Pencarian Data

Wednesday, February 12, 2014

Wenger: MU Sulit Finis Empat Besar

London - Manajer Arsenal Arsene Wenger mengomentari peluang Manchester United mengakhiri musim ini di zona empat besar. Menurut Wenger, 'Setan Merah' akan sulit finis di zona Liga Champions.Arsenal dan MU bermain imbang tanpa gol pada pertandingan di Emirates Stadium, Kamis (13/2/2014) dinihari WIB. Hal tersebut tak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Liga Primer Inggris.Arsenal tertahan di urutan kedua dengan koleksi 56 poin dari 26 pertandingan. Mereka gagal menggusur Chelsea yang berada di puncak dengan selisih satu poin.Sementara itu, MU tak beranjak dari posisi ketujuh. Dengan raihan 42 poin, mereka tertinggal delapan poin dari Tottenham Hotspur yang duduk di posisi kelima -- posisi terakhir untuk lolos ke kompetisi Eropa-- dan berjarak 11 angka dari Liverpool yang menempati posisi keempat -- posisi terendah untuk lolos ke Liga Champions musim depan."Secara matematis tidak mustahil, tapi akan sulit untuk mereka karena Tottenham menang, Liverpool menang-- ini sangat ketat. Saya tidak tahu lebih daripada Anda," kata Wenger saat ditanya soal peluang MU finis di empat besar."Manchester United adalah sebuah tim bagus yang bisa melawan tim mana pun di liga kami. Pada saat ini mereka tidak berada di posisi yang sebenarnya bisa mereka capai, tapi dengan pemain-pemain yang mereka miliki di atas lapangan Anda tak bisa mengatakan bahwa mereka tidak berkualitas. Mereka adalah kualitas," ujarnya.

Balotelli Rindukan Suporter City

Milan - Sejak awal tahun 2013, Mario Balotelli memutuskan pendah dari Manchester City untuk memperkuat AC Milan. Usai setahun berlalu, 'Super Mario' menyebut dirinya kangen dengan suporter The Citizens.Dalam perjalanan kariernya, Balotelli sempat memperkuat City selama 2,5 musim. Dia mencatatkan 80 kali penampilan di semua ajang dengan sumbangan 30 gol buat City.Banyak cerita dilewati Balotelli selama memperkuat City dari bulan Agustus 2010 hingga awal tahun 2013. Baik aksi di dalam lapangan maupun di luar lapangan.Di dalam lapangan, selebrasi Balotelli saat derby Manchester melawan Manchester United, dengan memamerkan kaos bertuliskan 'Why Always Me?' menjadi buah bibir.Sementara di luar lapangan, beberapa aksi seperti menyalakan kembang api di toilet rumah dan aksi bagi-bagi duit dengan mengenakan kostum Santa Claus, membuat striker 23 tahun itu menjadi penghias halaman depan surat kabar.Dengan banyaknya cerita di Manchester itu, Balotelli pun mengungkapkan sudah mulai rindu dengan kota itu. Terutama, para pendukung City."Saya merindukan fans Inggris, sementara saya tak merindukan makanan, atau cuacanya, serta tata cara mengemudi mobilnya," kata Balotelli di Sky Sports."Tapi fans City, ya saya merindukan mereka. Kendati begitu, fans AC milan juga fantastis. Sebagian besar memori mengenai Manchester sangat membahagiakan karena saya menikmati masa-masa di sana," imbuhnya.

Sturridge yang Tengah Panas-panasnya

London - Liverpool tak harus khawatir jika Luis Suarez sedang seret gol karena sudah ada Daniel Sturidge, yang kini tengah on fire.Suarez sejak bebas dari masa skorsing sekitar bulan September lalu, memang selalu bermain untuk Liverpool dan sudah bikin 23 gol di Premier League. Tapi dalam enam laga terakhir Suarez sudah sering absen membobol gawang lawan.Total cuma satu gol dikumpulkannya yakni saat Liverpool menang 4-0 dari Everton. Sisanya ia membuat dua assist saat melawan Bournemouth di Piala FA, satu assist di laga kontra West Bromwich Albion, dan satu assist saat Liverpool menggilas Arsenal 5-1.Statistik demikian jelas mengkhawatirkan mengingat Suarez adalah andalan Liverpool untuk mendulang gol dan ada statistik mengatakan bahwa The Reds akan sulit memang jika Suaerz tak bikin gol.Tapi tren itu sepertinya bakal patah karena Opta melansir bahwa dari 24 gol terakhir yang dbikin Liverpool, cuma empat yang berasal dari kaki Suarez. Sisa 20 gol lain dibagi rata ke beberapa pemain, khususnya Sturridge yang memang tengah on fire.Dilansir Infostrada, sejak kembali dari cedera pada awal Januari lalu striker 25 tahun itu selalu bikin gol di delapan pertandingan terakhir atau di tujuh pertandingan beruntun Premier League, yakni yang berjumlah delapan buah.Sturridge pun jadi pemain pertama Liverpool yang mampu melakukannya dan jadi pemain pertama setelah terakhir Emmanuel Adebayor melakukannya untuk Arsenal musim 2007/2008.Total Sturridge sudah bikin 16 gol dari 18 pertandingan serta tambahan empat assist, yang menjadikannya penghuni posisi kedua daftar topskorer di bawah Suarez.

Laporan dari Inggris - Akhir Mengecewakan Laga 'Contenders v Champions'


Hujan deras sudah turun sejak siang di London. Angin musim dingin juga masih bertiup kencang membuat suhu udara menyentuh angka tiga derajat celcius. Tapi duel Arsenal dengan MU bukan tandingan buat udara tak bersahabat seperti itu. Berjaket tebal dan memakai beragam penutup kepala, puluhan ribu orang tetap merangsek mengarah ke sisi utara kota London menjelang sore. Yang dituju adalah Emirates Stadium tempat laga antara sang penantang gelar Arsenal versus si juara bertahan MU.

Lalu lintas di sekitar Emirates Stadium bergerak pelan sore sekitar pukul 17.15 waktu setempat. Kondisi trotoar tak kalah riuh karena banyak juga suporter yang memutuskan berjalan kaki menuju lokasi yang dituju. Dari balik jendela terlihat bar-bar serta pub ramai dengan pengunjung, sementara pada beberapa sudut kaca terpampang karton bertulis tangan Arsenal vs MU. Sekitar tiga jam sebelum kick off semua seperti sudah siap.

DetikSport, yang berada di Emirates bersama rombongan nonton bareng Premier LeagueOrange TV, sampai di pelataran stadion sekitar pukul 17.20. Kick off masih sekitar dua jam lagi dan ribuan suporter yang sudah datang punya beragam kegiatan untuk menyibukkan dirinya sendiri. Sebagian besar berkerumum membentuk kelompok-kelompok kecil sambil membicarakan klub kesayangannya, sementara pendukung Arsenal yang turis asing langsung menyerbu The Armoury - sebutan bagi toko yang menjual mercendise resmi klub.

'Contenders v Champions' begitu iklan sebesar satu halaman yang termuat di harian London Evening Standar edisi Rabu (12/2/2014). Pertemuan antara The Gunners dan The Red Devils idealnya berjalan seru, sebagaimana telah terjadi sebelum-sebelumnya. Tapi Arsenal yang baru kehilangan puncak klasemen dan MU yang masih berupaya menjaga martabat sebagai juara bertahan tak berjalan seperti yang diharapkan. 

Arsenal gagal menunjukkan upaya mereka untuk bangkit setelah dipermalukan Liverpool 1-5, empat hari lalu. Sementara MU juga masih buntu kreativitas, sebagaimana saat ditahan tim juru kunci Fulham di akhir pekan kemarin. 

"Saya sempat tertidur di kursi saya tadi," ucap seorang penonton pada detikSport saat jeda babak pertama demi menggambarkan kekecewaan yang dia rasakan atas jalannya pertandingan.

Beberapa peluang memang berhasil diciptakan kedua kesebelasan, terutama di awal pertandingan. Kesalahan barisan belakang Arsenal nyaris membuat Robin van Persie mencetak gol, beruntung tendangan Van Persie bisa ditangkap Wojciech Szczesny. Eks Arsenal itu kembali menebar ancaman di babak kedua, upaya yang kembali digagalkan Szczesny meski bola terlebih dulu membentur mistar gawang.

Tuan rumah bukannya tanpa kesempatan karena David de Gea juga medapat ujian dalam beberapa kesempatan. Namun Arsenal selalu gagal membangun serangan dengan rapi. Mesut Oezil yang diharapkan Arsene Wenger bisa berkontribusi lebih besar tak berbuat banyak. Demikian pula Santi Cazorla, yang namanya terus dinyanyikan namanya oleh pendukung The Gunners.

"Kegugupan yang menyebar saat dua klub hebat berjuang untuk menemukan permainan terbaiknya di Emirates Stadium," demikian ditulis Telegraph dalam artikel laporan pertandingannya. Guardian pun punya pendapat yang relatif serupa soal performa kedua tim tersebut. "Sebagian besar pertandingan berlangsung di level medioker," tulis mereka.Kegagalan meraih kemenangan membuat Arsenal harus melupakan dulu keinginan kembali ke puncak klasemen, sebuah peluang yang mereka punya setelah Chelsea ditahan imbang 1-1 oleh West Bromwich Albion sehari sebelumnya.Kalau pendukung Arsenal dibuat kecewa karena gagal naik ke posisi teratas, suporter 'Setan Merah' pulang dengan rasa gusar yang lain. Sebabnya adalah sebuah pengumuman yang dibacakan di pergantian babak dan jelang laga tuntas. Karena cuaca buruk, seluruh jadwal kereta menuju arah utara telah dihentikan, sementara jarak pandang yang terbatas juga membuat jalanan menuju ke Manchester ditutup. Kalaupun bisa mencapai Manchester, masalah lain akan muncul karena jalanan dalam kota juga banyak diblok. Sungguh, sebuah akhir yang benar-benar tak menyenangkan buat kedua suporter.

Rodgers Sebut Liverpool sebagai Chihuahua yang Lari di Antara Kaki-kaki Kuda

London - Manajer Liverpool Brendan Rodgers melontarkan komentar unik ketika ditanya mengenai "kuda-kuda" dalam perebutan gelar Premier League. Merendah, ia menyebut timnya cuma anjing mungil chihuahua.Liverpool berhasil meraih kemenangan 3-2 ketika dijamu Fulham di Craven Cottage, Kamis (13/2/2014) dinihari WIB, walaupun sempat dua kali tertinggal dari tim tuan rumah.Hasil itu membuat 'Si Merah' sukses mengokohkan posisi di peringkat empat klasemen Premier League, dengan terpaut empat poin saja dari pemuncak klasemen Chelsea selewat 26 laga.Dalam perebutan gelar juara musim ini sendiri, Manajer Chelsea Jose Mourinho sempat meramaikannya dengan penilaian bahwa timnya cuma seekor kuda kecil di antara dua kuda besar--yang dimaksudkannya sebagai Arsenal dan Manchester City.Dengan Liverpool kini membayangi tiga tim tersebut, Rodgers pun diminta mengomentari kata-kata Mourinho sebelumnya terkait peluang mengejar gelar. Pria 41 tahun, yang sekitar 10 tahun lalu direkrut Mourinho untuk menjadi pelatih kepala di Akademi Chelsea, itu memilih untuk menanggapinya dengan humor."Saya tak mau ikutan urusan kuda," seloroh Rodgers di Mirror."Jose cerdas sekali dalam hal-hal semacam ini. Kami mungkin merupakan chihuahua yang berlari di antara kaki-kaki kuda. Tapi kami terus membaik di setiap pertandingan," lanjutnya.

Ditunggu Madrid di Final, Barca Mau Fokus ke La Liga & Liga Champions Dulu

San Sebastian - Barcelona akan berhadapan dengan Real Madrid di babak final Copa del Rey. Meski begitu, Los Cules ingin mencurahkan fokusnya ke La Liga dan Liga Champions lebih dulu.Barca meraih hasil imbang 1-1 dengan Real Sociedad di leg kedua babak semifinal yang dimainkan di Anoeta, Kamis (13/2/2014) dinihari WIB. Dengan hasil ini, Barca berhak melenggang ke babak final setelah unggul 3-1 secara agregat.Di babak final, Barca akan menghadapi Madrid yang lolos dengan menyingkirkan Atletico Madrid. Laga final akan dimainkan pada 19 April mendatang.Sergio Busquets menyambut gembira keberhasilan Barca melangkah ke babak final Copa del Rey. Namun meski akan melakoni El Clasico di partai puncak, Busquest menyatakan bahwa timnya akan lebih dulu fokus ke La Liga dan Liga Champions."Sampai ke final itu sulit, kami beruntung bahwa kami bisa maju beberapa kali ke final dalam beberapa tahun terakhir. Tapi ini tidak mudah dan aku sangat senang kami akan ke final sekali lagi," ujar Busquets di situs resmi klub."Final akan jadi laga yang sangat bagus untuk pemain maupun suporter. Ini masih dua bulan lagi dan sekarang kami harus fokus ke La Liga dan Liga Champions," imbuh pemain internasional Spanyol itu."Kami ada dalam situasi yang diuntungkan dan kami sangat bersemangat menyambut laga Liga Champions yang akan datang," katanya menambahkan.Barca yang akhir pekan lalu kembali merebut puncak klasemen La Liga akan menjamu Rayo Vallecano di jornada ke-24. Sementara di tengah pekan, Lionel Messi dkk. akan melawat ke markas Manchester City di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

David Moyes Takkan Ubah Gaya Bermain Kontra Arsenal


Moyes berharap keberuntungan lebih memihak timnya kala bertandang ke markas Arsenal.

Manajer Manchester United David Moyes menegaskan dirinya tidak akan mengubah gaya permainan timnya ketika tampil di Emirates untuk menghadapi Arsenal, Kamis (13/2) dini hari WIB nanti.

Kedua tim sama-sama meraih hasil mengecewakan di partai sebelumnya, dengan United tertahan 2-2 di Old Trafford dari tim peringkat buncit Fulham dan Arsenal dibantai 5-1 oleh Liverpool. Meski demikian, Moyes berharap timnya bisa terus memainkan taktik serupa melawan The Gunners sambil berharap keberuntungan lebih memihaknya.

“Ada banyak sekali kejutan yang kami dapatkan di musim ini. Anda hanya bisa berharap untuk terus melakukan hal-hal yang benar, terus melangkah, sambil berharap keberuntungan akan berbalik memihak kami,” tutur pria berusia 50 tahun ini.

“Kami punya hasil baik melawan Arsenal di Old Trafford pada awal musim ini, kami akan mencoba melakukannya kembali. Di beberapa laga, kami sebenarnya sudah bermain lebih baik ketimbang laga melawan Arsenal itu.”

“Kami akan bermain dengan cara kami sendiri. Kami adalah tim top dan semoga kami akan menunjukkan hal tersebut di Emirates. Kami akan bermain baik dan berusaha sekuat mungkin untuk meraup tiga poin,” pungkasnya. 

Gary Cahill Cedera Betis



Gary Cahill mengisyaratkan mungkin harus absen membela Chelsea di laga akhir pekan ini karena cedera yang dialaminya.

Bek tengah berusia 28 tahun itu mengaku mendapatkan cedera saat Chelsea berhadapan dengan West Bromwich Albion dinihari tadi.

Diungkapkannya, ia mengalami hantaman di bagian betis dan setelahnya merasa nyeri, meski masih bisa bermain penuh hingga akhir laga.

"Sejak mendapatkan hantaman itu, saya merasa tidak nyaman setelahnya," kata Cahill, Rabu (12/2).

"Cedera itu saya dapat ketika pemain West Brom melompat untuk menyundul bola dan saya tidak melompat."

"Ia mendarat di bagian dalam betis saya. Jadinya bengkak dan kita lihat saja nanti bagaimana kondisinya," tandasnya.

Rencananya Cahill akan menjalani pemeriksaan dan pemindaian pada hari ini untuk mengetahui seberapa serius cederanya.

Gary Neville Dukung Penuh David Moyes



Gary Neville memberikan dukungannya kepada David Moyes untuk tetap bertahan dan menjalankan tugasnya sebagai pelatih Manchester United.

Diungkapkan mantan bek kanan United itu, Moyes saat ini membutuhkan waktu dan dukungan dari semuanya untuk bisa memenuhi ekspektasi yang dibebankan kepadanya.

"Ia harus bertahan, dan saya akan mengulangi pernyataan ini meski mereka gagal lolos ke Liga Champions," kata Neville, Rabu (12/2).

"Ada sejumlah hal positif yang dibawanya. Moyes bisa mengatasi situasi Rooney dengan sempurna."

"Tim itu juga kekurangan kepercayaan diri. Mereka tidak bermain dengan baik, atau cepat."

"Manchester United itu seperti monster, butuh waktu bisa mengendalikannya. Saya selalu mengira klub akan mengubah David Moyes, bukan sebaliknya," tandasnya.

Juventus Monitori Gelandang Serang Wolfsburg


Juventus dilaporkan tengah serius mengamati perkembangan gelandang serang VfL Wolfsburg berusia 19 tahun, Maximilian Arnold.

Arnold tampil impresif di musim 2013/14 dan sudah mengoleksi enam gol dari 14 penampilannya di Bundesliga Jerman. Ia turut membantu pasukan Dieter Hecking untuk bersaing di posisi empat besar klasemen.

Media-media di Jerman melaporkan, Juventus sudah sejak enam bulan lalu memonitori  pemain jebolan akademi Dynamo Dresden tersebut dan mereka juga harus bersaing dengan Arsenal yang juga dilaporkan meminatinya. 

Meski tidak terburu-buru untuk menjajaki negosiasi, Juve tampaknya akan terus mengamati perkembangannya selama beberapa tahun ke depan sebagai calon rekrutan jangka panjang.

Apalagi, Wolfsburg baru saja meminjamkan Diego Ribas ke Atletico Madrid sehingga membuat Arnold berpeluang besar untuk terus tampil reguler. Pemain berkaki kidal yang sudah tampil untuk Jerman U-21 itu memiliki kontrak di Wolfsburg hingga musim panas 2017 dan juga punya klausul pelepasan senilai £8 juta.

Brendan Rodgers: Jordan Henderson Menuju Level Steven Gerrard


Manajer Liverpool Brendan Rodgers mengaku puas dengan perkembangan Jordan Henderson di musim ini. Rodgers menyebut, level permainan gelandang berusia 23 tahun tersebut tinggal beberapa langkah lagi dari kapten Liverpool Steven Gerrard.  

Diboyong dari Sunderland dengan harga lumayan mahal, yakni sebesar £20 juta pada musim panas 2011, Henderson sempat kesulitan beradaptasi di Anfield dan tampak terbebani dengan banderolnya itu. Namun semenjak kedatangan Rodgers, Henderson mulai kembali menemukan performa terbaiknya dan di musim ini ia bahkan tampil di seluruh laga Liga Primer Inggris.

Melihat perannya yang kini sebagai gelandang kunci The Reds, Rodgers pun berharap klubnya bisa memperpanjang kontrak Hendo. “Caranya dia berkembang membuat kami ingin mengamankan jasanya,” tutur Rodgers. 

“Masa-masa terbaiknya masih akan membentang di depan dan Anda bisa melihat betapa bagus progresnya sejauh ini. Dia ingin semakin baik dan saya yakin klub ingin terus mengikatnya. Jordan, secara taktis, berkembang sangat pesat dan dia hanya tinggal beberapa zona di belakang Steven Gerrard,” imbuhnya.  

Wenger Nilai Oezil Terlalu Terobsesi dengan Assist

London - Manajer Arsenal Arsene Wenger kembali melontarkan pembelaan kepada Mesut Oezil yang tengah menuai kritik, walaupun juga mengakui kalau pemainnya itu kadangkala terobsesi dengan operan.Oezil memulai kariernya di Arsenal dengan mengesankan setelah diboyong dari Real Madrid pada musim panas. Namun, belakangan ia tak kuasa memunculkan performa itu lagi.Wenger menduga, hal itu juga dikarenakan si pemain internasional Jerman terlalu fokus untuk mencatatkan assist alih-alih bikin gol. Padahal tak jarang ia berada dalam posisi menjanjikan untuk langsung menendang daripada mengoper."Anda ingin pemain yang bermain di belakang striker untuk mencetak sejumlah gol dan terkadang ia (Oezil) terlalu terobsesi membuat umpan sempurna padahal ia bisa langsung menendang ke arah gawang," kata Wenger kepada Mirror dan dikutip Sports Mole.Namun demikian, Wenger tetap memaklumi pendekatan Oezil terhadap pertandingan. Ia pun kembali membela pemainnya itu dari kritikan."Anda harus mempertimbangkan bahwa dia tidak datang dari klub kecil, dia datang dari Real Madrid, di mana tekanannya selalu besar. Jadi ia sudah terbiasa (dengan kritik)," ucapnya."Dia bukanlah orang yang tidak peduli. Terkadang gayanya terlihat seperti itu, tapi dia mempunyai karakter sebaliknya. Dia peduli kepada pertandingan, dia ingin melakukan yang terbaik, dan dia membutuhkan dukungan lebih besar," tutur Wenger. 

Jelang Arsenal vs MU - Demi Memperbaiki Catatan di Kandang Sendiri

London - Bek Manchester United, Phil Jones, disebut fit dan mungkin akan dimainkan menghadapi Arsenal. Selain Jones, Marouane Fellaini juga disebut bisa bermain.Jones mendapatkan cedera setelah berbenturan dengan Jonathan Walters pada laga melawan Stoke City --di mana United kalah 1-2-- pada 1 Februari lalu. Namun, situs resmi 'Setan Merah' mengabarkan bahwa Jones punya kemungkinan tampil di Emirates, Kamis (13/2/2014) dinihari WIB.Jones, yang bisa dipasang sebagai gelandang bertahan, tampil apik pada pertemuan pertama di Old Trafford, di mana United menang 1-0. Ketika itu dia disiplin menjaga pergerakan Mesut Oezil.Sementara Fellaini, yang sudah tidak bermain sejak Desember, disebut mulai pulih dari cedera pangkal paha. Sebelumnya, gelandang asal Belgia itu juga absen lantaran cedera pergerlangan tangan.David Moyes sendiri antusias menyambut laga melawan The Gunners. Musim lalu, kedua tim bermain imbang 1-1 tak lama setelah 'Setan Merah' memastikan gelar juara dalam genggaman mereka."Pertandingan kami selalu berjalan menarik dalam beberapa tahun terakhir," ucap Moyes.Kedua tim sama-sama meraih hasil pahit akhir pekan silam. Jika Arsenal dihantam Liverpool 1-5 di Anfield, United ditahan imbang 2-2 oleh Fulham di Old Trafford.Moyes sendiri mendapatkan kritik lantaran taktik yang diterapkannya kelewat monoton.

Jelang Coppa Italia - Benitez Waspadai Serangan Balik Roma dan Kecepatan Gervinho

Naples - Kalah di dua pertemuan terakhir, Napoli tak ingin dipermalukan lagi oleh AS Roma. Menjamu I Lupi di semifinal leg II Coppa Italia, Partenopei mewaspadai kecepatan Gervinho dan serangan balik sang lawan.Napoli akan berhadapan dengan Roma untuk ketiga kalinya di musim ini di San Paolo, Kamis (13/2/2014) dinihari WIB nanti. Pada dua duel sebelumnya yang seluruhnya digelar di stadion Olimpico, kubu Neapolitan kalah 0-2 di Serie A dan 2-3 di semifinal leg pertama Coppa Italia.Napoli jelas tak mau kalah lagi, apalagi kali ini Gonzalo Higuain dkk. bermain di hadapan pendukung sendiri. Fakta bahwa mereka hanya tertinggal satu gol secara agregat niscaya membuat Napoli makin bersemangat menatap laga ini. Peluang ke final tentu saja masih terbuka cukup lebar.Satu sosok yang menyita perhatian kubu tuan rumah adalah Gervinho, yang pada leg pertama berhasil dua kali menjebol gawang mereka. Namun Rafael Benitez selaku pelatih menegaskan tak akan fokus ke satu pemain, mengingat Giallorossi punya pemain lain yang tak kalah berbahaya."Dia adalah pemain yang cepat, tapi kami tidak bisa mengubah gaya bermain kami untuknya. Roma punya begitu banyak kualitas, kami akan memperhatikan itu semua dan akan memerlukan seluruh tim untuk membantu pertahanan," katanya di situs resmi klub.Lebih lanjut lagi, Benitez menyatakan bakal menginstruksikan anak-anak asuhnya untuk bermain menyerang demi mengejar defisit gol. Namun di lain sisi ia sadar serangan balik Roma patut diwaspadai."Mereka akan membangun permainan dari pertahanan yang sangat tangguh dan serangan balik, tapi mereka juga punya kemampuan untuk menyerang dan menggiring bola," lanjut pelatih asal Spanyol ini."Saya tidak tahu bagaimana mereka akan bermain, yang saya tahu kami akan mencoba untuk bermain menyerang di laga ini demi mencari gol. Roma adalah lawan yang sulit, tapi kami punya potensi untuk menang. Ini akan jadi laga yang menarik," demikian Benitez.

Jelang Arsenal vs MU - Demi Memperbaiki Catatan di Kandang Sendiri


Arsenal menghadapi United dengan dilatari hasil tidak menyenangkan; dihantam Liverpool 1-5 di Anfield. Arsene Wenger pun menyebut hasil tersebut sebagai sebuah 'kecelakaan'.

Wenger juga bertekad untuk memperbaikinya dengan meraih hasil bagus atas United. Namun, dalam dua pertandingan terakhir di Emirates, Arsenal selalu gagal meraih kemenangan atas United.

Setelah kalah 1-2 dari United pada musim 2011/2012, Arsenal bermain imbang 1-1 pada laga musim 2012/2013. Dua hasil itu bak sebuah pola buruk yang terus berlangsung.

Di situs resmi klub, Wenger mengatakan bahwa jika sebuah klub tengah melalui catatan buruk, maka mereka harus berubah. Berbicara hasil kala menghadapi United di Emirates belakangan ini, tentu Arsenal harus berubah. Namun, berbicara hasil di liga belakangan ini, Wenger tidak berpendapat demikian.

Kekalahan dari Liverpool memang buruk, tapi Wenger percaya tidak perlu ada yang diubah.

"Jika sebuah catatan buruk adalah sebuah kontinuitas, maka Anda harus berubah. Tapi, itu hanya satu pertandingan. Biasanya yang perlu dilakukan hanyalah memberikan kepercayaan kepada para pemain (untuk memperbaiki semuanya)," ujar Wenger.

Skrtel Sempat Berpikir untuk Tinggalkan Liverpool

Liverpool - Martin Skrtel mengakui bahwa dirinya sempat berpikir untuk hengkang dari Liverpool setelah kerap ditepikan di musim lalu. Namun usai mengurungkan niat itu, kini dia bertekad untuk membuktikan kualitasnya.Musim lalu, Skrtel mulai dipinggirkan oleh Brendan Rodgers usai Liverpool disingkirkan Oldham Athletic di Piala FA. Sejak saat itu, dia kemudian hanya tampil lima kali dengan dua di antaranya sebagai starter.Namun kini Skrtel sudah kembali mendapat kepercayaan dari Rodgers. Bek internasional Slovakia itu selalu menjadi pilihan utama Rodgers untuk mengawal lini belakang The Reds. Secara keseluruhan, Skrtel sudah tampil 23 kali di Premier League musim ini dan selalu menjadi starter.Skrtel pun tak menampik jika dirinya sempat berpikir untuk meninggalkan klub yang sudah dibelanya sejak 2008 itu setelah lebih kerap duduk di bangku cadangan di musim lalu. Namun dia mengurungkan niatnya dan bertekad untuk membuktikan diri."Bohong jika aku katakan aku tidak berpikir untuk hengkang. Tidak mudah untukku setelah musim lalu. Aku dibangkucadangkan di paruh kedua musim dan itu adalah hal baru untukku," sahut Skrtel kepada Liverpool Echo."Tapi tidak mudah meninggalkan klub seperti Liverpool karena mereka masih merupakan salah satu klub terbaik di dunia. Setelah enam tahun di sini tidak mudah untuk mengatakan 'oke, aku akan pergi'.""Sebelum musim ini mulai, aku hanya mengatakan pada diriku sendiri 'aku akan berjuang dan bekerja sangat keras untuk menunjukkan pada orang-orang bahwa aku bisa bermain dan tampil sebagai starter," lanjut bek 29 tahun itu."Setelah pertandingan seperti hari Sabtu (menang 5-1 melawan Arsenal), aku senang bahwa aku bertahan. Liverpool adalah klub besar dan aku hanya ingin membuktikan bahwa aku bisa bermain untuk klub ini," lugasnya.