Pencarian Data

Monday, March 10, 2014

Samir Nasri Tak Ingin Lihat Lionel Messi Menggila Lagi


Rafael Bertekad Sapu Bersih Kemenangan


Sociedad Ditaklukkan Rayo di Anoeta

San Sebastian - Real Sociedad gagal mendekatkan diri ke posisi empat besar klasemen setelah takluk dari tamunya Rayo Vallecano dengan skor 2-3 di pekan ke-27 La Liga.Pada laga yang dihelat di Anoeta Stadium, Selasa (11/3) dinihari WIB, Sociedad sebenarnya mampu mengawali laga dengan baik. Di menit kedua Inigo Martinez membawa tuan rumah memimpin 1-0.Tapi dua menit setelahnya Rayo menyamakan kedudukan 1-1 lewat penalti Joaquin Larrivey.Skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Sociedad di penghujung babak pertama setelah Ruben Pardo menjebol jala Claudio Bravo. Tapi dua menit selepas jeda Alberto Bueno mengoyak gawang Sociedad dan skor lagi-lagi sama 2-2.Kemudian Rayo tampil sebagai pemenang di laga ini usai Ruben Rochia mencatatkan namanya di papan skor.Dengan kekalahan ini, Sociedad tertahan di posisi keenam klasemen dengan 43 poin, selisih delapan angka dari Athletic Bilbao di posisi empat. Sementara Rayo masih tertahan di urutan ke-19 dengan 26 poin.Di El Sadar, tuan rumah Osasuna takluk dua gol tanpa balas dari Malaga lewat gol-gol Samuel Garcia dan Nordin Amrabat.Malaga naik ke posisi ke-13 dengan 29 angka sementara Osasuna masih di urutan ke-15 dengan 29 angka.

Ucapannya Disalahartikan, Deulofeu Diyakini Lanjut di Everton Musim Depan


Menjalani musim in dengan status pemain pinjaman di Everton, Delulofeu tampil memuaskan dan kerap jadi pilihan utama Martinez di lini serang.

Tak ayal performa memuaskan Deulofeu bikin Martinez puas dan berkeinginan untuk meneruskan masa peminjaman pemain 19 tahun itu.

Tapi masalahnya adalah Deulofeu belum tentu mau melanjutkan kariernya di Goodison Park sebab ia berhasrat untuk kembali ke Barca dan berjuang mendapat tempat di tim inti.

Wawancara dengan media Spanyol itu kemudian sampai di telinga Martinez, yang langsung menegaskan bahwa klubnya masih punya peluang untuk bisa melanjutkan masa peminjaman Deulofeu.

Disebut pernyataan Deulofeu soal Barca dipelintir oleh media-media di Eropa sana.

"Saya pikir pernyataannya disalah artikan. Wawancara dengan Catalan Radio dan pertanyaannya adalah 'Apakah Anda ingin suatu hari bermain untuk tim utama Barcelona?," ujar Martinez kepada Liverpool Echo.

Wenger Abaikan Status Favorit Arsenal di Piala FA

London - Arsenal kini jadi satu-satunya tim besar yang tersisa di Piala FA yang membuat mereka jadi favorit juara. Tapi manajer The Gunners Arsene Wenger menegaskan bahwa status tak berarti apapun.Piala FA kini telah mencapai babak semifinal. Empat tim tersisa di mana Arsenal akan bertandang ke tim divisi Championship Wigan Athletic sementara Hull City menjamu tim divisi tiga Sheffield United.Komposisi ini tak bisa dipungkiri menempatkan Arsenal sebagai unggulan utama untuk juara. Di atas kertas memang hanya Hull City yang satu level dan dinilai bisa menandingi anak-anak London utaraNamun meski mengakui timnya favorit, Wenger tak lantas menganggapnya sebagai jaminan kelolosan apalagi juara. Ia menekankan timnya harus mengerahkan penampilan terbaik, apalagi mengingat Wigan yang jadi lawan mereka berikutnya mampu menyingkirkan lawan sekaliber Manchester City."Piala FA adalah Piala FA. Apa yang kami pelajari adalah bahwa konsistensi Wigan menunjukkan mereka punya kualitas untuk mengatasi tekanan di turnamen ini," katanya di situs resmi klub."Mereka menciptakan kejutan yang sangat besar jadi kami diingatkan bahwa hanya performa level top lah yang akan membawa kami lolos," lanjutnya."Jika Anda ingin menyebut kami akan jadi favorit juara, saya setuju tapi menjadi favorit tidak membuat Anda memenangi laga. Performa membawa Anda memenangi laga dan di situlah kami harus fokus," demikian manajer asal Strasbourg, Prancis ini.

Jelang Atletico vs Milan - Singkirkan Rossoneri Lalu Lanjutkan Mimpi Juara

Jakarta - Sebagai kuda hitam di Liga Champions musim ini, Atletico Madrid bermimpi melaju ke final dan juara untuk pertama kalinya. Menyingkirkan AC Milan jadi langkah berikutnya untuk mendekati The Big Ear.Atletico Madrid musim ini menjelma jadi salah satu kekuatan yang cukup diperhatikan. Anak-anak asuh Diego Simeone tak hanya oke di Liga Spanyol, tapi juga di Liga Champions.Di La Liga kini mereka menempati posisi dua di belakang Real Madrid dan di depan Barcelona. Peluang juara masih sangat terbuka karena selisih dengan rival sekota hanya tiga angka dan kompetisi masih menyisakan 11 pertandingan.Sementara itu, mereka juga merintis jalan menuju gelar juara di Eropa. Menghadapi Milan di babak 16 besar, Los Cholconeros berkesempatan besar menginjakkan kaki ke perempatfinal usai menang 1-0 di San Siro. Leg kedua bakal berlangsung Rabu (12/3/2014) dinihari WIB nanti di Vicente Calderon.Diego Costa mengakui timnya memang memimpikan titel Liga Champions pertama, tapi fokus untuk saat ini adalah memastikan diri melewati Milan."Kami semua bermimpi soal juara, bukan hanya saya," katanya di situs resmi UEFA dikutip Football Espana."Ini adalah mimpi yang kami tahu sangat sulit, rumit, tapi kami akan menjalani pertandingan demi pertandingan satu per satu dan semoga saja berhasil melewati Milan. Kemudian kami akan berpikir soal menjuarainya lagi nanti," lanjutnya."Rekan-rekan setim saya berkata pada saya, terutama Tiago, bahwa Liga Champions adalah dunia lain dan saya ingin merasakannya sendiri. Liga Champions itu spesial dan impresif bagi setiap pemain yang tampil di dalamnya," tandas pemain kelahiran Lagarto, Brasil ini.

Jelang Barcelona vs City - Misi Ganda The Citizens di Camp Nou

Manchester - Dua misi penting dibawa Manchester City ke Camp Nou saat menghadapi Barcelona besok. Tak hanya tiket lolos ke perempatfinal, The Citizens ingin jadikan laga itu sebagai momentum kebangkitan menuju sisa musim ini.City tengah dalam kondisi yang tak bagus pasca kekalahan 0-2 dari Barca di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Mereka butuh kemenangan minimal selisih tiga gol di leg kedua, Kamis (13/3) dinihari WIB besok untuk lolos.Bukan pekerjaan mudah mengingat Los Cules begitu tangguh di kandang musim ini. Apalagi menilik jalannya pertandingan pertama lalu, Barca jelas lebih difavoritkan.Tapi City tak gentar dan merasa peluang mereka untuk lolos pun masih terbuka. Untuk itu Manuel Pellegrini menuntut Sergio Aguero dkk. untuk tampil maksimal.Apalagi mereka baru saja tersingkir di Piala FA usai kalah dari Wigan. Jadilah Liga Champions dan Premier League sebagai dua arena terakhir penjaga asa trofi City."Saya pikir kami semuanya bekerja sama-sama. Kami bertanggung jawab untuk menang," ujar Pellegrini di Sky Sports."Kami sudah merebut satu trofi dan kami memenanginya. Kini kami harus terus melanjutkan penampilan kami di Liga Champions dan Premier League," sambungnya."Banyak hal yang harus kami perjuangkan hingga akhir musim. Pertama-tama menang di kandang Barcelona dan lalu coba mencapai puncak klasemen dengan tiga laga simpanan kami," paparnya."Kami harus bereaksi. Kami masih punya kemungkinan lolos. Kami akan mencoba sebaik mungkin tampil oke dan kita lihat apa yang akan terjadi melawan Barcelona.""Kemenangan akan selalu memberi Anda kepercayaan diri tapi mungkin di laga seperti ini bisa memancing reaksi tim. Mungkin reaksinya positif," tutupnya.

Pellegrini: Aguero ke Barca atau Madrid? Mustahil

Manchester - Sergio Aguero baru-baru ini namanya dikait-kaitkan dengan Barcelona dan Real Madrid. Tapi Manuel Pellegrini memastikan Manchester City sudah menutup pintu keluar rapat-rapat untuk Aguero.

Aguero sejak dibeli dari Atletico Madrid dua musim lalu memang langsung jadi andalan City di lini depan. Di musim pertamanya saja ia langsung menyumbangkan trofi Premier League lewat tembakan di detik terakhir laga kontra Queens Park Rangers

Total pemain 25 tahun itu sudah bikin 73 gol dari 113 penampilan di seluruh kompetisi. Meski striker-striker City silih datang berganti, tapi tetap pemain Argentina itu jadi pilihan utama di lini depan.

Terbukti Februari lalu tanpa Aguero, City cuma bisa bikin tiga gol dari lima pertandingan selama bulan itu. Tak ayal performa oke Aguero ini sudah menarik minat dua raksasa Spanyol, Barca serta Madrid.

Kedua klub memang masih mencari pemain depan yang mumpuni dan Aguero jadi incaran utama mereka. Tapi sayangnya impian itu harus dikubur dalam-dalam karena City tak akan pernah melepas Aguero.

"Aku pikir Sergio tidak akan meninggalkan Manchester City," ujar Pellegrini kepada Manchester Evening News seperti dikutip Football Espana.

"Sergio sangat bahagia di sini. Anda tidak akan pernah tahu seperti apa ke depannya, tapi dia adalah pemain yang sangat penting di sini," sambungnya.

"Klub besar tidak akan menjual pemain terbaik mereka dan saya pikir Sergio tak akan kemana-mana," tutupnya.

Franz Beckenbauer Puji Dampak Matthias Sammer



Bayern Munich tidak akan menikmati sukses seperti sekarang jika direktur olahraga Matthias Sammer tidak ada di klub, menurut Franz Beckenbauer. 

Sammer dikritik pelatih Borussia Dortmund Jurgen Klopp akhir pekan lalu, yang mempertanyakan perannya di Allianz Arena, sebelumnya kedua orang ini terlibat ketegangan di pinggir lapangan musim lalu. 

Namun, pria 46 tahun menikmati hubungannya sebagai direktur olahraga dengan pelatih Jupp Heynckes dan relasinya dengan Pep Guardiola juga berjalan lancar. 

“Saya berani mengatakan, tanpa Sammer Bayern tidak akan memiliki sukses ini,” kata legenda Jerman kepada Sky

Matthias datang di saat yang tepat ketika orang mengatakan Bayern sudah habis. 
“Dengan Heynckes beberapa mimpi dikembangkan, kedua orang ini membawa Bayern kembali hidup. Sekarang ini sama dengan Guardiola. Tidak ada pasangan yang lebih baik dari duet Sammer dan Guardiola,” tutup Beckenbauer. 

Michael Carrick Tak Sabar Hadapi Liverpool


Michael Carrick tak sabar untuk melakoni laga Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Liverpool di Old Trafford, Minggu (16/3) besok.

Walau tampil buruk di era David Moyes musim ini, Carrick yakin United mampu memberi kejutan saat menghadapi seteru abadi mereka, The Reds. Bekal kemenangan 3-0 atas West Brom juga sukses mendorong mereka ke peringkat enam, tapi masih tertinggal 11 poin dari Liverpool.

Carrick tetap bersikeras klasemen tidak akan memengaruhi performa mereka akhir pekan nanti. "Selanjutnya kami akan menghadapi Liverpool dan itu adalah laga besar," ujarnya pada situs resmi klub. "Berapapun posisi kedua klub, laga ini adalah laga penting."

"Belakangan, dengan rivalitas ini, kami selalu ada di atas mereka sementara sekarang yang terjadi adalah sebaliknya. Namun saya tak pernah menganggap peringkat akan memengaruhi laga. Jika kami berada di puncak klasemen, hal itu hanya sedikit berpengaruh, sama halnya sekarang."

"Laga nanti akan jadi laga yang seru dan kami semua menantikan laga itu," tandas sang gelandang veteran ini.

Liverpool, yang kalah 1-0 September lalu, tak pernah mengungguli United sejak musim 2001/02 dan kalah di Old Trafford
 musim ini, tepatnya di Piala Liga. 

ele: Lionel Messi Di Barcelona Beda Dengan Argentina

Legenda Brasil mengatakan ada dua versi berbeda dari bintang Barcelona.


Pele mengatakan Lionel Messi tidak main bagus untuk Argentina seperti ketika dia membela Barcelona, karena minimnya pemahaman dengan rekan setim di level internasional. 

Messi kerap dibanjiri kritik setiap membela negara kelahirannya, karena diyakini dia lebih bekerja keras untuk Blaugrana dibandingkan Albiceleste, dan Pele yakin ada alasan lain yang melatarbelakangi perbedaan penampilan. 

“Ketika Anda melihat dia main dengan Barcelona, dia Messi, tapi ketika Anda melihatnya main untuk Argentina, dia Messi yang berbeda,” ujar pria 73 tahun kepada Marca

“Dengan Barcelona dia dikelilingi oleh dua atau tiga pemain hebat seperti Xavi dan [Andres] Iniesta untuk membantunya. Dengan Argentina ini berbeda karena lebih sulit terkoneksi dengan rekan setimnya. 

“Ini benar-benar Messi yang berbeda,” tutup eks penyerang Brasil. 

Giorgio Chiellini: Mario Balotelli Adalah Talenta Terhebat Italia

Bek tengah ini yakin Balotelli akan kembali bersinar di Brasil musim panas nanti.


Giorgio Chiellini yakin, Mario Balotelli adalah bakat terhebat yang dimiliki oleh Italia jelang putaran final Piala Dunia di Brasil musim panas nanti.

Penyerang AC Milan, yang mencetak dua gol kontra Jerman di semi-final Euro 2012, siap untuk memimpin Italia di lini depan lagi dan Chiellini merasa ia bisa gemilang lagi berkat kesetiannya padaAzzurri.

"Mario Balotelli tak diragukan lagi sebagai bakat terhebat di sepakbola Italia," ujarnya pada Goal. 

"Karirnya sejauh ini boleh saja naik turun, tapi mari berharap agar di Piala Dunia ia akan membawa timnya menjawab harapan fans Italia." 

Michael Carrick Tak Sabar Hadapi Liverpool

Walau tampil buruk di era David Moyes musim ini, Carrick yakin United mampu memberi kejutan saat menghadapi seteru abadi mereka, The Reds.


Michael Carrick tak sabar untuk melakoni laga Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Liverpool di Old Trafford, Minggu (16/3) besok.

Walau tampil buruk di era David Moyes musim ini, Carrick yakin United mampu memberi kejutan saat menghadapi seteru abadi mereka, The Reds. Bekal kemenangan 3-0 atas West Brom juga sukses mendorong mereka ke peringkat enam, tapi masih tertinggal 11 poin dari Liverpool.

Carrick tetap bersikeras klasemen tidak akan memengaruhi performa mereka akhir pekan nanti. "Selanjutnya kami akan menghadapi Liverpool dan itu adalah laga besar," ujarnya pada situs resmi klub. "Berapapun posisi kedua klub, laga ini adalah laga penting."

"Belakangan, dengan rivalitas ini, kami selalu ada di atas mereka sementara sekarang yang terjadi adalah sebaliknya. Namun saya tak pernah menganggap peringkat akan memengaruhi laga. Jika kami berada di puncak klasemen, hal itu hanya sedikit berpengaruh, sama halnya sekarang."

"Laga nanti akan jadi laga yang seru dan kami semua menantikan laga itu," tandas sang gelandang veteran ini.

Liverpool, yang kalah 1-0 September lalu, tak pernah mengungguli United sejak musim 2001/02 dan kalah di Old Trafford musim ini, tepatnya di Piala Liga. 

Franz Beckenbauer Puji Dampak Matthias Sammer

Tidak ada pasangan yang lebih baik dari duet Sammer dan Guardiola, klaim Beckenbauer.


Bayern Munich tidak akan menikmati sukses seperti sekarang jika direktur olahraga Matthias Sammer tidak ada di klub, menurut Franz Beckenbauer. 

Sammer dikritik pelatih Borussia Dortmund Jurgen Klopp akhir pekan lalu, yang mempertanyakan perannya di Allianz Arena, sebelumnya kedua orang ini terlibat ketegangan di pinggir lapangan musim lalu. 

Namun, pria 46 tahun menikmati hubungannya sebagai direktur olahraga dengan pelatih Jupp Heynckes dan relasinya dengan Pep Guardiola juga berjalan lancar. 

“Saya berani mengatakan, tanpa Sammer Bayern tidak akan memiliki sukses ini,” kata legenda Jerman kepada Sky

“Matthias datang di saat yang tepat ketika orang mengatakan Bayern sudah habis. 

“Dengan Heynckes beberapa mimpi dikembangkan, kedua orang ini membawa Bayern kembali hidup. Sekarang ini sama dengan Guardiola. Tidak ada pasangan yang lebih baik dari duet Sammer dan Guardiola,” tutup Beckenbauer. 

Adel Taarabt: AC Milan Tidak Takut Pada Atletico Madrid

Taarabt menyebut Liga Champions sebagai kompetisi yang berbeda dengan La Liga.


Adel Taarabt menyatakan, AC Milan tidak takut pada Atletico Madrid. Pernyataan itu dikemukakan jelang pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (12/3) dinihari WIB.

Di pertemuan pertama di San Siro, Rossoneri menelan kekalahan 1-0 lewat gol tunggal Diego Costa. Dengan begitu, Atletico memiliki keuntungan jelang leg kedua nanti.

Namun, Taarabt yakin AC Milan masih memiliki peluang untuk lolos ke babak perempat-final.

"Kami seharusnya bisa menang di San Siro. Itu bisa saja 2-0 untuk kami, tapi kami tidak beruntung," ujar Taarabt di channel resmi televisi klub.

"Pada Selasa, kami tidak merasa takut soal menghadapi Atletico Madrid."

"Mereka adalah klub kuat dan mereka ada di posisi kedua liga Spanyol. Tapi, Liga Champions adalah kompetisi yang berbeda."

"Di San Siro, kami menunjukkan bisa mendominasi. Tidak melihat tidak ada alasan kenapa kami tidak melakukan hal yang sama di Madrid."

Arsene Wenger Yakin Kalahkan Bayern Munich

Berbekal pengalaman terdahulu, Wenger percaya tugas sulit menaklukkan Bayern di Allianz dapat direalisasikan Arsenal.


Arsene Wenger kembali mengapungkan optimismenya akan kapasitas Arsenal untuk memutar defisit agregat 2-0 dari Bayern Munich dan melaju ke babak perempat-final Liga Champions.

Dipaksa menyerah dalam pertemuan pertama fase 16 besar di Emirates lewat gol-gol Toni Kroos dan Thomas Muller, The Gunners diwajibkan membekuk sang juara bertahan di Allianz Arena, Selasa (11/3) malam, dengan mencetak sekurang-kurangnya tiga gol.

Berbekal pengalaman di masa lampau, termasuk kemenangan atas Bayern musim lalu, Wenger percaya target sulit itu dapat direalisasikan Arsenal.

"Cara untuk meraih kemenangan adalah memproduksi performa level top dan tampil dengan kualitas dan keyakinan," ujar Sang Profesor kepada reporter.

"Sejarah penting dalam keyakinan kami. Kami tahu kami dapat melakukannya, karena kami telah melakukannya sebelumnya. Yang terpenting, ini adalah tugas yang mungkin diwujudkan. Tim saya memiliki kualitas dan ambisi."

"Kami tahu kami mesti menyerang, tapi kami juga tahu kami harus bertahan. Kami mesti menemukan keseimbangan yang tepat. Statistik tidak berpihak kepada kami, tapi kami pernah menang 5-1 di markas Inter, kami pernah menang di semua tempat di Eropa."

Toni Kroos Buka Peluang Ke Manchester United



Gelandang Bayern Munich Toni Kroos telah membuka kemungkinan untuk berganti klub di musim panas nanti sebagaimana Manchester United yang disebut intens mendekatinya.Seperti diketahui, Kroos, 24, sempat masuk dalam bidikan United di musim dingin kemarin meski pada akhirnya memilih bertahan di Allianz Arena sembari menunggu kontrak baru.Akan tetapi, kejelasan akan masa depannya masih abu-abu mengingat perpanjangan kerjasama belum juga terjalin selagi ia yang masih menyisakan 15 bulan kontrak.Dalam sebuah keterangan jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Munich, Kroos pun mengapungkan kemungkinan untuk pindah ke Inggris, dengan berkata: “Memang belum ada keputusan yang telah diambil. Namun bukan rahasia lagi bahwa Liga Primer adalah sebuah kemungkinan untuk saya,” ujarnya.Di musim ini, pemain internasional Jerman itu telah tampil 22 kali di Bundesliga dengan ia yang mengemas satu gol dan empat assists.

Steven Fletcher Ingin Kembali Ke Bentuk Terbaik


Striker Sunderland Steven Fletcher berambisi untuk kembali ke bentuk terbaik setelah musimnya kerap diganggu cedera.

Fletcher, 26, baru saja turun selama 90 menit saat timnya menelan kekalahan 3-0 di ajang Piala FA menghadapi Hull City. Meski kalah, ia senang bisa kembali ke lapangan dan bertekad untuk memperbaiki performanya.

“Saya butuh sebuah gol dan kemudian mudah-mudahan yang lainnya bakal menyusul,” ujar Fletcher seperti dikutip dari Sky Sports. “Saya hanya berkonsentrasi untuk mendapatkan menit bermain sekarang, dan mudah-mudahan gol-gol akan mengikuti.

“Setiap striker menginginkan sebuah gol, dan saya butuh satu untuk mulai menapaki performa. Saya sebelum ini belum mendapati laju pada musim ini karena cedera, sehingga nantinya akan terasa bagus jika bisa mendapatkan satu gol.
“Itu adalah 90 menit pertama saya untuk beberapa waktu, jadi itu bagus. Saya hanya kecewa dengan hasil akhir.”

Barcelona Bahas Kontrak Baru Pedro Rodriguez


Jose Mourinho Sentil Luis Suarez?


Walau tidak menyebut nama Luis Suarez secara langsung, Jose Mourinho diyakini menyindir striker Liverpool itu sebagai "si raja penalti".

Sebutan itu dilontarkan sang manajer Chelsea ketika ia dimintai perihal keterangan insiden kontroversial dalam kemenangan telak 4-0 atas Tottenham Hotspur akhir pekan lalu, saat Samuel Eto'o dilanggar Younes Kaboul. Selain penalti yang sukses dikonversi Eden Hazard, kejadian itu juga berujung dengan kartu merah langsung buat Kaboul.

Alih-alih membela Eto'o secara langsung, Mou justru melancarkan serangan kepada pemain tim lain yang menurutnya kerap sengaja mencari penalti, dan media Inggris meyakini yang dimaksudnya adalah Suarez.

"Saya tidak melihat video insiden Eto'o dan penalti tersebut tapi saya ingin melihatnya. Anda tahu siapa raja penalti, Anda tahu di mana mereka, dan mereka tidak di sini," kata Mou dilansir The Mirror.

"Kami memiliki kesempatan emas di menit kedua laga, ketika pemain-pemain tim lain biasanya mengincar penalti dan kartu merah untuk kiper," imbuh sang bos, merujuk kepada tindakan Hazard yang tidak menjatuhkan diri meski terlihat ada kontak dengan Hugo Lloris.
"Hazard tidak melakukan itu. Dia lebih memilih menjauh dari kiper dan tendangannya dari sudut sempit meleset. Tapi pemain-pemain lain di liga ini, dalam situasi tersebut, mereka sengaja bergerak ke penjaga gawang."