Pencarian Data

Saturday, February 8, 2014

Benitez: Napoli Bisa Saja Menang Lebih Besar

Naples - Napoli menciptakan banyak peluang saat menang 3-1 atas AC Milan. Rafael Benitez menilai timnya seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak lagi.Menjamu Milan di San Paolo, Minggu (9/2/2014) dinihari WIB, Napoli tampil amat agresif. Menurut catatan Soccernet, Marek Hamsik dkk. melepaskan 27 tembakan dengan 14 yang berstatus on target.Pada akhirnya, Napoli meraih kemenangan 3-1 meski sempat tertinggal lebih dulu setelah Adel Taarabt mencetak gol di awal babak pertama. Tiga gol balasan Napoli dilesakkan oleh Gokhan Inler dan Gonzalo Higuain yang bikin dua gol.Benitez pun memuji penampilan timnya yang bermain dalam intensitas tinggi. Pelatih asal Spanyol itu pun menilai Napoli harusnya bisa menang lebih besar lagi."Saya harus memuji para pemain, seperti melawan Roma dan sekarang Milan, mereka bermain dengan intensitas, kecepatan, dan kualitas," ujar Benitez kepada Sky Sport Italia seperti dikutip Football Italia."Jelas Gonzalo Higuain bisa membuat perbedaan, tapi rekan-rekan setimnya membantunya dan menciptakan banyak peluang malam ini. Kami bisa saja mencetak lebih banyak gol lagi," lanjutnya.Kemenangan ini mengakhiri laju buruk Napoli. Sebelum laga melawan Milan, Napoli gagal memetik kemenangan di tiga laga terakhir di Liga Italia dan dikalahkan AS Roma di Coppa Italia."Dalam beberapa pekan terakhir pada dasarnya kami mengalahkan Bologna dan kebobolan di menit ke-93, Chievo cuma punya satu tembakan ke arah gawang dan kami memberi Atalanta tiga assist. Berbeda bermain melawan tim seperti Roma atau Milan, yang menyerang dan memberi Anda ruang untuk bermain," kata Benitez menambahkan.

Jese Berharap Santiago Bernabeu Bisa Jadi Benteng Kokoh Madrid

Madrid - Mendapat perlawanan cukup sengit dari Villarreal, Real Madrid berhasil meraih kemenangan 4-2 di kandang sendiri. Jese, salah satu pencetak gol Madrid, berharap timnya bisa terus meraih hasil-hasil serupa terutama di Santiago Bernabeu.Dalam laga yang dilangsungkan Minggu (9/2/2014) dinihari WIB, Madrid berhasil memimpin 2-0 lebih dulu dari tamunya. Namun, tepat sebelum turun minum Villarreal berhasil menipiskan ketinggalan menjadi 1-2.Gol Jese di pertengahan babak kedua membuat El Real kembali memimpin dengan selisih dua gol, tetapi setelah itu Villarreal kembali mampu memperkecil jarak.Pada akhirnya Madrid memastikan tiga angka usai operan matang Jese dituntaskan Karim Benzema yang mencetak dua gol dalam laga tersebut. Situs Madrid mencatatnya sebagai kemenangan kandang ke-14 beruntun 'Si Putih' atas 'Kapal Selam Kuning'."Villarreal bermain amat bagus," komentar Jese di situs Madrid."Kami tahu mereka akan menyulitkan kami. Tapi kami mesti memenangi seluruh pertandingan kandang; (stadion) ini mesti menjadi benteng kami," tegasnya."Tim bermain baik, baik dalam bertahan maupun menyerang, dan kami harus terus seperti ini," harap pemain berusia 20 tahun itu.

Atletico Tumbang di Markas Almeria


Atletico coba membahayakan gawang lawan di menit 7 ketika Manquillo melepaskan crossing ke kotak penalti dan disambut Raul Garcia dengan sepakannya, tapi Trujillo dengan sigap menghalau bola di garis gawang.

Di menit 27 Atletico meminta penalti kepada wasit setelah Diego Costa dilanggar oleh Suso dalam duel one on one di kotak penalti. Tapi sang pengadil bergeming dan memutuskan play on.

Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua masih berjalan relatif sama namun Almeria mulai bisa lepas dari tekanan Atletico dan coba mencari peluang.

Namun, tuan rumah baru bisa mendapat kesempatan pertamanya di menit 77 ketika Alexis Vidal melakukan solo run hingga mendekati kotak penalti. Bola disepaknya dan melewati hadangan Daniel Aranzubia, namun bola malah dua kali menghantam tiang gawang kanan dan kiri.

Almeria akhirnya memecah kebuntuan di menit 80. Dari situasi sepak pojok, Suso dan Verza memainkan umpan 1-2 di sisi kanan, di mana nama terakhir melepaskan sepakan melengkung ke tiang jauh dan sukses menempatkan bola di pojok atas gawang tanpa bisa dihalau Aranzubia.

Keunggulan Almeria bertambah jadi 2-0 di menit 84 sekaligus membuat Atletico bermain dengan 10 orang. Aranzubia yang salah mengontrol bola kemudian menarik baju Jonathan Sundy Zongo.


Meski Tak Sehebat Suarez, Giroud Selalu Ingin Tampil Oke


Musim panas lalu Arsenal kencang diisukan akan menggaet Suarez terkait keinginan si pemain untuk main di klub yang tampil di Liga Champions. Tapi berbagai upaya yang dilakukan Arsenal gagal karena Suarez tetap bertahan di Liverpool.

Lalu isu itu kembali muncul di bursa transfer Januari ini dan juga menjelang pertemuan Liverpool dengan Arsenal tadi malam - yang kemudian dimenangi The Reds dengan skor 5-1 --. Beberapa hari sebelum laga itu Arsene Wenger selaku manajer ditanyakan apakah ia masih menginginkan Suarez atau tidak.

Hal ini boleh jadi mengganggu pikiran Giroud dan striker-striker Arsenal lainnya macam Lukas Podolski atau Nicklas Bendtner. Ketika masih mempunyai tiga striker, mengapa Arsenal malah ngotot mengejar Suarez?

Terkait isu ini, Giroud tak ambil pusing karena merasa wajar saja kalau fans menginginkan adanya nama besar di posisi pemain depan. Giroud mengaku bahwa ia memang bukanlah pemain seperti Suarez, meski ia bertekad untuk terus tampil baik selama berseragam Arsenal.

"Saya mengerti bahwa Arsenal ingin pemain bintang, tapi saya selalu mencoba tenang, tak ambil pusing, dan fokus pada tugas saya, berlatih dengan baik, dan membayar kepercayaan manajer," ujar Giroud seperti dikutip Soccernet.

"Dia selalu bicara pada saya, mempercayai saya - itulah mengapa dia tidak membeli striker lain musim panas lalu dan Januari ini. Saya masih di sini karena manajer puas dengan performa saya, dengan apa yang saya bawa untuk tim," lanjut pesepakbola berpaspor Prancis itu.

Cafu: Neymar Adalah Harapan Brasil Di Piala Dunia


Mantan kapten Brasil Cafu sudah mengenyam empat kali Piala Dunia sepanjang karirnya, bahkan memenangkan kompetisi bergengsi ini dua kali, yakni pada 1994 dan 2002.

Di masa kejayaannya, pria 43 tahun ini sempat bermain bersama para legenda Brasil - seperti Romario, Rivaldo, dan Ronaldo – sebagai pemain muda yang mengambil peran skipper.

Seiring Brasil ingin ‘balas dendam’ atas Piala Dunia 1950 – di mana mereka kalah dari Uruguay di final, di tanah air sendiri – Cafu mempertegas betapa pentingnya bermain sebagai perwakilan negara.

“Kita perlu sadar 100% bahwa kita adalah pemain Selecao. Jika pemain berkata, ‘Saya tak ingin bermain bagi tim nasional,’ ini adalah kebohongan karena inilah yang semua orang inginkan,” ujarnya. “Semua orang ingin bermain di Piala Dunia dan memenangkannya adalah satu hal yang tak bisa dijelaskan kata-kata. Saya mencintai tim nasional saya. Saya selalu mewakili negara saya.”

“Ada 23 pemain dalam skuat Piala Dunia yang mewakili 190 juta warga Brasil. Ini jelas menjadi tanggung jawab besar. Bagi saya, ini sangat mengharukan dan saya masih merasakannya.”

WAWANCARA EKSKLUSIF - Dennis Irwin: David Moyes Harus Diberi Waktu


Loyalis Manchester United tentu geregetan menyaksikan performa tim kesayangan mereka musim. Bahkan banyak di antara mereka yang telah kehilangan kesabaran pada David Moyes dan menginginkan sang bos anyar segera dipecat.

Namun, menurut salah satu legenda klub, Dennis Irwin, situasi sejatinya tak akan jauh berbeda untuk siapa pun yang ditunjuk mengambil alih tongkat kepelatihan dari tangan Sir Alex Ferguson.

Sekian lama dipimpin Sir Alex, yang mengukuhkan hegemoni Setan Merah di belantika persepakbolaan Inggris terutama di era Liga Primer, wajar apabila tim perlu waktu untuk beradaptasi dengan manajer baru, dan waktu juga tentunya dibutuhkan Moyes guna menanamkan filosofi permainannya sendiri.

Karena alasan itu, Irwin berpendapat Moyes patut terus diberikan kesempatan sekalipun United akhirnya gagal finis di empat besar musim ini dan absen dari pentas Liga Champions musim depan.

ANALISA: Paceklik Gol Lionel Messi, Apa Penyebabnya?


Lionel Messi mandul. Begitu klaim sejumlah media melihat catatan gol La Pulga bersama Barcelona musim ini. 

Benarkah? Berdasarkan statistik, peraih empat Ballon d’Or ini mencetak 19 gol dari 24 penampilan di semua kompetisi, sembilan di antaranya di La Liga. Di musim-musim sebelumnya, pemain 26 tahun mencetak 38 gol (52 pertandingan) di musim 2008/09 lalu 47 (53), 53 (55), 73 (60) dan 60 (50) di tiap musim selanjutnya. 

Messi kemudian disebut-sebut kehilangan gairah bermain sepakbola. Rentetan cedera yang membekapnya belakangan ini membuat La Pulga belum kembali ke performa terbaiknya. Di musim ini saja, Messi sudah dua kali dihantam problem hamstring, terakhir bahkan memaksanya menepi hingga dua bulan sebelum akhirnya tampil lagi awal Januari silam. 

Pelatih Gerardo Martino sendiri tetap santai menanggapi pertanyaan mengenai majalnya sang pemain yang pernah mencatatkan diri sebagai penyerang tersubur dalam satu tahun kalender dengan mencetak 91 gol sepanjang 2012, mengalahkan rekor legenda Jerman Gerd Muller yang mengoleksi 85 pada 1972. 

“Hal itu tidak membuat saya khawatir mengapa Messi belum juga mencetak gol,” kata Martino setelah Barca membekuk Real Sociedad di Copa del Rey tengah pekan kemarin. 

David Moyes Siap Lepas Tujuh Pemain?


Selain Nemanja Vidic, David Moyes siap melepas sekurang-kurangnya tujuh pemain lain pada musim panas mendatang dalam upaya membangun kembali kekuatan Manchester United.

Seperti diwartakan The Daily Star, sang manajer berencana melakukan perombakan skuat besar-besaran di Old Trafford setelah musim perdananya sebagai suksesor Sir Alex Ferguson berjalan mengecewakan.

United hampir dipastikan gagal mempertahankan gelar Liga Primer Inggris setelah ketinggalan 15 poin dari pemuncak klasemen Arsenal. Kans menembus Liga Champions musim depan pun terancam lantaran mereka saat ini hanya menempati peringkat ketujuh, berselisih tujuh angka dari Liverpool di empat besar.

Dua peluang meraih trofi di ajang piala domestik sudah buyar, dan meski telah sampai ke 16 besar, hanya sedikit yang memprediksi The Red Devils sanggup merajai pentas Eropa musim ini.

Vidic sudah mengonfirmasikan ia bakal meninggalkan klub sebagai agen bebas saat kontraknya habis akhir musim ini. Selain sang kapten yang telah delapan tahun memperkuat tim, Daily Star mengklaim Moyes juga bakal melepas Rio Ferdinand, Rafael da Silva, Patrice Evra, Shinji Kagawa, Nani, Alex Buttner, dan Anderson. Nama terakhir ini sudah pindah dengan status pinjaman ke Fiorentina bulan lalu, dan hampir dipastikan bakal terus menetap di Florence.

Selain nama-nama di atas, dilaporkan pula bahwa Ryan Giggs, Javier Hernandez, Tom Cleverley, dan Wilfried Zaha belum tentu memiliki masa depan di klub.

Sebagai penggantinya, Moyes disebut bakal terbang langsung ke Brasil pada musim panas guna memantau sejumlah pemain di Piala Dunia.