Carlo Ancelotti mengaku tidak lagi terkejut dengan penampilan brilian Jese Rodriguez setelah bintang Spanyol U-21 mencetak gol dalam kemenangan Real Madrid 3-0 atas Getafe.Pemain 20 tahun sekarang telah mengantongi lima gol di La Liga musim ini dan terus tampil mengesankan saat Cristiano Ronaldo menjalani sanksi tiga pertandingan. “Jese Rodriguez bukan lagi kejutan. Dia sudah menjadi pemain penting untuk kami dan bermain dengan baik,” kata Ancelotti usai pertandingan. Karim Benzema dan Luka Modric mencetak dua gol lainnya untuk membawa Los Blancos kembali selevel dengan pemuncak klasemen Barcelona dan Atletico Madrid. Dan Ancelotti menyatakan kepuasannya dengan permainan tim. “Tim lebih solid dan percaya diri. Kami bermain natural dan berbagai hal bekerja untuk kami. Kami harus terus seperti ini,” imbuh pelatih berkebangsaan Italia. “Saya pikir kami memulai babak kedua dengan baik. Kami punya peluang mencetak gol, tapi Getafe memulai permainan dengan lebih intens.”
Alvaro Negredo menilai Barcelona adalah tim yang berbahaya dan Lionel Messi menjadi pemain yang paling diwaspadai Manchester City.Diakui striker City tersebut Messi adalah pemain terbaik saat ini dan Barcelona sangat beruntung bisa memilikinya."Tak diragukan lagi, Messi adalah Messi, pemain terbaik di dunia, dan mereka memilikinya," kata Negredo, Minggu (16/2)."Dalam hal ini, mereka sempat cedera, tapi tak ada satu pun dari kalian yang melihat performa terburuk dari Barcelona di dunia.""Mungkin Barcelona tak bermain sama baiknya seperti sebelumnya di level tertinggi, atau semua itu terjadi ketika Leo absen.""Tapi Leo adalah Leo. Jika Leo tak di tim, akan ada pemain lainnya. Menjadi kabar buruk bila Leo tak bermain untuk mereka," tandasnya.
Seringnya Liverpool kecolongan membuat Brendan Rodgers menyoroti sektor belakang timnya. Ia menyatakan keinginan melihat timnya lebih baik dalam bertahan.
Hal itu diungkapkan Rodgers jelang Liverpool menghadapi Arsenal di Emirates Stadium di babak keempat Piala FA malam ini.
Memainkan kembali Daniel Agger juga menjadi opsi yang dipertimbangkan Rodgers untuk memperkuat lini belakang mereka.
"Saya ingin pemain belakang fokus bertahan lebih dulu. Semua orang berbicara bertahan pada tengah lapangan, tapi Anda harus bisa bertahan dan bisa mengatasinya lebih dulu," kata Rodgers, Sabtu (16/2).
"Pastinya jika Anda memiliki kualitas, maka Anda ingin memainkan bola karena sangat penting bagaimana kami bisa membangun permainan dan tak diragukan lagi Daniel Agger adalah pesepakbola yang bagus," tandasnya.
Liverpool akan menghadapi Arsenal di Emirates Stadium malam ini di babak keempat Piala FA. Pada laga ini, pelatih Brendan Rodgers akan menurunkan skuat terbaiknya.Hal ini tak bisa dilepaskan karena Liverpool tak berlaga di kompetisi Eropa di musim ini."Kami tak memiliki laga tengah minggu, jadi kami bisa menurunkan komposisi terbaik yang saya inginkan," kata Rodgers, Minggu (16/2)."Mungkin sedikit berbeda dengan Arsenal, yang akan menjalani laga penting di Liga Champions, jadi mungkin mereka akan terlihat berbeda. Kami tak akan mengistirahatkan pemain mana pun.""Selain itu, bila saya melakukan terlalu banyak pergantian, penampilan kami tak begitu bagus dan hal itu membuat kami tersingkir lebih awal.""Tahun ini kami ingin bermain lebih baik di turnamen kompetisi, karena itulah kami bermain lebih kuat. Kami ingin ke Wembley, bukan untuk semi-final saja, tapi juga final. Jika kami bisa, maka ada kesempatan kami bisa memenanginya," tandasnya.
Presiden Lazio, Claudio Lotito memberikan isyarat pihak klub akan mengambil keputusan untuk memperpanjang kontrak Miroslav Klose.Kontrak Klose bersama Biancocelesti memang akan berakhir di penghujung musim ini, beberapa klub bahkan sudah melakukan pendekatan terhadap sang penyerang."Apakah Klose segera memperpanjang kontrak? Saya tidak berpikir ini adalah saat yang tepat untuk membahas itu" ujar Lotito kepada Sky Sport Italia."Kita memiliki hubungan baik dengan Klose sejauh ini dan pada saat kita bertemu untuk merundingkan hal tersebut, tentunya kami akan mengambil keputusan tepat."
Wayne Rooney dikabarkan telah sepakat untuk membubuhkan tanda tangannya di lembar kontrak baru senilai £70,2 juta yang akan menjaganya di Manchester United sampai 2018.Kontrak baru untuk pria berusia 28 tahun itu adalah yang terbesar dalam sejarah Liga Primer Inggris, dan akan membuat mantan pemain Everton itu mendapatkan gaji sebesar £300 ribu per pekan.Rooney sendiri sebelum ini mendapat ketertarikan dari Chelsea dan Real Madrid, namun ia lebih memiliki bertahan di Old Trafford bersama manajer David Moyes.Adapun, pria bertubuh gempal itu masih memiliki 18 bulan di kontraknya, yang mana bernilai £250 per pekan, namun kini ia akan bertahan di klub sampai berusia 33 tahun saat kontraknya terbarunya yang akan ditandangani habis.Terlepas semua itu, Rooney juga diyakini akan menjadi kapten saat Nemanja Vidic pergi di akhir musim nanti.

Barcelona - Barcelona tengah dalam penampilan yang oke. Kubu Los Cules pun optimistis menyambut pertandingan melawan Manchester City di ajang Liga Champions.Usai kalah dari Valencia, Barca tak terkalahkan di empat pertandingan terakhir. Tiga kemenangan dan satu hasil imbang dicatat oleh Lionel Messi dkk.Yang teraktual, Barca berpesta setengah lusin gol ke gawang Rayo Vallecano di lanjutan La Liga, Minggu (16/2/2014) dinihari WIB. Kemenangan itu sekaligus mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen La Liga.Usai mencatatkan kemenangan besar di La Liga, Barca sudah ditunggu City di leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang akan dimainkan di Etihad Stadium, Rabu (19/2/2014) dinihari WIB. Timnya sedang dalam performa yang oke, Gerardo Martino pun percaya diri menatap laga melawan The Citizens."Jika saya harus memilih, saya akan memilih pertandingan seperti hari ini menjelang laga melawan City," sahut Martino di situs resmi Barca."Kami sedang on form menyambut pertandingan melawan City, ini adalah momen sempurna untuk mencoba lolos ke perempatfinal. Sebagian besar pemain bermain sangat baik. Semuanya punya kesempatan untuk tampil, saya bisa saja berlaku tidak adil."Di pertandingan melawan City, Martino menilai tim yang punya penguasaan bola lebih baik berpeluang lebih besar untuk memenangi pertandingan."Siapapun yang memegang bola akan punya kesempatan lebih untuk memenangi pertandingan. Baik Barca dan Manchester City bertahan dengan menguasai bola," katanya menambahkan.

London - Arsenal menelan kekalahan telak kala berhadapan dengan Liverpool di ajang Premier League sepekan lalu. Kini kembali bertemu Liverpool di ajang Piala FA, Arsenal bertekad meraih hasil yang berbeda.Melawat ke Anfield di Premier League sepekan lalu, Arsenal harus pulang dengan hasil buruk. Sudah tertinggal empat gol saat laga baru berjalan 20 menit, tim arahan Arsene Wenger itu akhirnya kalah 1-5.Akhir pekan ini, Arsenal akan kembali berhadapan dengan Liverpool di Emirates Stadium, Minggu (16/2/2014). Kali ini kedua tim akan bertemu di babak kelima Piala FA.Mikel Arteta tak sabar menantikan laga melawan The Reds. Gelandang Arsenal itu ingin segera menghapus kekalahan di Anfield dengan kemenangan dan lolos ke perempatfinal."Aku tidak sabar menanti pertandingan hari Minggu karena aku ingin menyingkirkan kekalahan itu dari sistem dan mendapat hasil yang sangat berbeda. Semoga kami bisa mendapat penampilan kami kembali dan tampil sebaik mungkin," ujar Arteta di situs resmi klub."Ketika sesuatu seperti kekalahan 1-5 itu terjadi, ada sesuatu seperti balas dendam di sistem Anda. Anda tahu bahwa Anda harus mengatus perasaan karena ketika terlalu khawatir, itu juga tidak bagus," lanjutnya."Kami akan mencoba untuk pulih, bicara soal itu dan menganalisis apa yang kami lakukan melawan Liverpool dan mencoba untuk berkembang," kata Arteta.

Ini dicatatkan oleh Jonathan Wilson melalui bukunya"Inverting The Pyramid". Mulai dari taktik di Eropa Daratan hingga Amerika Selatan dipengaruhi oleh englishman yang jadi pelatih di negara lain.
Secara tidak langsung, perkembangan evolusi taktik yang terjadi di bumi Indonesia pun dipengaruhi oleh Inggris. Setelah formasi 2-3-5 digunakan selama kurang lebih 30 tahun, pelatih timnas pertama, yaitu Choo Seng Que, mulai mempopulerkan formasi WM pada 1950-an.
Pelatih yang akrab dipanggil Uncle Choo itu memang bukan orang Inggris. Namun, ia dibesarkan oleh sebuah kultur sepakbola Inggris di tanah jajahan Singapura. Dalam karier kepelatihannya, Choo sempat menimba ilmu di Hong Kong sebelum akhirnya ketua PSSI, Maladi, menunjuknya sebagai pelatih untuk timnas yang baru saja terbentuk di 1950. Saat itulah WM mulai sering digunakan.
Di peta persepakbolaan dunia, WM lahir sebagai respons akan adanya aturan baru. Kala itu, sistem klasik tak berkutik saat muncul aturan baru tentang offside pada 1925. Adalah seorang pelatih legenda Arsenal, Herbert Chapman, yang menyempurnakan pola 3-2-2-3 itu (baca tulisan: Formasi WM).
Selama mengubek-ngubek kliping-kliping tentang pertandingan sepakbola pada dekade 30-an, saya belum menemukan tim yang memakai formasi 3-2-2-5. Hal ini sebenarnya tidak aneh karena formasi WM baru dibawa ke Indonesia pada 1940-an oleh Karel Fatter, pelatih klub UMS Jakarta. Lalu, Uncle Choo bersama timnas mempopulerkannya.

Modifikasi WM dengan Gelandang yang Bertahan
Endang Witarsa menjelaskan bahwa WM berkembang menjadi banyak variasi di Indonesia. Salah satu varian yang sering dipakai adalah dengan memodifikasi peran gelandang. Di Indonesia, modifikasi itu lazim terbagi jadi dua. Memodifikasi gelandang yang bertahan (WMDefensive) dan gelandang yang menyerang (WM Offensive).

[WM dengan Gelandang yang Bertahan]
Biasanya kedua bek sayap bermain melebar. Namun, dalam WM defensive/bertahan, pelatih akan menginstruksikan keduanya untuk merapat pada poros halang di depan gawang. Kedua bek ini berperan untuk menutup inner lawan. Tak hanya itu mereka pun ditugasi untuk melapisi area tengah saat poros halang maju menyerang.
Sekarang mari membahas poros halang. Saat bertahan, posisi poros halang yang berada di depan kiper disebut stopperspil (bek ketiga). Hal ini karena posisi poros halang bukanlah seorang bek murni. Ia berhak meninggalkan posisinya untuk naik ke depan.
Tugas utama poros halang pada skema ini adalah melakukan man to man marking kepadacentervoor lawan. Syarat-syarat untuk menjadi poros halang yang baik menurut Witarsa adalah memiliki ketenangan, badan yang tegap, memiliki sundulan yang baik mengingat ia harus mengawal centervoor, dan kedua kaki kiri-kanan yang hidup. Syarat terakhir ini ada karena poros halang wajib memberi umpan-umpan panjang ke penyerang sayap.
Witarsa mengatakan bahwa poros halang diperbolehkan membantu serangan jika centervoor lawan tidak begitu berbahaya. Pada masa itu, striker yang lebih berbahaya dan banyak cetak gol biasanya adalah penyerang luar bukan centervoor.
Tugas menjaga pemain luar lalu diberikan kepada gelandang. Hal ini sebenarnya mirip dengan pola 3-5-2. Ada posisi yang memiliki peran sama tapi dengan nama berbeda. Jika dulu dikenal dengan istilah gelandang, pada formasi WM dikenal sebagai bek sayap. Saat bertahan bek sayap ini harus turun ke belakang mengawal pemain sayap lawan.
Perbedaan WM dengan 3-5-2 sekarang adalah pada masa itu centerback yang disebut sebagai poros halang diizinkan naik menjadi gelandang.
Inti serangan dari sistem WM sendiri terletak pada inner. Adalah tugas seorang inner untuk mengambil bola ke tengah dan mengarahkan serangan, apakah bola diberikan ke centervooratau penyerang sayap.
Dalam skema ini, centervoor dan penyerang sayap harus berada di depan tak boleh ikut mundur. Saat menyerang, inner tak boleh terlalu depan. Area aksinya hanya sampai depan kotak penalti. Karena itu, seorang inner mutlak harus memiliki kemampuan tembakan jarak jauh yang akurat.
Modifikasi WM dengan Gelandang yang Menyerang
Pernahkah anda mendengar kata "spil"? Bagi yang sering mengamati taktik, kata itu tak asing terdengar bukan?
Banyak orang mengira spil adalah posisi dan diidentikan dengan bek. Tapi itu salah. Spil adalah kata kerja, bukan kata benda. Peran spil sama seperti libero pada 3-5-2 dan mereka akan berposisi di depan kiper sendirian. Pada formasi WM menyerang, spil akan diperankan oleh pemain yang berposisi sebagai poros halang (lihat grafis di bawah).

[WM dengan Gelandang yang Menyerang]
Spil memiliki area gerak yang lebih luas karena ia harus meng-cover final third pertahanan sendiri (lihat grafik di atas). Dalam skema WM menyerang, spil juga merangkap sebagai libero dan stopper. Spil pun wajib menjaga centervoor lawan.
Pada sistem WM bertahan, bek akan bergerak lebih ke tengah untuk menjaga penyerang dalam. Sementara di sistem WM menyerang, bek melebar ke sayap. Peran mereka bertukar dengan dua gelandang yang bergeser ke tengah. Coba bandingkan posisinya pada grafik WM dengan Gelandang yang Menyerang dan WM dengan Gelandang yang bertahan.
Witarsa mengatakan, peran gelandang dalam WM offensive mirip seperti pada poros halang dalam sistem ortodoks – mereka bertugas menyerang dan bertahan. Sekilas ini terdengar mirip dengan poros ganda di formasi 4-2-3-1 bukan?
Perbedaan lainnya pada WM defensive dan WM offensive adalah pada sistem serangan baliknya. WM bertahan akan mengandalkan serangan balik lewat inner, sementara pada sistem WM menyerang inti serangan terletak pada penyerang luar.
Dalam taktik ini kedua penyerang sayap diinstruksikan untuk tak memberi banyak voorzet (crossing) ke depan gawang. Tugas mereka justru untuk melakukan cutting inside ke dalam kotak penalti, baik dengan bola ataupun tanpa bola.
Mungkin dari pola pegerakan inilah kecenderungan menyerang dari sayap di Indonesia dimulai. Pada dekade 50-an, nama-nama seperti Ramang, Jusron dan Aang Witarsa adalah pemain tipe flank yang banyak cetak gol karena cutting inside-nya.
Sistem WM dan Umpan-Umpan Pendek
Umpan-umpan pendek selalu diidentikkan dengan tim yang stylish. Tak terbayangkan jika gaya bermain ini pernah berakar kuat di Indonesia. Tapi itulah yang terjadi pada 1950-an.
Memang tak jelas kapan kombinasi umpan pendek ini masuk di Indonesia. Hanya saja tercatat bahwa short passing mulai membumi saat WM mulai digalakkan.Tahun 1950-an ada sosok Fatah Hidajat sebagai salah satu master short passing di Indonesia. Kemudian muncul nama-nama seperti Dirhamsjah, Bob Hippy, Tjoa Siang Sui, Sun Bie, Soetjipto Soentoro dan lain-lain.Di Indonesia corak short passing biasanya digunakan berbarengan dengan kombinasi segitiga. Adalah Choo Seng Quee yang mempopulerkannya saat timnas berlaga di Asian Games tahun 1951. Dan formasi yang dia gunakan untuk memaksimalkan corak ini adalah dengan menggunakan WM.Apa yang dilakukan Uncle Choo dengan segitiga kombinasi pun sebenarnya sedikit melanggar aturan dari WM yang sebenarnya. Pasalnya banyak pemain yang keluar dari zona yang telah ditetapkan.Pada posisi poros halang misalnya. Saat menyerang, poros halang dari belakang akan bergerak naik ke depan sejalan dengan arus serangan (lihat grafis). Jonathan Wilson dalam buku The Inverting Pyramid menjelaskan bahwa kelemahan dari formasi WM adalah terpakunya pemain pada zona-zona yang dipatok. Penyakit ini tentu saja bawaan dari sistem ortodoks. Namun, lambat laun, penerapan zonal marking dalam WM mulai ditinggalkan.Kemudian muncullah pola-pola modifikasi baru seperti sistem MM, WW,Verrou sistem, Magical Magyars hingga 4-2-4.[Bersambung]Aqwam F. Hanifan*====* Akun twitter penulis: @aqfiazfan dari @panditfootballBaca artikel sebelumnya:Menelaah Taktik Sepakbola Indonesia (Bagian 1): Periode 1900-1940: Bermain dengan 5 Striker pada Sistem Klasik

Setidaknya selama 90 menit di lapangan, Mourinho sama sekali tidak bisa melakukan 'aksinya'. Melihat timnya benar-benar tidak bisa berkutik melawan Manchester City, Mourinho hanya dapat terdiam di pinggir lapangan.
Membawa kepercayaan diri tinggi setelah pada pertemuan sebelumnya berhasil membungkam City di tempat yang sama 0-1, Mourinho menurunkan starting line-up yang tidak jauh berbeda dari laga itu. Hanya David Luiz yang dikembalikan ke posisi asalnya sebagai bek tengah. Sementara posisi gelandang bertahan diisi oleh John Obi Mikel bersama Nemanja Matic. Di depan, Samuel Eto'o tetap didampingi oleh 3 gelandang serang: Eden Hazard, Willian, dan Ramires.
Pellegrini, yang tidak mau takluk untuk ketiga kalinya oleh Mourinho pada musim ini, melakukan beberapa pergantian. Edon Dzeko yang ketika itu turun bersama Alvaro Negredo kali ini harus berdampingan dengan Stevan Jovetic. Posisi sayap kanan kali ini pun tidak diisi pemain lincah asal Spanyol, Jesus Navas, namun James Milner.
Duet gelandang di tengah juga tidak lagi diperankan Martin Demichelis dan Yaya Toure melainkan Javi Garcia dan Toure. Di bagian pertahanan, sayap kiri diisi Gael Clichy dan bek tengah ditempati oleh Lescott dan Vincent Kompany.

[Starting XI Manchester City (kiri) dan Chelsea (kanan). Sumber: Dailymail.co.uk]
Serangan Lapis Kedua
Awalnya Pellegrini menempatkan Jovetic sedikit lebih di belakang Dzeko yang berdiri paling dengan. David Silva, Toure dan Milner bergerak dari tengah untuk menyuplai bola ke daerah pertahanan Chelsea. Sedangkan Javi Garcia bertugas untuk menjaga dari tengah saat Toure mulai meninggalkan posisinya saat menyerang.
Kondisi ini berubah ketika City sudah mulai masuk pertahanan Chelsea. Dzeko yang awalnya seperti akan dijadikan targetman, justru berdiri menjauh dari gawang. Serangan City justru lebih banyak menggunakan pemain-pemain yang berlari menusuk dari lapis kedua: Jovetic, Silva, dan Milner selalu berlari masuk ke ruang yang telah dibuat Dzeko dengan cara menarik pemain bertahan Chelsea.
Strategi Pellegrini ini langsung membuahkan hasil pada menit ke-16. Melalui serangan balik, Dzeko yang menerima bola jauh dari kotak penalti berhasil sedikit menarik Luiz untuk membuka ruang di daerah pertahanan Chelsea. Milner, yang melihat ruang tersebut, lalu menusuk masuk dari sisi kanan dan berhasil menarik perhatian bek kiri Chelsea, Cesar Azpilicueta.
Azpilicueta yang tertarik oleh Milner menciptakan ruang kosong di sisi kiri pertahanan Chelsea. Umpan terukur Dzeko kepada Jovetic langsung berubah menjadi tendangan mendatar ke pojok gawang. Tendangan ini tidak dapat dihentikan Petr Cech.
Gambar berikut menggambarkan bagaimana pergerakan pergerakan pemain-pemain City yang membuka ruang untuk terciptanya gol pertama.

[Pergerakan James Milner dan Stevan Jovetic memanfaatkan ruang terbuka dalam mencetak gol pertama]
Variasi serangan City tidak terbatas pada pola itu. Dzeko atau Tore tidak selalu memberikan umpan terobosan untuk Jovetic, Silva, atau Milner. Keduanya juga melepaskan tembakan langsung ke gawang, sementara Jovetic-Silva-Milner siap menerima bola muntah. Tercatat, 5 kali City melepaskan tendangan dari luar kotak penalti sepanjang pertandingan.
Tidak lama dari gol pertama, cara City ini hampir kembali berbuah hasil. Tembakan Toure, yang gagal diamankan dengan sempurna oleh Petr Cech, siap disambar Jovetic yang sudah unggul beberapa langkah dari Luiz. Beruntung bagi City, tendangan Jovetic masih membentur mistar gawang.
Menaklukan Bola Lambung Chelsea dan Menyegel Lini Tengah
Tertinggal pada awal pertandingan, Chelsea mau tidak mau harus menyerang untuk membalikan keadaan. Namun Mourinho, yang semula lebih mengandalkan serangan balik, seperti tidak menyiapkan strategi untuk menembus pertahanan City yang berdiri sangat rapat.
Para pemain Chelsea sama sekali tidak merespons perubahan posisi garis pertahanan City yang sangat rendah. The Blues terus menggunakan bola-bola lambung dari belakang yang diarahkan langsung menuju jantung pertahanan City.
Padahal, pemain bertahan City sama sekali tidak menciptakan jarak dengan Pantillimon. Hal inilah yang kemudian membuat Pantilimon sangat mudah untuk memotong bola-bola lambung Chelsea tersebut.
Tercatat Chelsea melepaskan operan jauh hingga 12% dari total operan sepanjang pertandingan, atau sebanyak 49 kali. Hasilnya, catatan operan berhasil Chelsea di daerah lawan menjadi sangat buruk.
Persentase keberhasilan operan Chelsea di daerah lawan hanya 66,8%, jauh di bawah Manchester City yang berhasil melepaskan bola di daerah Chelsea hingga 75,9%. Grafik berikut menggambarkan statistik operan kedua tim sepanjang pertandingan.

[Statistik operan kedua tim sepanjang pertandingan. Sumber: Dailymail.co.uk]
Pemain-pemain Chelsea dibuat semakin frustasi setelah serangan melalui operan-operan pendek pun sama sekali tidak membuahkan hasil.
Hazard dan Willian yang biasanya mengancam gawang lawan dengan dribble dibuat sama sekali tidak berkutik. Ini karena pemain bertahan City sangat agresif dalam menghentikan bola di area pertahanan sendiri.
Bahkan Chelsea sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk melepaskan tendangan ke gawang. Tercatat Chelsea hanya melepaskan 3 attempt yang ketiganya dilepaskan dari area luar kotak penalti. Tiga attempt ini juga tidak berhasil mengarah ke gawang.
City bermain sangat agresif di daerah pertahanannya. Setiap pemain Chelsea yang masuk ke pertahanan City langsung ditekan oleh gelandang dan pemain bertahan City. Mereka pun tidak segan untuk melakukan permainan keras yang berujung pelanggaran.
Empat kartu kuning lalu diberikan wasit kepada pemain City sepanjang pertandingan, sebagai buah dari permainan agresif ketika menghentikan serangan Chelsea.
Keberhasilan pertahanan City ini tidak lepas dari peran gelandang bertahan mereka, Javi Garcia. Ia sukses mengamankan pertahanan City dari serangan balik Chelsea saat Yaya Toure belum kembali ke posisinya.
Dalam mematahkan serangan Chelsea, Garcia juga mencatatkan nilai yang cukup baik. Ia memenangkan 13 kali duel melawan pemain Chelsea. Empat tekel berhasilnya, 2 clearance, 1 blok, dan 1 intersep melengkapi poin positif Javi Garcia pada pertandingan semalam.
Hasilnya, situs Whoscored memberikan rating 7.8 bagi permainan cemerlang Garcia. Nilai ini tertinggi kedua di bawah David Silva yang menerima nilai 8.0 sebagai man of the match.

Naples - Usai berlaga di Coppa Italia, Napoli akan menghadapi Sassuolo di Liga Italia. Rafael Benitez meminta anak-anak didiknya untuk tetap menjaga konsentrasi meski juga sudah ditunggu laga di Liga Europa.Napoli baru saja meraih hasil bagus di ajang Coppa Italia tengah pekan kemarin. Partenopei memetik kemenangan 3-0 atas AS Roma di leg kedua babak semifinal untuk merebut tiket ke final.Setelah kemenangan di Coppa Italia, Napoli akan melawat ke markas Sassuolo di lanjutan Liga Italia, Minggu (16/2/2014) malam WIB. Sementara di tengah pekan depan, Napoli akan mengunjungi kandang Swansea City di ajang Liga Europa.Meski baru meraih kemenangan atas Roma dan ditunggu laga di Liga Europa, Benitez meminta Gonzalo Higuain dkk. untuk tetap menjaga level konsentrasi demi menjaga peluang untuk finis di posisi kedua."Tim tahu bahwa mental akan menentukan. Kami harus meningkat dari sisi pertahanan, di mana kami membiarkan lawan mencetak gol terlalu banyak," sahut Benitez seperti dikutip Football Italia."Sassuolo sudah berganti pelatih. Sebelumnya mereka adalah tim yang suka bermain terbuka, sedangkan sekarang mereka lebih fokus pada mendapat hasil," lanjut pelatih asal Spanyol itu."Para pemain tahu bahwa melawan Sassuolo kami punya peluang untuk meneruskan perjuangan kami untuk posisi kedua dan membuat kemajuan. Ini akan jadi laga yang sangat penting untuk kami.""Kami juga tahu pelatih tidak pernah puas, jadi saya mengharapkan peningkatan bahkan setelah penampilan kami yang bagus melawan Roma," lugasnya.