Pencarian Data

Tuesday, November 5, 2013

Javier Mascherano: Pantang Remehkan AC Milan

Milan harus tetap diwaspadai kendati sedang terjerat krisis hasil.

GOAL

Bagaimanapun kondisinya, meremehkan kekuatan AC Milan adalah hal yang haram dilakukan, demikian tegas gelandang Barcelona, Javier Mascherano.

Jomplang dengan Azulgrana yang menguasai puncak klasemen La Liga, Diavoli malah terpuruk di pentas Serie A dengan raihan hanya 12 poin dan sudah menderita lima kekalahan dalam 11 giornata.

Meski begitu, Masche tetap menganggap Milan ancaman yang pantas diperhitungkan dalam pertemuan kedua klub pada matchday 4 Liga Champions, Rabu (6/11) malam di Camp Nou.

"Mereka adalah klub dengan status, tradisi, dan kelas," ucap jangkar Argentina yang sering dipasang sebagai bek itu kepada Extra Time.

"Mereka tak memiliki start bagus musim ini, namun faktanya dalam laga-laga mereka telah mendemonstrasikan sesuatu."

"Bukan hanya melawan kami [imbang 1-1 di San Siro] tapi juga melawan Juventus. Mereka mungkin kalah 3-2 dari tim yang disebut terakhir, tapi memainkan laga menarik," tandas Masche.

Roberto Mancini Optimistis Galatasaray Lolos Dari Grup B

Mancini yakin bisa memanfaatkan performa buruk Juventus di Liga Champions sehingga bisa lolos dari fase grup.

GOAL

Pelatih Galatasaray Roberto Mancini menyatakan timnya punya peluang untuk lolos ke babak 16 besar jika bisa memenangi matchday 4 melawan tuan rumah Copenhagen, Rabu (6/11) dini hari WIB. Namun ia tetap mewaspadai performa klub Denmark itu jika bermain di kandang. 

Copenhagen tampil tangguh di fase grup Liga Champions beberapa musim terakhir. Terakhir, mereka berhasil menahan Juventus di kandang. Mancini berharap bisa mendapat hasil baik di Copenhagen. Galatasaray kini duduk di peringkat dua, unggul dua poin dari Juventus.

“Laga ini akan sangat sulit bagi kami. Copenhagen punya pelatih bagus dalam diri [Stale] Solbakken. Kami berada dalam posisi sulit setelah kalah 6-1 dari Real Madrid, namun kami masih hidup,” ujar Mancini.

“Ini adalah grup sulit, tetapi apapun bisa terjadi. Ini akan menjadi laga yang berbeda dengan pertemuan pertama di Istanbul [ketika Galatasaray menang 3-1] karena Copenhagen kuat di kandang.”

“Saya sangat senang dengan pemain saya, mereka bekerja keras dan terus berkembang. Juventus dan Real Madrid adalah yang favorit untuk lolos tetapi saya yakin kami bisa terus melaju,” tambah eks pelatih Internazionale dan Manchester City ini. 

Sami Hyypia: Shakhtar Donetsk Akan Tampil Beda Di Kandang

Hyypa meyakini Shakhtar akan berupaya membalas kekalahan 4-0 di pertemuan pertama.

GOAL

Pelatih Bayer Leverkusen Sami Hyypia meyakini Shakhtar Donetsk bakal tampil lebih kuat di Donbass Arena saat kedua tim bertanding, Rabu (6/11) dini hari WIB. 

Hyypia yakin penampilan pasukan Mircea Lucescu pada malam nanti akan jauh berbeda ketimbang di pertemuan pertama di mana Shakhtar takluk 4-0 di kandang Leverkusen.

“Kami sudah menganalisis laga pertama di Liverkusen. Kami memang pantas menang, tetapi saya pikir segalanya akan berbeda di Donetsk. Shakhtar adalah tim kuat dan mereka kini bermain di kandang, jadi saya yakin itu akan menjadi laga yang sulit bagi kami,” ujar Hyypia.

“Kami harus mengerahkan kemampuan terbaik kami dan juga menempatkan pemain berpengalaman di lapangan. Jika kami menang, kami akan sangat dekat untuk lolos ke babak gugur,” tambah eks bek Liverpool ini. 

Pele: Hargai Keputusan Diego Costa

Pele tak mempermasalahkan keputusan Costa yang lebih memilih Spanyol ketimbang Brasil.

GOAL

Legenda Brasil Pele memilih untuk tidak terlibat dalam perdebatan tentang Diego Costa yang lebih memilih Spanyol sebagai timnasnya. Pele respek terhadap keputusan yang telah dibuat penyerang kelahrian Brasil itu. 

Sebelumnya, Costa menjadi pusat perhatian setelah Brasil dan Spanyol sama-sama menginginkan jasanya. Namun pada akhir Oktober lalu ia mendeklarasikan untuk memilih La Roja. Alasannya, Costa mengakui berhutang budi pada Spanyol sebagai tempat ia berkarier. 

“Saya rasa, kita semua harus harus menghargai keputusan Diego. Itu adalah sikap yang bagus. Saya memahami bahwa dia harus punya keberanian untuk membuat keputusan ini,” ujar Pele.

“Dia mencoba untuk menjelaskannya bahwa dia dia tidak terlalu diterima di timnas Brasil dan lalu memutuskan untuk membela Spanyol. Saya pikir itu adalah keputusan yang tepat. Kami harus menghargainya,” tambah Costa. 

Henrikh Mkhitaryan Main Sepakbola Demi Mendiang Ayah

Mkhitaryan ingin terus bermain sepakbola demi mendiang ayahnya, dan menyatakan keluarganya hidup dari olahraga populer di dunia ini.

GOAL

Gelandang Borussia Dortmund Henrikh Mkhitaryan mengungkapkan, mendiang ayahnya telah berperan dalam melecut motivasinya untuk berkarir di sepakbola profesional.

Mkhitaryan menjadi salah satu pemain yang menjadi incaran sejumlah klub di bursa transfer musim panas lalu, dan akhirnya memilih bergabung dengan Borussia Dortmund. Pemain asal Armenia ini mengaku tidak terlalu mempertimbangkan uang dalam menjalani karirnya.

“Saya selalu berusaha meningkatkan kualitas permainan saya. Sekarang saya harus memikirkan masa depan. Saya berharap mengalami perkembangan di setiap laga. Saya ingin belajar di sepakbola, dan menggunakannya untuk membantu tim saya,” ujar Mkhitaryan kepada Welt.

“Selama tujuh tahun kami tinggal di Prancis, di mana [mendiang] ayah saya bermain sepakbola. Saat dia sakit, kami kembali ke Armenia.”

“Ketika kembali ke Aremnia, saya bilang kepada dia [mendiang ayah], saya ingin menjadi pesepakbola profesional. Sayangnya, ayah saya tidak bisa melihat hasilnya sekarang. Saya ingin terus bermain sepakbola demi ayah saya.”

“Sepakbola menjadi kehidupan keluarga kami. Ibu saya bekerja di federasi sepakbola Armenia. Beberapa tahun kemudian, adik perempuan saya bekerja di UEFA. Kami benar-benar keluarga sepakbola.”

Harapan Naga Mekes Pada Zulham Zamrun

Performa Zulham Malik Zamrun diharapkan terus meningkat kedepannya.

GOAL

Sepekan ini nama Zulham Malik Zamrun akrab di berbagai media, hal ini pun menyusul performa positif yang ditunjukan pemain berusia 25 tahun tersebut, kala menjalani partai uji coba internasional kontra Kyrgyzstan 1 November lalu.

Pemain kelahiran Ternate tersebut tentunya membela tim Merah Putih, dan mencetak dwi gol pada laga tersebut. Pada caps kedua Zulham bersama timnas Indonesia, ia dipercaya Jacksen F Thiago berduet dengan Samsul Arif Munip sebagai striker. Meski bukan posisi naturalnya, namun ia sukses membuktikan diri pada laga yang berakhir 4-0 tersebut.

Karier Zulham bersama timnas pun mendapat dukungan positif dari pihak klub manajemen Mitra Kukar, mereka mengaku akan selalu melepas dan mengharapkan Zulham bisa lebih baik untuk timnas dan selalu mendapat tempat.

"Memang sebelumnya, si Zulham tidak dipanggil oleh timnas. Tapi kemarin waktu laga persahabatan, ia dipanggil untuk memperkuat timnas," buka Noor Alam selaku asisten Manajer sebagaimana dilansir Tribun Kaltim.

"Kalau dipanggil untuk laga kualifikasi lawan Cina nanti, manajemen pasti melepasnya. Karena ini mewakili nama klub. Pemain Mitra yang masuk timnas sebelumnya hanya Ahmad Bustomi dan Raphael Maitimo. Mudah-mudahan Zulham juga bisa jadi starter," tambahnya. 

Franz Beckenbauer: Pep Guardiola Seperti Orang Kesurupan

Ikon Jerman tersebut terkesan dengan awalan mantan arsitek Barcelona di Bayern, namun juga meyakini bila Borussia Dortmund bisa menjadi ancaman serius di Bundesliga.

GOAL

Legenda Bayern Munich Franz Beckenbauer menyebut Pep Guardiola seperti 'orang kesurupan' setelah mengetahui kehausannya akan kesempurnaan.

Pria 42 tahun tersebut menangani Bayern di musim panas kemarin setelah satu tahun menepi dari urusan melatih. Meski baru sebentar di klub barunya, namun Beckenbauer mengaku terkesan dengan awalan pria Spanyol bersama juara bertahan Bundesliga.

"Guardiola itu seperti pria kesurupan, namun dalam cara yang baik," ujar Beckenbauer di Bild.

"Jika ia mendapati sebuah hal yang tidak ia sukai, maka dia bisa benar-benar menjadi gila akan hal tersebut.

"Secara umum, pekerjaan di Bayern merupakan pekerjaan termudah di luar sana. Kondisi yang ada di sini terbilang ideal untuk seorang pelatih."

Beckenbauer kemudian membahas mengenai persaingan untuk mempertahankan gelar Bundesliga, dengan menegaskan bahwa Bayern Munich mendapat persaingan ketat dari Borussia Dortmund.

"Dortmund pasti mampu memenangkan gelar liga jika Anda melihat skuat dan kemampuan mereka. Saya bisa melihat mereka bertarung demi gelar hingga akhir musim."

Bayern saat ini unggul satu poin atas Dortmund di tabel klasemen Bundesliga. 

Jermain Defoe Menyesal Tinggalkan West Ham United

Striker Tottenham ini pergi meninggalkan Upton Park pada 2004 setelah meminta untuk dijual, dengan mengakui cemoohan fans klub idolanya membuat hatinya perih.

GOAL

Striker Tottenham Hotspur Jermain Defoe masih mencintai West Ham United dan mengakui bahwa kepergiannya dari Upton Park merupakan sebuah kesalahan besar.

Seperti diketahui, pemain internasional Inggris itu pindah ke seberang wilayah London lainnya pada Januari 2004 dengan nilai transfer mencapai £6 juta.

Kepindahan tersebut membuat marah fans West Ham meingingat rivalitas diantara kedua kubu, dan Defoe pun mengakui bahwa ia masih menyesali keputusannya untuk pergi meninggalkan klub idolanya dan merasa ia mendapat saran yang buruk jelang kepergiannya ke klub tetangga.

"Itu adalah sebuah kesalahan besar. Saya sejatinya tidak ingin melakukannya," ujar Defoe kepada ITV4's 'Sport Life Stories', yang tayang hari ini.

"Kami membicarakan mengenai kepergian dari klub yang saya cintai pada saat itu setelah saya sukses promosi dari tim akademi bersama rekan-rekan saya, fans pun mencintai saya. Mereka brilian - tiap kali bermain mereka menyanyikan nama saya.

"Orang yang mewakiliki saya saat itu berkata, 'Anda harus meminta dijual dan pindah sejak dini karena semua pemain akan segera hengkang'.

"Saya mengingatnya dan saya gugup. Kala itu Paul Aldridge [yang kini menjabat sebagai kepala eksekutif West Ham] dan saya memberinya surat, dan ia berkata, 'Apa ini? Dan saya menjawab, 'Ini adalah permintaan untuk dijual'. Dia melihat saya sebagaimana ingin berkata, 'Apakah Anda bercanda?'

"Waktu itu sungguh gila. Saya merasa saya sudah berakhir dan orang-orang menyalahgunakan saya.

"Sampai hari ini saya bisa bayangkan fans West Ham melihat dan berpikir tentang saya, 'Memangnya dia pikir dia siapa? Beraninya Anda melakukan itu? Anda Judas'. Dan hal tersebut membuat saya benar-benar sedih karena jujur saja saya masih mencintai klub itu"

Bayern Munich Ingin Lolos Lebih Cepat

Selain mencanangkan ambisi lolos lebih dini, Bayern juga ingin memecahkan rekor kemenangan di Liga Champions.

GOAL

Para penggawa Bayern Munich mencanangkan tiga angka dari Viktoria Plzen saat melakoni matchday keempat Liga Champions di Doosan Arena, Rabu (6/11) dinihari WIB, agar lolos ke fase knock-out lebih cepat.

Bayern saat ini memuncaki klasemen Grup D dengan nilai sempurna dari tiga laga yang sudah dijalani. Kemenangan atas Plzen memastikan Bayern mendapatkan satu tempat di 16 Besar.

“Kami ingin lolos ke-16 Besar secepat mungkin. Dengan demikian, akan lebih mudah menjalani sisa pertandingan bila kami sudah lolos. Sebab, kami melakoni banyak laga dalam beberapa pekan ke depan,” ujar gelandang Mario Gotze dilansir laman Bundesliga Jerman.

Selain membidik tempat 16 Besar lebih dini, Bayern juga ingin memecahkan sembilan catatan kemenangan berturut-turut milik Barcelona.

“Rekor selalu spesial. Saat kesempatan itu ada, kami akan berusaha memecahkannya sebanyak mungkin. Kami ingin membawa pulang tiga angka,” kata Bastian Schweinsteiger.