Pencarian Data

Wednesday, March 5, 2014

Wayne Rooney Disiapkan Jadi Kapten Manchester United


David Moyes telah memutuskan untuk memberikan ban kapten Manchester United pada Wayne Rooney sebelum musim ini berakhir.

Klub ini mau tak mau harus menobatkan kapten baru di musim panas menyusul kepergian Nemanja Vidic. Bek ini akan pergi ke Internazionale, meninggalkan Old Trafford, sebagaimana diumumkan kemarin (5/3).

Kendati begitu, menurut Daily Star, Moyes telah menegaskan Rooney adalah pengganti yang tepat bagi Vidic. Ia pantas menyandang ban kapten dan ia bisa membawa angin segar setelah kepergia Vidic.

"Kapten yang sekarang akan pergi dan mengajukan Rooney, jimat tim ini, dan ini adalah hal paling logis karena ia [Rooney] adalah masa depan klub," ujarnya.

Belakangan, Rooney baru saja menandatangani kontrak lima tahun bersama United. 

Didier Drogba Senang Jadi Idola Romelu Lukaku


Legenda Chelsea Didier Drogba merasa bangga dengan fakta bahwa striker Romelu Lukaku mengidolai dirinya.

Seperti diketahui, Drogba sendiri sudah tidak lagi di Chelsea sebagaimana Lukaku yang kini tengah dipinjamkan ke Everton. Dalam sebuah keterangan, pemain asal Pantai Gading itu memberi saran agar bintang muda asal Belgia itu tetap menjadi dirinya sendiri.

“Benar adanya bahwa saya ini adalah idolanya,” ujar Drogba seperti dikutip dari Irish Mirror. “Sungguh menyenangkan bahwa dia menjadikan saya idolanya - namun tetap dia harus menjadi dirinya sendiri.

“Namun kita harus berhenti untuk membandingkan kami. Dia juga berbadan besar, namun ia sudah tangguh dan memiliki kualitas yang tidak saya miliki. Tentu saja, saya punya beberapa kemampuan yang tentu akan ia dapatkan seiring berjalannya waktu.

“Dia akan melakukan hal-hal besar dan hal itu sudah ia perlihatkan. Perkembangannya jauh lebih baik ketimbang saya. Di usia 19 tahun, dia sudah bisa di Chelsea, sedangkan saya masih di Le Mans,” imbuhnya.

Di masa peminjamannya di Goodison Park, Lukaku sukses mengemas sepuluh gol dan enam assistsdalam 22 penampilan. 

Ronald De Boer: Robin Van Persie Frustrasi Di Manchester United



Mantan pemain internasional Belanda Ronald De Boer meyakini bahwa striker Robin van Persie tengah mengalami frustrasi dengan musimnya di Manchester United.

Seperti diketahui, performa United di bawah David Moyes terbilang mengecewakan sebagaimana klub penghuni Old Trafford itu terdepak dari ajang Piala Liga dan Piala FA, dengan mereka yang juga kemungkinan tersisih di kancah Liga Champions setelah kalah 2-0 di leg pertama babak 16 besar dari Olympiakos.



Tak sampai di situ, The Red Devils juga mengalami inkonsistensi di Liga Primer, yang mana membuat mereka terpaku di urutan ketujuh di tabel klasemen sementara.

“Van Persie ingin bersaing untuk memperebutkan trofi dan semua mimpinya di tahun ini meleset,” ujar De Boer kepada talkSPORT.

“Hal itu tentu mengecewakan buat seorang pemain dengan kualitas seperti dia. Saya tidak yakin ia menikmati gaya bermain Man United. Dia itu adalah seorang pemain tim, namun dia suka memainkan sepakbola indah dan hal itu tidak ia dapatkan saat ini.

“Saya tahu dia dikritik, namun hal tersebut adalah wajar ketika Anda adalah seorang bintang. Orang-orang mengharapkan banyak hal dari Anda," tutupnya.

Yaya Toure Tak Pernah Berniat Ke Real Madrid


Gelandang Manchester City Yaya Toure menegaskan tidak akan pernah bergabung dengan Real Madrid karena Barcelona selalu ada di hatinya. 

“Saya fan Barca dan tidak berencana pergi ke Real Madrid,” kata penggawa internasional Panai Gading kepada Rac-1

Jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou 12 Maret mendatang, Toure menegaskan dia tidak akan melakukan selebrasi andai mencetak gol ke gawang Barcelona, klub di mana dia menghabiskan tiga tahun sebelum gabung Manchester City. 

“Saya tidak akan keluar dari rasa hormat. Orang di sana selalu mendukung saya, saya tidak bisa melakukan itu. Saya hanya bisa berterima kasih di Barcelona saya belajar untuk menang. 

“Wajar ada kekecewaan, tapi pemenang harus mendapat hasil positif,” lanjut Toure mengenai kekelahan di leg pertama. 

"Jika lawan bermain lebih baik, maka harus dikatakan. Barca lebih baik dan dengan itu mereka menang.” 

Santiago Garcia Alami Cedera


Bek Werder Bremen Santiago Garcia harus absen untuk beberapa pekan setelah ia mengalami cedera lutut di saat latihan.

Bek kiri itu mengalami masalah tersebut di hari Selasa, dan setelah berkonsultasi dengan dokter klub Gotz Dimanski, Bremen pun mengonfirmasi bahwa pria asal Argentina itu mengalami kerusakan di ligamen lutut kanannya.

“Masih belum bisa dipastikan seberapa lama Garcia akan absen meski banyak pemain biasanya hanya akan menepi untuk beberapa pekan karena cedera itu,” demikian bunyi pernyataan pihak klub melaluiwww.werder.de.

Di musim ini, pemain berusia 25 tahun itu tampil 15 kali di Bundesliga dengan mencetak dua gol.

Gareth Bale Bangga Bela Wales

Bale merasa terhormat bisa mewakili Wales di pentas internasional.


Winger Real Madrid Gareth Bale merasa bangga bisa menjadi wakil Wales di pentas internasional.

Seperti diketahui, Bale di pertandingan terakhir menjadi penampil terbaik dengan ia yang mencetak satu gol dan memberi satu assist untuk diselesaikan oleh James Collins sebagaimana Wales ia bawa menang atas Islandia dengan skor 3-1.

“Saya selalu katakan bahwa itu adalah sebuah kehormatan untuk bermain bagi negara saya dan jika saya fit maka saya akan datang dan bermain,” ujar pemain berusia 24 tahun itu kepada Sky Sports. "Saya senang. Saya menikmati waktu saya selagi di sini bersama dengan yang lain. Menyenangkan bisa ada di sini.

“Kami ini adalah sebuah skuat yang sudah tergabung untuk beberapa waktu dan mudah-mudahan kami bisa mulai melakukan hal yang lebih. Saya pikir semakin banyak laga yang kami mainkan bersama, maka kepercayaan diri kami juga akan bertambah.”

Nasib Cristian Lenglolo Ditentukan Pekan Ini

Raja Isa masih akan memantau perkembangan Cristian Lenglolo pada pekan ini sebelum diputuskan masuk starting XI, atau tidak.


Pelatih Persijap Jepara Raja Isa mengungkapkan, ia masih memantau perkembangan striker asing Cristian Lenglolo sebelum mengeluarkan keputusan untuk mempertahankan sang pemain di starting XI, atau tidak saat menjamu Persik Kediri awal pekan depan.

Lenglolo dianggap belum memberikan penampilan terbaik untuk Persijap di Indonesia Super League (ISL) musim ini. Bahkan, posisi Lenglolo kini terancam dengan kehadiran Boy Jati yang menjadi rekrutan Laskar Kalinyamat bersama Cucu Hidayat.

Bersama Laskar Kalinyamat, striker asal Kamerun tersebut belum menyumbang gol. Padahal, pelatih Raja Isa berharap banyak pada ketajaman penyerang bertinggi 180 cm tersebut. Dia mengakui, saat ini masa-masa pahit Lenglolo selama berkarier di Indonesia.

“Saya ikut prihatin kondisi Lenglolo. Cedera engkel yang tak kunjung sembuh mengganjal langkah pembuktiannya,” ujar Raja Isa kepada Goal Indonesia.

“Dia [Lenglolo] masih belum bisa beradaptasi dengan rekan-rekannya. Masih ada waktu beberapa hari ke depan [sebelum] melawan Persik. Saya lihat kondisi dia selama pekan ini.”

Melalui Raja Isa, Lenglolo menyampaikan permintaan maaf kepada fans Persijap dirinya belum bisa memberikan kontribusi maksimal hingga laga kelima. Sebagai striker, kinerjanya masih kalah dibanding Noorhadi dan Danial yang masing-masing sudah mengoleksi dua gol.

“Fans belum puas kinerja Lenglolo. Tapi dia berjanji akan bekerja keras, dan memberikan pembuktian di lini depan dengan gol. Saya melihat keinginan, dan usaha keras Lenglolo kembali tampil prima sebelum tanggal 10 Maret. Dia harus menghilangkan trauma cedera engkelnya. Saya yakin dia akan tampil luar biasa bersama tim,” tutur pelatih asal Malaysia ini. (gk-18)

Santiago Garcia Alami Cedera

Bek Werder Bremen itu harus menepi beberapa pekan setelah mendapati cedera lutut.


Bek Werder Bremen Santiago Garcia harus absen untuk beberapa pekan setelah ia mengalami cedera lutut di saat latihan.

Bek kiri itu mengalami masalah tersebut di hari Selasa, dan setelah berkonsultasi dengan dokter klub Gotz Dimanski, Bremen pun mengonfirmasi bahwa pria asal Argentina itu mengalami kerusakan di ligamen lutut kanannya.

“Masih belum bisa dipastikan seberapa lama Garcia akan absen meski banyak pemain biasanya hanya akan menepi untuk beberapa pekan karena cedera itu,” demikian bunyi pernyataan pihak klub melaluiwww.werder.de.

Di musim ini, pemain berusia 25 tahun itu tampil 15 kali di Bundesliga dengan mencetak dua gol.

Yaya Toure Tak Pernah Berniat Ke Real Madrid

Mantan gelandang Barcelona mengklaim Los Blancos tidak pernah masuk dalam opsi karena kecintaannya kepada Blaugrana.


Gelandang Manchester City Yaya Toure menegaskan tidak akan pernah bergabung dengan Real Madrid karena Barcelona selalu ada di hatinya. 

“Saya fan Barca dan tidak berencana pergi ke Real Madrid,” kata penggawa internasional Panai Gading kepada Rac-1

Jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou 12 Maret mendatang, Toure menegaskan dia tidak akan melakukan selebrasi andai mencetak gol ke gawang Barcelona, klub di mana dia menghabiskan tiga tahun sebelum gabung Manchester City. 

“Saya tidak akan keluar dari rasa hormat. Orang di sana selalu mendukung saya, saya tidak bisa melakukan itu. Saya hanya bisa berterima kasih di Barcelona saya belajar untuk menang. 

“Wajar ada kekecewaan, tapi pemenang harus mendapat hasil positif,” lanjut Toure mengenai kekelahan di leg pertama. 

"Jika lawan bermain lebih baik, maka harus dikatakan. Barca lebih baik dan dengan itu mereka menang.” 

Spanyol 1-0 Italia

La Roja kembali mengungguli Gli Azzurri berkat gol tunggal Pedro dalam partai uji coba di Madrid.


Gol semata wayang Pedro Rodriguez di paruh kedua cukup bagi Spanyol untuk mengatasi perlawanan Italia dengan skor 1-0 dalam laga eksebisi di Vicente Calderon, Kamis (6/3) dinihari WIB.

Tampil mendominasi, La Roja, yang mengalahkan Italia di final Euro 2012 dan semi-final Piala Konfederasi 2013, harus menanti hingga melewati sejam permainan untuk meruntuhkan tembok pertahanan Gli Azzurri. Gol yang dicetak Pedro itu akhirnya menjadi satu-satunya pembeda di antara kedua tim.
Tajuk laga yang "hanya" uji coba sama sekali tidak terlihat saat permainan dimulai. Kedua tim langsung menunjukkan kengototan untuk keluar sebagai pemenang dan sudah saling menebar ancaman di menit-menit awal.

Pertama Spanyol memperoleh kesempatan lewat Jordi Alba yang naik ke depan dan mendapat bola dari Andres Iniesta, tapi upaya sang bek kiri dapat dipatahkan penyelamatan cermat Gianluigi Buffon.

Tak berselang lama, gantian Italia menggeber serangan dan mereka bahkan terbilang kurang beruntung tidak memecahkan kebuntuan. Sebuah umpan silang Alessio Cerci gagal menemui rekan setim dan terus meluncur hingga membentur tiang sebelum memantul balik dan ditangkap Iker Casillas.

Setelahnya penguasaan permainan menjadi milik La Roja dengan gaya tiki-taka khas mereka. Sepasang kesempatan didapatkan Cesc Fabregas, tapi keduanya masih meleset dari target.

Italia tentunya tidak berdiam diri. Kendati menjadi kubu yang terdominasi, mereka sanggup mengancam lewat aksi Pablo Osvaldo, yang melewati hadangan Sergio Ramos sebelum melepas tembakan yang melebar di samping gawang Tim Matador.

Permainan berjalan semakin menarik di babak kedua menyusul sejumlah pergantian oleh kedua pelatih. Vicente Del Bosque di kubu Spanyol melakukan tiga perubahan langsung dengan menyuntikkan David Silva, Xabi Alonso, juga Victor Valdes menggantikan masing-masing Fabregas, Sergio Busquets, serta Casillas. Tiga substitusi juga dibuat Cesare Prandelli untuk Italia, termasuk Andrea Pirlo yang masuk mengisi tempat Antonio Candreva.

La Roja tetap dominan dan terlihat lebih berpeluang untuk memecah kebuntuan lebih dahulu ketimbang sang tamu. Hanya enam menit pascainterval, Buffon dipaksa beraksi untuk mementahkan tembakan Thiago Alcantara dari dalam kotak untuk menjaga skor kacamata.

Berkali-kali mencoba, tekanan Tim Matador akhirnya terbayar di menit ke-63. Silva dan Iniesta bermaksud melakukan kombinasi satu-dua, tapi upaya lini pertahanan Italia untuk memotong justru membuat bola bergulir ke arah Pedro Rodriguez, yang langsung melepas tendangan keras kaki kiri. Meski Buffon sempat menjangkau, bola tetap bersarang di dalam gawang Gli Azzurri.

Italia menolak menyerah, tapi mereka kesulitan menghasilkan ancaman nyata ke wilayah pertahanan Spanyol di babak kedua. Justru kubu tuan rumah yang hampir menggandakan keunggulan di sepuluh menit terakhir saat tembakan Diego Costa berakhir tipis di sisi gawang kawalan Buffon.

Peluang emas lagi-lagi didapat Spanyol tiga menit jelang bubaran. Santi Cazorla, yang baru masuk menggantikan Pedro, menerima sodoran manis Silva di kiri kotak penalti, namun percobaannya mampu dihadang Ignazio Abate dan hanya membuahkan sepak pojok.

Memasuki waktu tambahan, Italia mungkin dapat mencuri gol penyeimbang dari situasi tendangan penjuru andai Xabi Alonso tidak menampilkan aksi krusial untuk membuang bola dengan sundulannya sebelum sampai ke Mattia Destro di tiang jauh.

Di lain pihak, tepat sebelum bubaran Spanyol juga berkesempatan menambah angka dari tembakan Jesus Navas, tapi Buffon masih sigap menyelamatkan gawangnya.