Pencarian Data

Thursday, December 12, 2013

Ini 32 Tim yang Bersaing di Europa League

London : Babak penyisihan grup Europa League sudah selesai, Jumat (13/12/2013). Ada 24 tim yang lolos ke babak selanjutnya. Jumlah ini akan ditambah 8 tim buangan dari Liga Champions.
Seperti halnya babak 16 besar Liga Champions, babak 32 besar Europa League menggunakan format dua pertandingan home dan away yang akan dilangsungkan pada 20 dan 27 Februari 2014.
Untuk menentukan tim-tim mana yang akan saling berhadapan, UEFA akan menggelar proses undian yang dilakukan setelah diadakannya drawing Liga Champions di Nyon, Senin, 16 Desember 2013.
Sebelum undian digelar, UEFA terlebih dahulu akan membagi 32 tim tersebut ke dalam dua pot. Pot pertama berintikan 12 klub yang tampil sebagai juara grup ditambah empat klub peringkat ketiga terbaik Liga Champions. Pot kedua terdiri dari 12 klub yang berstatus runner-up grup ditambah empat klub peringkat ketiga Liga Champions yang tersisa.
Aturannya, di fase ini tidak ada klub yang akan bertanding menghadapi klub yang berasal dari negara yang sama. Pun demikian pula tidak ada klub yang berjumpa dengan klub yang pernah dihadapinya di babak penyisihan grup.
Berikut pembagian pot dalam undian 32 besar Europa League:
Pot 1:
1. Valencia
2. Ludogorets Razgrad
3. Red Bull Salzburg
4. Rubin Kazan
5. Fiorentina
6. Eintracht Frankfurt
7. Genk
8. Sevilla
9. Lyon
10. Trabzonspor
11. Tottenham Hotspur
12. AZ Alkmaar
13. Napoli (*)
14. Benfica (*)
15. Shakhtar Donetsk (*)
16. Basel (*)
Pot 2:
1. Swansea City
2. Chornomorets Odesa
3. Esbjerg
4. Maribor
5. Dnipro Dnipropetrovsk
6. Maccabi Tel-Aviv
7. Dynamo Kiev
8. Liberec
9. Betis
10. Lazio
11. Anzhi Makhachkala
12. PAOK
13. Ajax Amsterdam (*)
14. Juventus (*)
15. Porto (*)
16. Viktoria Plzen (*)
(*) = Tim peringkat ketiga di fase grup Liga Champions

PSV Eindhoven Gagal Lolos ke Babak 32 Besar

Kejutan terjadi di panggung Europa League setelah klub elite Eredivisie Belanda, PSV Eindhoven tersingkir dari penyisihan Grup B. PSV harus terlempar setelah di matchday terakhir di Philips Stadion, Jumat (13/12/2013) dinihari WIB, dikalahkan tamunya Chornomorets Odesa 0-1.
PSV yang telah mengoleksi 7 poin sebenarnya hanya membutuhkan tambahan satu poin dengan kata lain hanya membutuhkan hasil imbang guna mendampingi wakil Bulgaria Ludogorets Razgrad yang telah memastikan diri tampil sebagai juara grup.
Namun, gol sundulan Dja Djedje meneruskan umpan silang Sito Riera di menit ke-59 yang membuat Odesa unggul. Ketinggalan 0-1 PSV makin gencar melakukan serangan. Sebetulnya banyak peluang yang didapat tim asuhan Phillip Cocu. Tendangan lob Luciano Narsingh di awal babak kedua masih melambung di atas mistar gawang. Pemain yang masuk menggantikan Narsingh, Ola Toivonen juga menyia-nyiakan peluang dari jarak dekat.
Sementara itu, meski mendapat tekanan hebat di sisa waktu pertandingan plus harus tampil dengan 10 pemain menyusul dikeluarkannya Riera di menit ke-87, Odesa mampu mempertahankan keunggulannya.
Dengan kemenangan itu, Chornomorets berhak duduk di posisi kedua grup B dengan sepuluh angka, sementara PSV harus rela berada di bawahnya, terpaut tiga angka.

Tottenham Hotspur Catat Rekor Sempurna

Tottenham Hotspur sukses menghancurkan perlawanan Anzhi Makhachkala dengan skor telak 4-1 dalam matchday terakhir di White Hart Lane, Jumat (13/12/2013) dinihari WIB. Kemenangan ini membuat Spurs berhasil menoreh rekor sempurna di babak penyisihan grup Europa League.
Dengan kemenangan ini, Spurs memantapkan posisinya di puncak klasemen Grup K dengan jumlah 18 angka dari 6 pertandingan. Anzhi sendiri tetap bertengger di posisi kedua dengan jumlah 8 poin.
Bintang kemenangan Spurs adalah striker Spanyol, Roberto Soldado. Dia mencetak tiga gol alias hat-trick. Satu gol lainnya disumbang Lewis Holtby.
Laga Spurs kontra Anzhi berjalan cukup menarik. Tak ingin membuat kecewa publik White Hart Lane, Spurs tampil menyerang. Hasilnya, dalam waktu 16 menit, Soldado mencetak dua gol.
Gol pertama tercipta di menit ketujuh melalui sundulan tipis memanfaatkan tendangan bebas Gylfi Sigurdsson. Gol kedua dilesakkan Soldado usai memanfaatkan umpan matang yang disodorkan Erik Lamela. Satu menit sebelum jeda, Anzhi memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 melalui sambaran kapten tim Ewerton meneruskan tendangan penjuru Nikita Burmistrov.
Di babak kedua, Spurs mencetak gol ketiga yang tercipta melalui proses yang indah. Gol ini bermula dari akselerasi Andros Townsend. Umpannya ke arah Holtby gagal diantisipasi bek Anzhi. Skor 3-1.
Meski telah unggul cukup jauh, Spurs terus mencoba menghibur publiknya dengan konsisten menggempur pertahanan lawan. Di menit ke-69, Spurs mendapat hadiah penalti setelah akselerasi bek Ryan Frederick dilanggar Jucilei di kotak terlarang. Eksekusi Soldado tak mampu dihalau Pozaman. Skor 4-1 bagi keunggulan Spurs bertahan sampai bubaran.

Fiorentina Taklukkan Dnipro, Tampil Jadi Juara Grup

Florence : Fiorentina berhasil mengatasi perlawanan Dnipro Dnipropetrovsk 2-1 di matchday terakhir di Stadio Artemio Franchi, Florence, Jumat (13/12/2013) dinihari WIB. Dengan kemenangan tersebut, wakil Italia ini tampil sebagai juara Grup E penyisihan Europa League.
La Viola tampil tak terkalahkan sepanjang fase grup dengan mengumpulkan 15 poin hasil dari 5 kali menang dan sekali bermain draw. Sementara, Dnipro tetap lolos ke babak 32 besar, berstatus runner-up grup dengan koleksi 12 angka.
Sejak awal laga Dnipro yang ditukangi mantan arsitek Tottenham Hotspur Juande Ramos, tampil agresif . Hasilnya, di menit ke-13, setelah bekerja sama satu dua dengan Ruslan Rotan, gelandang Yevhen Konoplyanka berhasil menjebol gawang La Viola yang dikawal Neto.
Setelah tertinggal 0-1, semangat anak-anak asuhan Vincenzo Montella terlecut. Berkali-kali Borja Valero dkk menekan lini pertahanan tim tamu. Dua peluang didapatkan Facundo Roncaglia dan Juan Guillermo Cuadrado. Namun, sayang tendangan kedua pemain etersebut masih melenceng dari sasaran.
Usaha Fiorentina akhirnya membuahkan hasil, tepat tiga menit menjelang turun minum. Berawal dari akselerasi Juan Cuadrado di sektor sayap kiri pertahanan Dnipro. Kemudian, Cuadrado melontarkan umpan silang akurat ke tiang jauh yang disambar dengan sempurna oleh Joaquin. Skor menjadi imbang 1-1.
Di babak kedua, skuat Fiorentina dan Dnipro silih berganti melakukan tekanan. Tepat 13 menit menjelang waktu normal berakhir, tendangan keras Cuadrado yang terarah ke pojok kanan gawang Dnipro tak mampu dijangkau kiper Boyko. Fiorentina berbalik unggul 2-1

Jelang Tottenham vs Liverpool - Sandro: Spurs Harus Waspadai Coutinho, bukan Suarez

London - Luis Suarez tak dipungkiri adalah inspirator permainan Liverpool saat ini. Tapi pemain Tottenham Hotspur, Sandro, menyebut bahwa Coutinho lah harus diwaspadai saat melawan The Reds akhir pekan ini.

Suarez sudah mencetak 15 gol dari 10 penampilan atau bisa diartikan 50 persen lebih dari total 34 gol yang sudah dihasilkan Liverpool, di 15 pekan kompetisi berlalu. Padahal Suarez tak bermain di lima pekan awal karena skorsing.

Liverpool tentu berharap pada ketajaman Suarez untuk terus bertahan di papan atas, mengingat partnernya Daniel Sturridge absen hingga pertengahan Januari nanti karena cedera ligamen engkel.

Lawan Liverpool akhir pekan ini adalah Spurs dan tentu klub London Utara itu tahu bahwa Suarez akan jadi ancaman untuk lini belakang mereka yang tengah menurun belakangan ini. Tapi Suarez bukanlah ancaman satu-satunya, karena Coutinho dinilai lebih berbahaya.

"Saat memegang bola, Coutinho bisa mengumkpan seperti Ronaldinho. Dia adalah pengumpan yang baik. Dia tak banyak bergerak, tapi dia mengoper! Anda berpikir bahwa dia akan mengoper ke sini tapi tiba-tiba ia melepas ke arah sebaliknya," ujar Sandro yang adalah kompatriot Coutinho di timnas Brasil.

"Dia melakukan sama baiknya dengan Ronaldinho. Anda berpikir bahwa dia akan melakukan ini, tapi dia melakukannya dengan sangat berbeda. Dia mengubahnya. Ronaldinho adalah pemain terbaik, tapi saya pikir gaya mereka mirip-mirip. Saya turut senang untuknya. Dia masih muda tapi memulai segalanya dengan baik di Liverpool. Sulit melakukan itu di Liverpool," sambungnya seperti dikutip Mirror.

Dari 10 penampilan musim ini, pemain 21 tahun itu membuat total 21 key passes atau rataan 2,1 per laga. Ia rata-rata membuat 47,6 passing per laga dengan tingkat akurasi 80,7 persen.

Dengan statistik itu, Sandro berharap dia bisa mematikan Coutinho akhir pekan ini agar aliran bola ke Suarez terhambat dan penyerang Uruguay itu pun tak bisa mencetak gol.

"Mungkin bisa saya atau Etienne Capoue yang akan coba menghentikan Coutinho. Bagi saya, saya tidak akan berpikir banyak sebelum laga. Hanya ketika saya bermain, saya akan mematikan dia, dan tak memberikannya ruang gerak."

"Jika gelandang bebas berkreasi maka mereka bisa merepotkan Anda. Saya hanya ingin menjaganya dan menekel," tutup Sandro.

Berkah di Balik Larangan Bermain Cabaye

Newcastle - Yohan Cabaye melihat ada keuntungan yang dia dapat justru saat dia tak bisa memperkuat Newcastle United karena tengah dijatuhi sanksi. 'Hari libur' itu akan dia manfaatkan untuk beristirahat karena fisiknya mulai kepayahan.

Cabaye dipastikan absen saat Newcastle menjamu Southampton di pekan 16 Liga Inggris, Sabtu (14/12/2013) malam WIB. Gelandang berkebangsaan Prancis itu tengah menjalani periode hukuman akibat akumulasi kartu yang dia terima.

Meski tidak bisa tampil membela The Magpies, Cabaye sedikit mensyukuri kondisi tersebut. Soalnya dengan kondisi fisik yang kini terus menurun akibat kelelahan, dia memang butuh waktu untuk istirahat.

"Mungkin larangan tampil ini akan jadi hal yang bagus. Ini bisa membuat saya rileks sejenak karena baru saja disibukkan dengan jadwal timnas," kata Cabaye kepada Sky Sport.

"Saya merasa mulai sedikit kelelahan, makanya itu akan jadi sebuah keuntungan buat saya untuk santai dan menjalani perawatan yang saya butuhkan. Sulit bermain dalam frekuensi tinggi dan mungkin saya membutuhkan istirahat," imbuh dia. 

Menyusul kemenangan atas Manchester United pekan lalu, The Magpies saat ini duduk di posisi tujuh klasemen dengan poin 26. Mereka unggul tiga poin atas Southampton yang menguntit tepat di belakangnya.

Liga Champions - Pedro Berharap Barca Terhindar dari City dan Arsenal

Barcelona - Duo tim Premiership Manchester City dan Arsenal tampil impresif di Liga Champions musim ini. Pedro Rodriguez berharap Barcelona terhindar dari kedua tim itu di babak 16 Besar.

Barcelona mengakhiri babak penyisihan dengan gaya. Pasukan Catalan ini mencukur wakil Skotlandia 6-1 untuk memastikan diri sebagai juara Grup H.

Dengan status itu, Los Cules berarti akan menghadapi tim-tim yang menjadi runner-up di grup dan negara yang berbeda. Arsenal dan City berpotensi besar menjadi lawan mereka selanjutnya.

Arsenal, terlepas dari kekalahan 0-2 di markas Napoli, secara keseluruhan sedang dalam tren bagus. Sementara itu, City memperlihatkan ancaman serius usai berhasil mempermalukan juara bertahan Bayern Munich 3-2 lewat comeback sensasional.

"Hal yang cukup jelas adalah Manchester City dan Arsenal adalah dua tim terkuat yang mungkin bisa terundi bersama kami," kata pemain depan Barca itu di situs resmi klub.

"Kami berharap akan mendapat sedikit keberuntungan dan menghindari kedua klub itu," lanjut Pedro.

Pengundian babak 16 Besar akan dilakukan pada Senin (16/12/2013) di markas UEFA, Nyon, Swiss. Laga leg I dijadwalkan pada 18-19 Februari 2014 dan leg II pada 25-26 Februari 2014.

Liga Champions - Meski Klub Minim, Italia Kirim Pelatih Paling Banyak di Babak 16 Besar

Jakarta - Italia boleh "berduka" karena cuma satu wakil mereka ada di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Tapi beda halnya dengan pelatih-pelatih asal 'Negeri Pizza' yang menangani empat klub berbeda.

Cuma AC Milan, wakil Italia yang lolos ke perdelapanfinal usai menahan imbang Ajax Amsterdam 0-0 di matchday terakhir Grup H dinihari WIB tadi.

Bersamaan dengan kelolosan Milan, kabar sedih didapat Napoli yang harus rela turun kasta ke Liga Europa setelah kemenangan 2-0 atas Arsenal di laga terakhir tak cukup membawa mereka lolos. Il Partenopei kalah bersaing dengan Borussia Dortmund dan Arsenal dalam hal selisih gol.

Beberapa jam sebelumnya wakil Italia pertama yang masuk kotak adalah Juventus. Cuma butuh hasil imbang saat melawan Galatasaray di partai terakhir Grup B, 'Si Nyonya Tua' malah kalah 0-1. Mereka pun harus puas turun ke Liga Europa.

Boleh dibilang ini adalah penurunan prestasi dibanding musim lalu di mana Juve dan Milan lolos berbarengan ke babak knockout, sebelum akhirnya Juve melaju ke perempatfinal dan disingkirkan Bayern Munich.

Meski prestasi klub buruk namun Italia masih boleh berbesar hati kala ada empat klub yang memakai jasa pelatih asal negara itu, dan merupakan jumlah terbanyak di babak 16 besar ini.

Mereka adalah Carlo Ancelotti (Real Madrid), Massimiliano Allegri (Milan), Luciano Spalletti (Zenit St Petersburg), dan Roberto Mancini (Galatasaray). Di bawah Italia, ada Argentina, Jerman, Spanyol, dan Prancis, yang masing-masing punya dua wakil.

Finlandia, Skotlandia, Chile, dan Portugal masing-masing mengirim satu wakil. Berikut daftar pelatih dan klub yang ditanganinya serta asal negara pelatih itu.

Italia
Carlo Ancelotti - Real Madrid
Massimiliano Allegri - AC Milan
Luciano Spalletti - Zenit St Petersburg
Roberto Mancini - Galatasaray

Argentina
Gerardo Martino - Barcelona
Diego Simeone - Atletico Madrid

Jerman
Jens Keller - Schalke 04
Juergen Klopp - Borussia Dortmund

Spanyol
Pep Guardiola - Bayern Munich
Michel - Olympiakos

Prancis
Laurent Blanc - Paris St Germain
Arsene Wenger - Arsenal

Finlandia
Sami Hyypia - Bayer Leverkusen

Skotlandia
David Moyes - Manchester United

Chile
Manuel Pellegrini - Manchester City

Portugal
Jose Mourinho - Chelsea

Bonera: Milan Bangga Jadi Satu-satunya Tim Italia yang Lolos

Milan - AC Milan jadi satu-satunya wakil Italia di babak 16 besar Liga Champions. Daniele Bonera menyebut, Rossoneri bangga jadi satu-satunya wakil negara.

Milan, bersama dua wakil Italia lainnya, Napoli dan Juventus, memang harus menunggu sampai matchday terakhir untuk melihat nasib mereka: lolos ke babak 16 besar atau tersingkir.

Sementara Juventus dan Napoli tersingkir, Milan berhasil lolos. Hasil imbang tanpa gol dengan Ajax Amsterdam sudah cukup untuk menemani Barcelona lolos dari Grup H.

"Kami bangga jadi satu-satunya tim Italia yang lolos," ujar Bonera seperti dilansir Football Italia.

"Tapi, sekarang kami akan menghadapi dua laga berat menghadapi Roma dan Inter, tapi mental kami sedang naik saat ini."

Milan bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak pertama setelah Riccardo Montolivo dikartu merah. Sang kapten dinilai melakukan pelanggaran berat ketika menginjak engkel Christian Poulsen.

Namun, Milan bertahan dengan kokoh ketika Ajax mendominasi jalannya laga.

"Kami tahu pertandingannya bakal sulit karena Ajax memainkan sepakbola dinamis."

"Mereka sudah menyulitkan kami dalam situasi 11 lawan 11. Lalu, kami bermain dengan 10 orang, situasinya jadi lebih berat buat kami. Kami kesulitan untuk menyerang dan setiap orang harus berkorban," kata Bonera.