Pencarian Data

Thursday, April 3, 2014

PSG Takkan Biarkan Cavani Pergi


Paris - Masalah posisi bermain di atas lapangan membuat Edinson Cavani tak begitu nyaman di Paris Saint-Germain dan dia membuka kemungkinan meninggalkan klub. Tapi, PSG memastikan Cavani tak akan ke mana-mana.

Cavani memang tampil secara reguler bersama PSG dan telah menyumbangkan 21 gol dalam 34 penampilannya musim ini. Tapi, penyerang asal Uruguay itu kurang suka dengan peran yang dia jalani di Les Parisiens.

Pelatih Laurent Blanc sejauh ini mengandalkan formasi 4-3-3 dan memasang Cavani sebagai penyerang sayap. Sementara itu, posisi penyerang tengah diisi oleh Zlatan Ibrahimovic. Dengan posisinya tersebut, Cavani kadang harus turun jauh ke belakang dan membantu pertahanan.

Alhasil Cavani merencanakan bertemu petinggi klub di akhir musim untuk membicarakan soal masa depannya di PSG. Hal ini bak kabar gembira bagi Manchester United, Chelsea, dan Manchester City yang disebut-sebut meminatinya.

Tapi, PSG menegaskan bahwa mereka sama sekali tak berminat melepas Cavani. Apalagi mereka baru merekrut Cavani dari Napoli pada musim panas lalu.

"Cavani sangat penting untuk kami. Dia sangat profesional dan dia memberikan segalanya. Saya mengapresiasi itu," tutur Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, yang dikutip Sky Sports.

"Kalau dia ingin berganti posisi, itu bukan keputusannya. Itu adalah keputusan pelatih dan dia memahaminya," tambah Al-Khelaifi.

"Dia berada di sini untuk bermain di mana pun pelatih memutuskan. Dia boleh berdiskusi dengan staf dan klub, tapi keputusan tetap ada di kami," katanya.

"Dia adalah bintang untuk klub dan tentu saja akan terus begitu," ujar Al-Khelaifi.

Jelang Liga Inggris - Rekor Tandang Oke Ikut Jadi Modal MU Saat Sambangi Newcastle


MU saat ini masih menempati posisi tujuh papan klasemen Premier League, tertinggal dua poin dari Tottenham Hotspur yang menghuni posisi enam alias zona terakhir ke kompetisi Eropa--Liga Europa.

Dalam usaha menembus zona tersebut, MU akan menjalani laga ke-33 dengan melawat ke St James' Park, Sabtu (5/4/2014). Newcastle, yang menempati posisi sembilan, tak bisa diremehkan MU begitu saja. Apalagi dalam pertemuan pertama kedua tim musim ini, Toon Army mampu menang 1-0 di Old Trafford.

Namun demikian, dalam lawatan ini MU setidaknya bisa tetap optimistis karena sejauh ini menjadi tim dengan catatan tandang terbaik usai meraih 30 poin, dari maksimal 48 poin yang bisa direguk di kandang lawan. Selain itu, penyerang Wayne Rooney pun memiliki catatan gol oke lawan Newcastle.

Berikut data dan fakta seputar laga tersebut seperti dirangkum Opta.

- Setelah melewati periode 18 laga Premier League tanpa kemenangan lawan Manchester United (5 kali seri, 13 kali kalah), Newcastle malah telah mampu meraih dua kemenangan dalam empat pertemuan terakhir (2 kali menang, 2 kali kalah).

- Wayne Rooney sudah mencetak enam gol di dalam enam penampilan terakhir di Premier League.

- Musim ini Manchester United telah meraih poin lebih rendah daripada sebelum-sebelumnya di Premier League dan akan finis dengan poin total lebi rendah daripada 21 musim era Sir Alex Ferguson.- Rooney sudah mencetak 10 gol Premier League lawan Newcastle. Ia cuma lebih rajin menjebol gawang Aston Villa (12 gol).- Newcastle United sudah gagal mencetak gol di dalam 10 laga dari 14 pertandingan terakhirnya di Premier League.- Manchester United memiliki rekor tandang terbaik di Premier League, dengan 30 poin dari maksimal 48 poin.- Manchester United merupakan satu dari dua tim yang tidak kalah di sebuah laga Premier League setelah unggul terlebih dulu pada musim ini--bersama dengan Tottenham Hotspur.- Musim ini Manchester United membuat sapuan defensif terbanyak di antara tim-tim Premier League lainnya (1.202).- Musim ini Manchester United sudah melepaskan umpan silang lebih banyak daripada tim-tim Premier League lainnya (649; dari permainan terbuka).- 18% dari gol yang sudah bersarang di dalam gawang Manchester United lahir dalam periode 15 menit pertama pertandingan--7 dari 38, sebuah catatan tertinggi di divisi ini.

Fokus ke Villarreal, Atletico Belum Pikirkan Barca

Madrid - Atletico Madrid akan menjamu Villarreal di Liga Spanyol sebelum melakoni laga leg II Liga Champions. Los Colchoneros pun fokus untuk memetik tiga angka dari 'Kapal Selam Kuning'.Atletico akan melakoni laga penentuan di kasta tertinggi kompetisi antarklub Eropa melawan Barcelona di Vencente Calderon pada tengah pekan depan. Tapi, Sabtu (5/4/2014) besok, Atletico harus menghadapi ujian dari Villarreal terlebih dulu di stadion yang sama. Tim besutan Diego Simeone itu butuh tambahan tiga poin untu bisa mempertahankan posisi puncak klasemen La Liga.Atletico saat ini ada di posisi pertama klasemen dengan raihan 76 poin, berjarak satu angka dari El Barca yang ada di posisi kedua, dan tiga poin dari Real Madrid yang ada di posisi tiga.Gelandang Atletico Raul Garcia sadar betul dengan pentingnya tambahan tiga angka itu untuk mengamankan posisi pertama klasemen. Oleh karena itu, dia pun menegaskan bahwa fokus Atletico masih di laga melawan Villarreal."Laga yang datang berikutnya melawan Villarreal. Kami memainkan setiap laga, berpikir bagaimana menghadapi itu untuk memetik kemenangan," tegas Raul Garcia di situs resmi Atletico."Kami ingin untuk terus berada di puncak klasemen, saat ini kami hanya mengkhawatirkan laga melawan Villarreal," imbuhnya.

Leonardo Bonucci Senang Dapat Membawa Kemenangan Bagi Juventus

Satu-satunya Gol yang terjadi pada babak pertama perempat-final Liga Eropa, Jumat (4/4) dini hari WIB ke dalam gawang Lyon telah membuat Bonucci menjadi bintang kemenangan bagi Juventus.

========================================================================


Kemenangan tipis Juventus atas Olympique Lyon di Stade de Gerland dengan skor 1-0 pada babak pertama perempat-final Liga eropa, Jumat (4/4) dini hari WIB telah membuat Juventus mendapatkan modal yang berharga.

Leonardo Bonucci sangat senang dengan hasil yang diraih oleh Juventus yang berhasil mendapatkan kemenangan lewat gol semata wayangnya. Selain senang karena sanggup mencetak gol, Leo pun menyebutkan hasil ini sebagai taruhan yang sangat penting.

“Babak pertama dengan Lyon sungguh sangat menyulitkan kami sehingga kami tidak dapat mengembangkan permainan kami. Akan tetapi kami tidak ingin mengambil resiko apapun di babak ke 2. Lyon berusaha keras di babak ke 2, tapi pada akhirnya kamilah yang membawa pulang kemenangan yang sangat penting ini!” ujar Bonucci dengan senang kepada Goal Italia.


“Selebrasi untuk gol saya satu-satunya di pertandingan ini ? Selebrasi itu khusus ditujukan kepada semua teman-teman saya yang hadir di stadion ini.” Tandasnya.

Kemenangan atas Olympique Lyon membuat Antonio Conte Bangga

Antonio Conte menyebutkan bahwa kemenangan atas Olympique Lyon di Stade de Gerland sebagai prestasi yang besar.

========================================================================


Juventus Berhasil mengalahkan Olympique Lyon dengan skor 1-0 pada babak pertama perempat-final Liga Eropa, Jumat (4/4) dini hari WIB melalui permainan yang alot dan keras.

Antonio Conte merasa bangga dengan kemenangan atas Olympique Lyon di Stade de Gerland itu. Conte menyebutkan keberhasilan ini sebagai prestasi yang besar dengan perjuangan yang hebat dari para pemain-pemainnya sepanjang 90 menit pertandingan.

“Pada awal pertandingan Lyon berhasil menunjukkan kemampuan mereka hingga membuat kami kesulitan. Akan tetapi kami masih dapat mencuri kesempatan melalui Pablo Osvaldo dan Carlos Tevez.” Ujar Conte pada Goal Italia.


“Mereka terus berusaha untuk mencoba meningkatkan determinasi, akan tetapi di waktu yang sama kondisi fisik para pemain Lyon juga berkuras. Kami berhasil menjaga ritme dan berkembang terus untuk mencapai target uatami kami di pertandingan ini. Kemenangan di Stade de Gerland adalah sebuah prestasi besar!”

Garde mengaku bangga dengan usah keras anak buahnya meski kalah 1-0 dari Juventus. pada leg pertama perempat-final Liga Europa, Jumat (4/4) dini hari WIB.

Pelatih Olympiqoe Lyon, Remi Garde, dengan bijak menyikapi kekalahan tim asuhannya dari Juventus lewat skor 1-0, pada leg pertama babak perempat-final Liga Europa, Jumat (4/4) dini hari WIB.

Sang pelatih menyebut timnya sanggup memberikan perlawanan berarti di babak pertama. Sayangnya menurunnya kondisi fisik, konsentrasi, dan perbedaan kualitas membuat mereka tak berkutik di babak kedua.

Meski kalah dan akan sulit untuk lolos ke babak semi-final, Garde yang sedang merayakan ulang tahun ke-48 tetap memuji perjuangan anak-anak asuhnya.

"Kami bersaing dengan tim yang sangat hebat. Kami datang ke lapagan dengan target meraih hasil bagus agar lebih ringan ketika bertandang ke Turin. Tapi babak kedua berlangsung sangat sulit. Serangan-serangan dari Juve membuat kami kelimpungan," tutur Garde, 

"Saya sedikit menyesal karena kami kebobolan berawal dari situasi bola mati. Pertandingan ini adalah pertandingan dengan level tertinggi. Kami harus bermain dengan beberapa detail. Meski begitu saya tetap bangga dengan perjuangan anak-anak," pungkasnya bijak.

Arsene Wenger berharap bisa menurunkan Aaron Ramsey dan Nacho Monreal saat menghadapi Everton.

Pelatih Arsenal Arsene Wenger berharap bisa menurunkan Aaron Ramsey saat timnya menghadapi Everton dalam laga krusial Liga Primer Inggris akhir pekan ini.

Seperti yang diketahui, pemain asal Wales tersebut harus absen setelah mendapatkan cedera paha pada pekan Boxing Day.

Bagaimanapun juga, usai kembali berlatih secara penuh, pemain berusia 23 tahun itu bisa menandai comeback-nya di Goodison Park, bersama bek kiri Nacho Monreal.

"Aaron dan Monreal sudah kembali berlatih bersama skuat, jadi itu adalah kabar bagus," ujar Wenger seperti yang dilansir laman resmi klub. "Saya harap mereka bisa dimainkan akhir pekan ini."

The Gunners berharap bisa menempati posisi empat besar Liga Primer Inggris musim ini, dan mereka wajib meraih poin penuh atas The Toffees apabila ingin memenuhi ambisinya itu.