Ligaasia adalah agen bola terpercaya dan bertanggung jawab berlisensi Super Master yang melayani pembuatan account di Situs Perusahaan Betting Internasional.
Pencarian Data
Sunday, April 13, 2014
Lyon secara mengejutkan mampu mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 1-0 berkat gol Jordan Ferri.
Lyon secara mengejutkan sukses menekuk tim pemuncak klasemen sementara Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain, dengan skor tipis 1-0. Hasil itu membuat Lyon mendekati posisi empat besar, sementara skuat asuhan Laurent Blanc pekan depan tampaknya harus menunda lagi pesta gelar juara bagi timnya.
Paris Saint-Germain memiliki awal yang baik ketika Edinson Cavani nyaris menjebol gawang Lyon saat laga baru berjalan dua menit, tetapi Anthony Lopes mampu mementahkan tandukan pemain asal Uruguay itu sehingga hanya menerpa mistar.
Namun, Lyon juga tidak ingin terus ditekan, beberapa kali mereka memaksa Salvatore Sirigu kelimpungan mengantisipasi ancaman yang ditebar oleh Bafetimbi Gomis.
Namun, gol akhirnya tercipta di menit ke-32 oleh tuan rumah, berawal dari Lavezzi yang kehilangan bola dari daerahnya sendiri, Ferri kemudian mendapatkan ruang dan melepaskan tembakan jarak jauh yang gagal dijangkau oleh Sirigu sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Keunggulan satu gol tuan rumah bertahan hingga jeda meski Cavani dan Yohan CAbaye memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan di menit akhir.
Di paruh kedua, Lyon nyaris menambah keunggulan di menit ke-62 ketika Nebil Fekir mampu melewati penjagaan Alex sebelum melepas tembakan, tetapi sayang akurasinya masih lemah.
PSG tidak mampu berkembang sementara Lyon tampil percaya diri, Sirigu beberapa kali dipaksa melakukan penyelamatan untuk menghindari gol kedua ke gawangnya.
PSG lambat laun mampu menemukan ritme permainannya, Lavezzi dan Pastore memiliki peluang tetapi kiper Lopes dan lini belakang Lyon mampu meredamnya. Kegagalan demi kegagalan membuat Lyon sukses mempertahankan skor 1-0 hingga pertandingan berakhir.
Paris Saint-Germain memiliki awal yang baik ketika Edinson Cavani nyaris menjebol gawang Lyon saat laga baru berjalan dua menit, tetapi Anthony Lopes mampu mementahkan tandukan pemain asal Uruguay itu sehingga hanya menerpa mistar.
Namun, Lyon juga tidak ingin terus ditekan, beberapa kali mereka memaksa Salvatore Sirigu kelimpungan mengantisipasi ancaman yang ditebar oleh Bafetimbi Gomis.
Namun, gol akhirnya tercipta di menit ke-32 oleh tuan rumah, berawal dari Lavezzi yang kehilangan bola dari daerahnya sendiri, Ferri kemudian mendapatkan ruang dan melepaskan tembakan jarak jauh yang gagal dijangkau oleh Sirigu sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Keunggulan satu gol tuan rumah bertahan hingga jeda meski Cavani dan Yohan CAbaye memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan di menit akhir.
Di paruh kedua, Lyon nyaris menambah keunggulan di menit ke-62 ketika Nebil Fekir mampu melewati penjagaan Alex sebelum melepas tembakan, tetapi sayang akurasinya masih lemah.
PSG tidak mampu berkembang sementara Lyon tampil percaya diri, Sirigu beberapa kali dipaksa melakukan penyelamatan untuk menghindari gol kedua ke gawangnya.
PSG lambat laun mampu menemukan ritme permainannya, Lavezzi dan Pastore memiliki peluang tetapi kiper Lopes dan lini belakang Lyon mampu meredamnya. Kegagalan demi kegagalan membuat Lyon sukses mempertahankan skor 1-0 hingga pertandingan berakhir.
Kapten Chelsea ini mendukung keputusan wasit dalam duel Swansea kontra Chelsea, Phil Dowd, yang mengartu merah Chico Flores dalam kurun waktu dua menit saja.
Kapten Chelsea, John Terry, mendukung keputusan wasit dalam duel Swansea City kontra Chelsea, Phil Dowd, yang mengartu merah Chico Flores dalam kurun waktu dua menit saja. Dua kartu kuning ia koleksi pasca melanggar Andre Schurrle dan Willian.
Kubu The Swans sempat mencak-mencak karena Dowd mengeluarkan keputusan tersebut pasca berdiskusi dengan asistennya, yang sebelumnya terlibat pembicaraan dengan Jose Mourinho. The Bluessendiri akhirnya menang tipis 1-0 dalam duel tersebut.
"Pelanggaran itu menurut saya layak diganjar kartu kuning kedua. Pelanggaran terhadap Schurrle malah lebih parah ketimbang yang dilakukannya terhadap Willian
Kubu The Swans sempat mencak-mencak karena Dowd mengeluarkan keputusan tersebut pasca berdiskusi dengan asistennya, yang sebelumnya terlibat pembicaraan dengan Jose Mourinho. The Bluessendiri akhirnya menang tipis 1-0 dalam duel tersebut.
"Pelanggaran itu menurut saya layak diganjar kartu kuning kedua. Pelanggaran terhadap Schurrle malah lebih parah ketimbang yang dilakukannya terhadap Willian
"Angkat topi untuk Phil [Dowd], wasit dalam duel ini. Kartu kuning kedua merupakan keputusan besar yang harus diambilnya di awal pertandingan. Saya rasa dia sudah melakukan hal yang benar dan layak mendapat predikat," tandasnya,
Subscribe to:
Comments (Atom)



