar lapangan sekitar 15 menit sebelum babak kedua selesai. Schalke pun menyudahi laga dengan kemenangan 3-0.

"Aku puas dengan comeback-ku. Setelah cedera panjang, tak ada di lapangan selama lima setengah bulan, aku bisa main 75 menit lagi. Aku sangat menantikan hasil kerja kerasku ini," ungkap Huntelaar dalam situs resmi Schalke.

Selain spesial buat Huntelaar, kemenangan tersebut juga bermakna penting buat Schalke. Sebabnya, mereka kini naik ke peringkat lima di klasemen sementara liga Jerman. 

"Kami punya tim bagus dan ingin lolos ke Liga Champions musim depan. Tapi ini belum cukup. Kami harus bekerja keras di laga-laga ke depan. Tapi kami tahu, kami bisa," tekadnya.

Cristiano Ronaldo Peringatkan Rival Di La Liga


Cristiano Ronaldo yakin Real Madrid akan meraih ending positif di akhir musim.
Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo memperingatkan rival mereka di Primera Liga Spanyol, Barcelona dan Atletico Madrid, bahwa Los Blancos berkembang semakin kuat seiring berjalannya waktu.

Seperti yang diketahui, saat ini Madrid hanya terpaut satu angka dari dua rivalnya itu, setelah tiga pekan lalu mereka tertinggal lima poin. 

"Kami bermain baik [menghadapi Granada] dan kami merasa percaya diri. Kami harus membenahi beberapa area, tetapi itu pertandingan yang sangat bagus," ujar Ronaldo seperti yang dilansir oleh laman resmi klub.

"Tim terlihat bagus dan kami menjadi lebih baik setiap saat. Menjelang akhir musim saya yakin semuanya akan terus menjadi lebih baik."

Madrid sempat mencicipi posisi puncak sebelum Atletico dan Barcelona meraih kemenangan dini hari ini (27/1).

Sheffield United Paksa Fulham Mainkan Replay


Klub Liga Primer Inggris, Fulham, terpaksa pulang dengan kekecewaan setelah mereka ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Sheffield United dalam lanjutan putaran keempat Piala FA, Minggu (26/1) malam WIB.

Bermain di kandang lawan, The Cottagers justru tertinggal terlebih dahulu ketika Chris Porter sukses membobol gawang kawalan David Stockdale di menit ke-31, yang mana menjadi satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama.

Di awal 45 menit kedua, anak asuh Rene Meulensteen yang tertinggal terlihat bersemangat dalam menyerang, namun berbagai upaya yang mereka lancarkan tak mampu menembus barisan pertahanan The Blades.

Sial bagi Sheffield, lantaran salah satu pemainnya, Michael Doyle, harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu merah secara langsung di menit ke-53.

Memanfaatkan situasi tersebut, dengan pertandingan menyisakan 15 menit, Hugo Rodallega datang sebagai penyelamat sebagaimana tendangannya dari luar kotak penalti menembus jala kawalan Long.

Meski sang wasit menambahkan empat menit tambahan waktu, tidak ada gol lainnya yang tercipta hingga memastikan kedua kubu harus menjalani partai replay dengan Fulham yang akan bertindak sebagai tuan rumah.

Gebuk Hellas Verona, AS Roma Dekati Juventus


AS Roma berhasil memanfaatkan kegagalan Juventus meraih poin penuh di kandang Lazio, setelah Serigala Ibukota menang atas tuan rumah Hellas Verona dengan skor 3-1.

Gol Adem Ljajic menjadi pembeda di babak pertama, sebelum Emil Hallfredsson menyamakan kedudukan sejenak setelah babak kedua dimulai. Namun, dua gol dari Gervinho dan Francesco Totti memastikan Roma pulang dengan tawa.

Babak Pertama

AS Roma mendominasi pertandingan di awal, Mattia Destro mendapatan peluang pertama ketika ia melepaskan tembakan ke arah gawang Hellas Verona di menit ketujuh, sayang masih terlalu mudah untuk diamankan oleh Rafael.

Memasuki 15 menit pertandingan, tuan rumah Verona tampak lebih nyaman dalam memainkan bola sehingga tekanan dari Roma sedikit berkurang meski dominasi masih dipegang tim ibukota.

Verona bahkan mendapatkan peluang yang bagus untuk dapat meraih keunggulan di menit ke-27, ketika Maicon melanggar Gomez di dekat kotak penalti. Tetapi eksekutor tim tuan rumah gagal mengirim bola melewati pagar hidup.

Luca Toni juga mendapatkan peluang yang langka ketika laga menginjak menit ke-35, ia mengejar bola terobosan yang diarahkan kepadanya, sayang Mehdi Benatia bereaksi dengan cepat dan mematahkan peluang itu.

Ketika paruh pertama tampak akan berakhir dengan skor kacamata, Adem Ljajic memecah kebuntuan di menit akhir. Gervinho yang menguasai bola menyusuri sayap kiri hingga melepaskan umpan kepada Ljajic yang kemudian sukses menaklukkan Rafael dengan sontekannya.

Verona akhirnya harus turun minum dengan keadaan tertinggal satu gol dari tamunya, setelah mereka gagal mencetak gol di sisa waktu yang ada.

Babak Kedua

Tuan rumah langsung tampil menekan di paruh kedua, beberapa usaha melalui umpan-umpan silang masih bisa dihalau. Namun, Verona akhirnya bisa memaksa kedudukan kembali imbang ketika paruh kedua baru menginjak empat menit.

Iturbe melakukan akselerasi di sisi kanan dan memberikan kepada Donati, yang kemudian diteruskan lagi kepada Emil Hallfredsson. Dan gelandang asal Islandia itu kemudian tanpa ampun melepaskan tembakan yang tidak diantisipasi De Sanctis.

Roma seolah bangun dari tidur akibat gol cepat itu, dengan tekanan bertubi-tubi, Roma akhirnya berhasil unggul kembali di menit ke-60. Gervinho mendapatkan bola di daerah pertahanan Verona, melewati dua pemain, dan kemudian melepaskan tembakan yang menembus jala tim tuan rumah, sehingga kedudukan berubah menjadi 2-1.

Enam menit berselang, Gervinho, yang berada di kotak penalti, nyaris mencetak gol kedua seandainya dia menyadari ketika bola liar menuju ke arahnya. Tuan rumah rumah juga belum menyerah, Hallfredson melepas tembakan keras di menit ke-73, tetapi kali ini De Sanctis sukses meredamnya.

Roma akhirnya menyegel kemenangan krusial di markas Verona melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Francesco Totti sembilan menit jelang waktu normal berakhir. Hukuman itu diberikan setelah Torosidis dinilai dilanggar di kotak penalti oleh Marquez.



Susunan Pemain

Hellas Verona: Rafael; González, Maietta, Moras, Agostini; Rómulo, Cirigliano, Hallfredsson; Juanito, Luca Toni, Iturbe

AS Roma: De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan, Torosidis; Nainggolan, De Rossi Strootman; Ljajic, Destro, Gervinho

Brad Jones: Liverpool Serius Di Piala FA


Brad Jones ingin suporter Liverpool kembali datang ke Stadion Wembley untuk menikmati partai puncak Piala FA.
Kiper Liverpool Brad Jones mengklaim bahwa timnya menjalani Piala FA musim ini dengan sangat serius.

Seperti yang diketahui, The Reds telah mendapatkan tiket ke babak kelima Piala FA usai meraih kemenangan 2-0 atas klub divisi Championship Bournemouth.

Sekarang, Jones berharap The Reds dapat melaju hingga partai puncak di Wembley Stadium dan memenangkan turnamen untuk kedelapan kalinya.

"Kami telah berbicara tentang ini dan kami ingin melangkah sejauh yang kami bisa - ini penting bagi klub," ujarnya kepada laman resmi Liverpool.

"Kami ingin berusaha memberikan fans kesempatan lain datang ke Wembley, jika tidak dua kali. Beginilah Anda berkembang, Anda harus datang ke tempat seperti ini dan meraih kemenangan. Itulah yang penting."

Juan Mata Kaget Dijual Chelsea


"Kesempatan bergabung ke Manchester United adalah momen terbaik untuk melanjutkan karir sekaligus bergabung ke klub hebat lainnya."
Bintang anyar Manchester United Juan Mata mengaku terkejut Chelsea menyetujui kepindahannya ke Old Trafford.

Manchester United harus memecahkan rekor transfer klub untuk melepas pemain Spanyol tersebut dari genggaman Chelsea yang untuk kali kedua dibesut Jose Mourinho.

Mata - pemegang dua sabuk pemain terbaik klub - mengaku masih bingung mengapa dirinya diizinkan bergabung ke United, meski demikian menyatakan kesiapan menyambut fase baru dalam karir.

"Sejujurnya, (kepindahan ini) membingungkan," ujarnya pada MUTV.

"Tetapi saya sangat berterima kasih pada Chelsea, pemilik klub, semua orang di sana dan fans - dua tahun terakhir mereka memilih saya pemain terbaik klub dan saya akan selalu berterima kasih."

"Kesempatan bergabung ke Manchester United adalah momen terbaik untuk melanjutkan karir sekaligus bergabung ke klub hebat lainnya."

Pemain tim nasional Spanyol kemungkinan besar akan melakukan debut untuk si Setan Merah pada laga melawan Cardiff City.

Tata Martino: Mundurnya Sandro Rosell Tak Pengaruhi Skuat Barcelona


Tata Martino menegaskan skuat Barcelona akan memberi respon di atas lapangan.
Pelatih Barcelona Tata Martino optimistis mundurnya Sandro Rosell sebagai presiden klub tidak akan mempengaruhi performa anak asuhnya di atas lapangan.

Seperti yang diketahui, Barcelona harus meraih poin ketika menghadapi Malaga dini hari nanti (27/1) demi posisi puncak La Liga.

"Ini adalah momen untuk fokus pada sepakbola dan memastikan skuat berada dalam semangat yang bagus. Saya berusaha sedikit mengisolasi diri saya dan fokus pada para pemain. Kami harus memberi respon di atas lapangan," ujar Martino.

"Saya tidak merasa dalam posisi yang lebih lemah. Presiden baru (Josep Bartomeu) dan Andoni Zubzarreta adalah dua orang yang paling sering berbicara dengan saya.

"Saya mengenal skuat ini. Mereka menikmati bermain untuk klub. Mereka ingin menang, bermain baik, menghargai gaya main dan berusaha menang."