Pencarian Data

Sunday, March 9, 2014

FOKUS Liga Champions: Selamat Tinggal Wakil Inggris?


Di fase grup, dominasi tim Inggris tak boleh diragukan lagi. Tapi lain ceritanya ketika kompetisi Liga Champions memasuku fase knockout.

Liga Primer Inggris menjadi kompetisi dengan kontestan terbanyak yang mengirimkan wakilnya ke babak 16 besar Liga Champions, bersama dengan Bundesliga Jerman.

Ada empat tim yang menembus fase gugur pertama, yaitu Arsenal, Manchester City, Chelsea dan Manchester United. Untuk dua tim yang disebut pertama, mereka lolos sebagai runner up grup.

Tapi, dari hasil di leg pertama 16 besar Liga Champions, bisa dikatakan hasil yang diraih punggawa Inggris itu tak mengesankan. Tiga tim di antara mereka mengalami kekalahan dengan skor 2-0, sementara satu tersisa hanya bisa meraih hasil imbang.

Memang, menurut prinsip atau filosofi 'bola itu bundar, masih banyak hal yang mungkin terjadi di 90 menit berikutnya', kans masih terbuka. Tapi mengejar ketertinggalan atas tim yang di atas kertas lebih baik dari mereka bukanlah hal yang mudah.

Sebutlah Arsenal. Di Emirates Stadium, The Gunners harus mengakui Bayern Munich sebagai tim yang lebih baik, apalagi ketika mereka unggul dalam jumlah pemain. Kekalahan 2-0 pun menjadi fakta yang harus diterima.

Manchester City juga tak jauh berbeda. Barcelona masih terlalu tangguh buat mereka. Kehilangan satu pemain tidak bisa dijadikan alasan utama mereka kalah dari dominasi tim Catalan tersebut di Etihad Stadium dengan marjin dua gol.

Sementara Manchester United sama sekali kehilangan sentuhan terbaik mereka di kandang Olympiakos dua pekan lalu, yang memaksa mereka harus pulang dengan kekalahan 2-0.

Di Ataturk Stadium, Chelsea lebih beruntung dibanding kolega mereka. The Blues bisa memaksakan hasil imbang 1-1 melawan Galatasaray.
SYARAT LOLOS KE PEREMPAT-FINAL LIGA CHAMPIONS
Skenario Lolos Chelsea Skenario Lolos Arsenal
 
Skenario Lolos Manchester United Skenario Lolos Manchester City
 
Dari fakta tersebut, mungkin Chelsea yang punya peluang lolos lebih lebar untuk ke perempat-final. Skenarionya, Chelsea butuh kemenangan, setidaknya, 1-0 untuk lolos. Imbang 0-0 juga sudah cukup sejatinya, dengan aturan lebih produktif di kandang lawan.Manchester United diuntungkan dengan bermain di kandang sendiri pada leg kedua pekan depan. Di Old Trafford, setidaknya mereka harus bisa memaksakan kemenangan dengan marjin tiga gol. Tapi, melihat tren performa Wayne Rooney cs yang naik turun di musim ini, bisa dikatakan kans untuk lolos juga tidak terbuka lebar. Menguntungkan buat Olympiakos pastinya.Bagaimana dengan Manchester City dan Arsenal? Merekalah yang paling mengkhawatirkan peluangnya. Menghadapi Barcelona dan Bayern jauh dari Inggris dengan keharusan menang minimal 3-0 menjadi beban yang harus mereka tanggung. Apalagi rekor menunjukkan hasil yang tidak berpihak buat wakil Inggris itu.Patut ditunggu saja siapa di antara mereka yang lolos ke perempat-final Liga Champions musim ini, atau mungkin Liga Champions bakal mengucapkan "selamat tinggal dan sampai berjumpa di episode berikutnya" untuk mereka?

Mats Hummels: Borussia Dortmund Menang Beruntung



Mats Hummels percaya Borussia Dortmund beruntung saat membekuk Freiburg 1-0, Minggu (9/3). 

Finalis Liga Champions musim lalu terlihat lambat di Signal Iduna Park, tapi sepakan Sebastian Kehl di babak kedua cukup bagi BVB mengepak tiga angka. 

“Saya harus akui ini sedikit kemenangan beruntung untuk kami,” terang Hummels kepada Sky Sport. 

“Kami tidak menciptakan banyak peluang dan wasit bisa mengusir Sokratis.” 

Sementara itu, Kehl memuji Freiburg meski menegaskan golnya bukan sebuah keberuntungan. 

“Freiburg melakukan pekerjaan bagus. Mereka tidak pernah membiarkan kami memainkan gaya sendiri dan kami gagal menciptakan peluang. Ini laga sulit. 

“Saya tahu Oliver Baumann berdiri cukup jauh dari garisnya,” jelas Kehl mengenai proses golnya. 

Dortmund kini di peringkat kedua tabel Bundesliga menyusul hasil pekan ini, dan keunggulan denganBayer Leverkusen
 menjadi empat poin. 

Dani Alves: Barcelona Harus 'Move On'

Dani Alves menegaskan Barcelona harus melupakan kekalahan dari Real Valladolid dalam laga lanjutan Primera Liga Spanyol akhir pekan kemarin.


Bek Barcelona Dani Alves berharap timnya bisa 'move on', dengan melupakan kekalahan 1-0 dari Real Valladolid akhir pekan kemarin.

Seperti yang diketahui, kekalahan itu membuat Barcelona terlempar ke posisi tiga pada klasemen sementara La Liga dan terpaut empat angka dari Real Madrid yang duduk di puncak.

"Tidak ada sikap yang kurang. Kami tidak bermain dengan baik, bukan karena sikap para pemain," ujar Alves.

"Ini bukan alasan, tetapi kondisi lapangan tidak membantu kami, tetapi kami harus menerima hal-hal seperti ini. Kami tidak mendapatkan poin dan kami harus terus melangkah.

"Jika kami hidup dengan penyesalan, itu akan terus menghantui kami dan akan menimbulkan lebih banyak masalah. Kami harus memahami bahwa sekarang kami memiliki lebih sedikit angka.

"Pada akhirnya, tim harus menunjukkan bahwa kami bisa berjuang hingga akhir."

Giampaolo Pazzini: AC Milan Lakukan Terlalu Banyak Kesalahan

Giampaolo Pazzini berharap AC Milan kembali ke jalur yang benar saat menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions.


Penyerang AC Milan Giampaolo Pazzini mengatakan timnya melakukan terlalu banyak kesalahan ketika kalah dari Udinese akhir pekan kemarin.

Seperti yang diketahui, Rossoneri tumbang dengan skor 1-0 di Friuli dan kekalahan itu membuat mereka semakin menjauh dari zona Liga Europa. Pazzini berharap mereka dapat kembali tampil baik ketika menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions tengah pekan ini.

"Ini mengecewakan, kami ingin bermain berbeda dari itu," ujar Pazzini seperti yang dilansir laman resmi klub. "Kami membuat banyak kesalahan, kami tidak terorganisir, kami menyiakan peluang dan membiarkan mereka menyerang dengan serangan balik. Salah satunya menghukum kami.

"Kami berusaha hingga akhir. Beruntung kami masih memiliki pertandingan tengah pekan ini. Kami harus memberikan segalanya di Madrid. Ini bukan laga yang bagus, tetapi beruntung kami bisa kembali ke jalur yang benar ketika melawan Atletico.

Sejarah Hari Ini (10 Maret): Hat-Trick Lionel Messi Di El Clasico

Barca tiga kali tertinggal dari Madrid, tiga kali menyamakan kedudukan dan semuanya lewat Lionel Messi.


El Clasico merupakan salah satu duel paling bergengsi di dunia untuk fans dan dengan bertaburnya bintang dari kedua tim, sulit memprediksi hasil pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid ini. 

Duel antara dua rival abadi yang digelar pada 10 Maret 2007 merupakan salah satu El Clasico paling bersejarah yang dikenang sampai sekarang. 

Ronaldinho menjadi bintang di kubu Barcelona dengan penampilan impresifnya sepanjang musim. Sementara di pihak Madrid ada nama Raul Gonzalez dan Ruud van Nistelrooy yang menjadi tumpuan menjebol gawang lawan. Di luar dugaan, justru Lionel Messi yang muncul sebagai headline di sejumlah media menyusul hat-trick yang membawa sepuluh pemain Blaugrana mengepak hasil imbang 3-3, tiga kali menyamakan kedudukan dengan gol terakhir dicetaknya saat injury time

Messi menjadi pemain pertama sejak Ivan Zamorano (untuk Madrid di musim 1994/95) yang mencetak tiga gol dalam satu pertandingan El Clasico

Van Nistelrooy membawa Los Blancos unggul saat laga baru berjalan lima menit setelah Messi merespons dengan menggocek bola melewati Iker Casillas. 

Striker Belanda mengembalikan keunggulan timnya melalui titik penalti, tapi Messi lagi-lagi memaksa Casillas memungut bola dari gawang sendiri di menit 29. 

Barca mendapat pukulan telak ketika bek Oleguer Presas diusir wasit sebelum jeda dan mereka menghabiskan babak kedua di pertahanan sendiri karena Madrid berusaha memanfaatkan kelebihan pemain. Defender tim tamu Sergio Ramos nyaris mengunci kemenangan timnya ketika dia mendapat peluang sundulan 17 menit sebelum laga usai. 

Tapi, pemain muda Argentina Messi menggenapkan penampilan impresifnya dengan mencetak gol di menit terakhir. Berawal dari umpan Ronaldinho, La Pulga berlari melewati dua pemain lawan lalu sepakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti tak mampu diantisipasi Casillas. 

Arsene Wenger: Mesut Ozil Siap Buktikan Kualitas

Arsene Wenger mengatakan Mesut Ozil telah melupakan kegagalannya dalam eksekusi penalti ketika menghadapi Bayern Munich di Emirates Stadium.


Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengatakan Mesut Ozil siap membuktikan kualitasnya saat menghadapi Bayern Munich dalam laga lanjutan Liga Champions tengah pekan ini.

Seperti yang diketahui, di Emirates Stadium, Ozil tampil kurang maksimal setelah ia gagal mengonversi penalti di awal laga menjadi gol. Namun, Wenger yakin pemainnya tersebut telah melupakan kegagalan itu.

"Saya pikir itu mempengaruhi mentalnya terlalu banyak, penalti yang ia gagal masukkan ke gawang Bayern. Bukan hanya fisik, tetapi mental juga," ujar Wenger.

"Dia merasa bahwa ia mengecewakan rekan-rekannya di momen yang sangat penting, ia sangat mempengaruhi performanya. Secara psikologis, terkadang luka itu seperti mengenai fisik.

"Anda dapat berbicara dan berbicara, tetapi itu membutuhkan waktu. Anda hanya harus meninggalkannya pada waktu. Saya pikir dia telah melewatinya. Dia memiliki kesempatan untuk menunjukkan betapa bagus dia di tengah pekan nanti."

Laporan Pertandingan: Manchester City 1-2

Wigan Athletic  Laju positif Manchester City sepanjang musim ini harus terhenti di tangan Wigan Athletic yang menaklukkannya 2-1 di perempat-final Piala FA.






Secara mengejutkan, Manchester City yang tengah on fire dipaksa bertekuk lutut oleh Wigan Athletic, 2-1, di perempat-final Piala FA, Minggu [9/3] WIB.

Tertinggal dua bola duluan, City sempat membalas lewat aksi Samir Nasri. Sayangnya hanya gol Nasri satu-satunya yang mampu dikerahkan anak-anak Manuel Pellegrini hingga pertandingan tuntas.

Dengan demikian, Wigan berhak melaju ke fase semi-final untuk berhadapan dengan Arsenal, yang lebih dulu melaju setelah menghajar Everton 4-1.

Babak pertama

Tanpa basa-basi Wigan langsung menjajal menggempur pertahanan Manchester City. Umpan McManaman sukses dihalau Martin Demichelis, bola pun bergulir liar menuju Gomez yang melepas sepakan keras. Tak ada sesuatu yang terjadi. Bola melayang ke atas mistar.

Setelah beberapa waktu ditekan, pada menit ke-24 City baru keluar menyerang. Sergio Aguero mendapatkan kesempatan, meski pada akhirnya Ramis menggagalkan usaha yang coba digalangnya.

Dua menit berselang, Wigan kembali menghadirkan ancaman di pertahanan The Citizens, bahkan berbuah penalti. Duel Fortune dan Demichelis di kotak terlarang berbuah hukuman pada nama terakhir. Gomez yang menjadi algojo, tak kesulitan menjalankan tugasnya. Wigan pecah telur.

Meski mendominasi dalam hal penguasaan bola, 68 berbanding 32 persen, City belum terlihat menjanjikan sepanjang paruh pertama dan akhirnya ditutup dengan kemenangan sementara Wigan.

Babak kedua

Laga ini sepertinya memang bukan menjadi malamnya City. Baru dua menit peluit kick-off babak kedua ditiup, Wigan menambah keunggulan melalui aksi James Perch. McArthur yang melewati hadangan Richards dan Demichelis, mengirim umpan silang ke bibir gawang untuk dituntaskan Perch. 2-0!

Semakin tertekan, City mulai menggagas sepakan-sepakan langsung. Jesus Navas menjajal usahanya di menit ke-52. Lagi-lagi melambung tinggi tak menemui target.

Memasuki sejam lebih empat menit, Edin Dzeko menanduk bola, memaksimalkan umpan diagonal kiriman dari kaki Gael Clichy. Beruntung Wigan, tak ada gol pengecil keadaan karena tiang gawang masih menolong mereka. Bola rebound yang jatuh ke kaki Silva, disambarnya dengan baik. Namun sekali lagi bola mampu dihalau pertahanan Wigan.

Empat menit kemudian barulah serangan anak-anak Pellegrini benar-benar berbuah gol. Micah Richards memberi Samir Nasri umpan tandukan untuk selanjutnya diselesaikan sepakan datar oleh nama terakhir, yang tak bisa diantisipasi oleh Carson.

Tekanan City demi mendapatkan gol penyeimbang keadaan berlanjut di sembilan menit terakhir. Milner melayangkan umpan silang kepada Dzeko, lalu sang bomber menyonteknya. Tak berbuah hasil, laju bola terbang tinggi.

Permainan City mengendur di masa injury time, tak ada determinasi. Wigan yang justru nyaris menambah pundi-pundi mereka melalui Fortune. Berawal dari aksinya menaklukkan Demichelis, dia mengempas bola. Akan tetapi kiper Pantilimon masih sigap menghalau upayanya.

Sampai pertandingan rampung, publik Etihad harus puas menyaksikan timnya tersungkur di fase perempat-final ini dengan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Wigan.

Gonzalo Higuain Targetkan Lampaui Rekor Gol Diego Maradona

Higuain mengutarakan ambisinya bersama Napoli di masa depan, termasuk meraih scudetto dan melampaui rekor gol sang legenda klub.


Gonzalo Higuain mengungkapkan target-targetnya di masa mendatang bersama Napoli. Salah satunya adalah melampaui rekor gol sang legenda Partenopei Diego Maradona yang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Selama berkarier di San Paolo dari 1984 hingga 1991, Maradona mampu membawa Napoli meraih dua gelar Serie A Italia, satu trofi Coppa Italia dan Piala UEFA. Hingga saat ini, belum ada pemain Napoli yang mampu menyamai torehan golnya di Napoli, yakni sebanyak 115 gol di semua ajang. 

Namun, Higuain -- yang musim panas lalu didatangkan dari Real Madrid seharga €37 juta dan sudah mencetak 20 gol di semua ajang musim ini -- punya ambisi khusus untuk melangkahi catatan gol kompatriotnya itu.

“Naples adalah kota yang sempurna untuk bermain sepakbola. Saya masih punya kontrak yang dan tidak punya batasan untuk terus berkembang di sini, termasuk memenangi scudetto. Scudetto adalah tujuan yang paling penting dan kami akan mencobanya lagi tahun depan. Tahun ini, kami punya tiga tujuan, peringkat kedua, gelar Coppa Italia, dan Liga Europa,” tutur Higuain kepada La Repubblica.

“Dan di antara tujuan-tujuan itu, saya juga mengincar rekor gol Maradona di Napoli,” ujar penyerang berusia 26 tahun ini.