Pencarian Data

Tuesday, February 25, 2014

Skuat Real Madrid Kontra Schalke 04


Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti sudah mengumumkan 22 nama pemainnya untuk pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions kontra Schalke 04 di Veltins Arema, Kamis (27/2) dinihari WIB.

Cristiano Ronaldo, yang absen di tiga pertandingan Primera Liga Spanyol akibat sanksi, kembali beraksi untuk Los Blancos di laga Liga Champions ini.

Selain Ronaldo, ada Luka Modric dan Sergio Ramos yang juga bisa kembali tampil. Kedua pemain itu absen ketika tim menang 3-0 atas Elche pada akhir pekan lalu. Gelandang Casemiro dan bek tengah Nacho juga bisa tampil.

Meski sempat mengalami cedera ringan, dua bek kiri, yakni Marcelo dan Fabio Coentrao, juga masuk ke dalam skuat.

Luca Antonini: Genoa Harusnya Bisa Menang Atas Napoli!


Secara tak terduga Genoa mampu tampil gemilang dengan menahan imbang Napoli 1-1 di San Paolo, dalam lanjutan Liga Italia Serie A giornata 25, Selasa (25/2) dini hari WIB.

Perasaan suka cita pun dirasakan seluruh penggawa klub, salah satunya adalah Luca Antonini. Mantan pemain AC Milan itu bahkan menyebut timnya bisa saja keluar sabagai pemenang dalam duel tersebut.

"Sungguh pertandingan yang amat sulit, Napoli bermain dengan sangat baik. Namun kami selalu memberikan yang terbaik di setiap momen," ujar Antonini, seperti dikutip Goal Italia.

"Pada akhirnya kami berhasil membawa pulang satu poin. Sejatinya kami bisa saja menang karena memiliki lebih banyak peluang dibanding mereka. Tapi kami sudah cukup puas melihat level lawan yang kami hadapi," pungkasnya bahagia.

Iker Muniain Belum Mau Tanggapi Masa Depannya


Penyerang Athletic Bilbaco Iker Muniain menyatakan dirinya tidak mau buru-buru meneken perpanjangan kontrak dengan klub asal Basque itu.

Muniain merupakan pemain kunci Bilbao sehingga membawa timnya untuk sementara ada di peringkat keempat Primera Liga Spanyol. Sejauh ini ia sudah mencetak enam gol.

Kontrak pemain berusia 21 tahun itu akan berakhir di pengujung musim, namun ia baru mau membicarakan masa depannya itu ketika kompetisi sudah berakhir.

"Saya tenang tentang masa depan saya. Kami akan mendiskusikan di akhir musim. Saya senang dan bermain bagus, dan presiden sudah menjelaskan kalau kami akan saling berbicara ketika musim sudah berakhir," ujar Muniain dikutip Sports Mole.

Bale siap memberi La Decima untuk El Real Gareth Bale: Kami Bisa Memenangi Semua Pertandingan Liga Champions


Winger Real Madrid Gareth Bale yakin timnya akan bisa memenangi semua pertandingan Liga Champions musim ini dan menjuarai kompetisi terakbar di Eropa itu.

Los Blancos berada satu grup dengan Galatasaray dan Juventus, namun mereka bisa finis sebagai pemuncak dengan hanya satu kali imbang dan tidak terkalahkan sama sekali.

Di babak 16 besar, klub asuhan Carlo Ancelotti itu akan berjumpa dengan wakil Jerman Schalke. Leg pertama akan berlangsung di Veltins Arena pada Kamis (27/2) dinihari WIB.

Bale, yang didatangkan Real Madrid dari Tottenham Hotspur pada musim panas lalu dengan nilai transfer €100 juta itu, berharap bisa membantu timnya meraih La Decima musim ini.

"Kami tahu Liga Champions adalah kompetisi besar berisi tim-tim terbaik. Jadi, kami tahu ini akan sulit," ujar Bale di laman resmi FIFA.

"Saya rasa kami siap. Kami yakin bisa memenangi setiap pertandingan. Kami akan datang ke sana dan harapannya, pulang dengan kemenangan."

Clarence Seedorf: AC Milan Harus Selalu Percaya Diri!


Krisis kepercayaan diri disebut pelatih anyar AC Milan, Clarence Seedorf, sebagai masalah utama timnya musim ini.

Hal itulah yang terus diperbaikinya sejak dipilih menangani Il Diavolo awal tahun ini. Ritme dan tradisi dalam latihan pun diubahnya agar para penggawa Milan lebih percaya diri dalam berlaga.

"Milan harus lebih percaya diri pada kualitas mereka dalam menghadapi setiap laga. Hal itulah yang jadi masalah. Untuk mewujudkannya saya mengubah ritme dan tradisi dalam latihan," terang Seedorf pada La Gazzatta dello Sport.

"Kami harus bermain dengan penuh kenyamanan, kenikmatan, dan kebahagiaan. Terlalu banyak kesalahan yang dibuat musim ini, hal itu tak boleh terulang. Saya dan tim harus terus bekerja keras untuk mewujudkannya!"

Jurgen Klopp Sebut Lionel Messi Sebagai Pemain Idaman


Pelatih Borussia Dortmund Jurgen Klopp mengakui bahwa penyerang Barcelona Lionel Messi adalah seorang pemain idaman.

Pria berusia 46 tahun itu juga mengakui talenta Franck Ribery dan Cristiano Ronaldo, yang mengalahkansuperstar Argentina itu untuk gelar Ballon d’Or bulan lalu.

Akan tetapi, ia berkata bawha pemain kelahiran Rosario itu telah membuatnya terkesan dan bersedia untuk membelinya jika ia memiliki daya.

“Saya ingin mendatangkan Messi,” ujar Klopp di Sport.

“Saya juga suka dengan cara bermain Ribery dan Ronaldo, namun apa yang Messi lakukan di lapangan adalah hal yang luar biasa. Dan dia telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir.”

Wenger: Juara Premier League Mungkin Baru Diketahui di Pekan Terakhir

London - Persaingan ketat menuju trofi Premier League sedang berlangsung di papan atas. Arsene Wenger, yang timnya jadi salah satu kandidat, menyebut siapa pemenangnya mungkin baru akan diketahui di pekan ke-38.Hingga Premier League berjalan 27 pekan, Chelsea ada di puncak klasemen dengan 60 poin, sementara Arsenal di posisi kedua dengan 59 poin, Manchester City yang masih punya satu laga sisa di posisi ketiga dengan 57 poin, dan Liverpool dengan 56 poin di urutan keempat.Kebetulan juga keempat tim itu pernah merasakan nikmatnya menguasai puncak klasemen dan maka wajar jika kalangan pengamat memprediksi bahwa gelar juara tak akan jauh-jauh dari salah satu tim tersebut.Dengan persaingan demikian, maka bisa jadi gelar juara baru bisa ditentukan di pekan terakhir bukan seperti musim lalu di mana Manchester United menjadi juara dengan selisih di atas 10 angka dari Manchester City di posisi kedua.Apalagi tim-tim seperti Tottenham Hotspur, Everton, dan juga MU secara matematis masih punya kans di 11 pekan tersisa ini."Sepertinya laga di pekan terakhir akan sangat menentukan. Semua tim masih punya laga-laga melawan tim besar; semuanya masih punya laga-laga sulit. Premier League sulit untuk semua tim. Jadi lebih baik fokus pada performa kami sendiri," tutur Wenger di situs resmi tim.Dua musim lalu siapa juara Premier League baru diketahui di pekan terakhir saat gol Sergio Aguero di detik akhir ke gawang Queens Park Rangers memastikan trofi Premier League hadir di Etihad Stadium, bukan di Old Trafford."Kami baru saja melalui sedikit kesulitan ketika kami kalah di Liverpool, imbang melawa Man United, dan kami masih berjarak satu poin di belakang Chelsea, jadi secara keseluruhan ini bakal memompa semangat pemain," sambungnya."Mari kita hadapi 11 laga tersisa dengan penuh semangat untuk selalu tampil bagus di setiap laga - lalu Anda akan punya kans bagus (menjuarai liga)," demikian dia.

Seedorf Minta Milan Fokus pada Performa Tim, bukan Klasemen

Milan - AC Milan perlahan namun pasti mampu memperbaiki perolehan poin mereka dan mendekati papan atas klasemen. Tapi yang terpenting untuk Clarence Seedorf saat ini adalah Rossoneri fokus pada peningkatan performa, bukan klasemen.Sempat terseok-seok di awal musim dengan terjerembab di papan bawah dan berujung pemecatan Massimiliano Allegri, Milan kemudian membaik di tangan Seedorf yang diangkat sebagai pelatih baru.Sejak enam laga ditangani Seedorf, Milan cuma kalah sekali dan imbang dua kali. Empat kemenangan dikumpulkan Kaka cs untuk mendekatkan diri ke papan atas, hanya selisih lima angka dari Inter Milan di posisi kelima.Tak pelak bangkitnya Milan di paruh kedua musim ini memunculkan asa bahwa finis di posisi ketiga bukan lagi misi mustahil, mengingat musim lalu pun mereka melakukan hal yang sama.Namun, Seedorf tak mau anak asuhnya keburu jemawa dan mewanti-wanti agar mereka terus mempertahankan konsistensi penampilan. Barulah di akhir musim nanti, Milan boleh merayakan hal positif yang mungkin mereka dapatkan."Kami bisa gila jika melihat klasemen saat ini. Kami hanya harus terus memperbaiki dan meningkatkan performa kami," tutur Seedorf di Sky Sports."Barulah kami bisa menganalisa penampilan kami di akhir musim nanti," lanjutnya."Tak diragukan lagi bahwa kemenangan atas Sampdoria memberi kami kekuatan lebih dan memompa semangat kami untuk terus lebih baik."

Kans 4 Tim Inggris di Liga Champions Musim Ini


Chelsea yang Masih Belum Mau Disebut Favorit Juara Liga Inggris


Sebut saja nama-nama seperti Eden Hazard, Oscar, Ramires, Willian, Andre Schuerrle, Fernando Torres, Samuel Eto'o, David Luiz, Nemanja Matic, dan lainnya menghiasi skuat London Barat yang sudah dihuni pemain kawakan macam Frank Lampard, Petr Cech, dan John Terry.

Deretan pemain top itu ditambah dengan polesan sosok sekelas Mourinho yang sudah pernah memberi dua trofi Premier League di era pertama kepelatihannya.

Sebagai pelengkap, kini Chelsea ada di puncak klasemen dengan rekor tim yang paling sedikit menderita kekalahan (3) dan pertahanan paling bagus dengan hanya kebobolan 21 gol dari 27 pekan.

Tak pelak Chelsea memang sejak awal musim ini disebut-sebut sebagai favorit kuat juara, meski Mourinho selalu mengelak dan menilai Arsenal serta Manchester City sebagai calon kuat juara.

Bahkan kemarin Mourinho menyebut bahwa timnya tak mungkin jadi juara karena tak punya penyerang yang produktif mencetak gol, seperti halnya Arsenal, City, ataupun Liverpool.

"Apakah kami akan menjadi juara? Tidak, kami tidak punya pencetak gol. Samuel Eto'o? dia sudah berumur 32 tahun, mungkin 35 tahun," ceplos Mourinho dalam wawancara dengan Canal Plus.

Liga Champions - Relasi Tak Biasa Drogba-Mourinho


Untuk kali kedua setelah meninggalkan Chelsea, Drogba akan kembali berhadapan dengan Mourinho saat Galatasaray berhadapan dengan The Blues pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Reuni pertama mereka terjadi tahun lalu, juga di Liga Champions saat Mourinho masih menjabat sebagai pelatih Real Madrid.

Mourinho selama ini dikenal punya loyalitas tinggi dan pertalian yang erat dengan pemain-pemainnya. Di Inter Milan dia diketahui sangat dekat dengan dengan Wesley Sneijder, dan menangis bersama Marco Materazzi saat mengucap perpisahan dengan klub tersebut. Tapi dengan Drogba, pria asal Portugal itu punya kisah yang lebih spesial lagi. Lebih dari relasi yang biasa dipunya manajer dan pemainnya.

"Kami memanggilnya daddy (ayah). Saya tidak tahu soal seluruh pemain, tapi dia melakukan banyak hal untuk saya selama momen di mana saya banyak mendapat kritik. Dia mendukung saya, menolong saya. Dia mengontrak saya untuk bermain di Chelsea dan melakukan segalanya," sahut Drogba beberapa waktu lalu.

Disebut Drogba, Mourinho sudah memberi kesan khusus yang sangat kuat sejak pertama mereka bertemu. Masih menjadi bintang muda yang baru bersinar di Marseille, Drogba awalnya ragu saat diajak Mourinho bergabung dengannya di Chelsea. Namun The Special One akhirnya berhasil memastikan kalau Premier League adalah tempat yang tepat untuknya. Sebagaimana sejarah sudah mencatat striker Pantai Gading itu meraih sukses besar di Stamford Bridge.

"Pada tahun di mana saya pergi ke Chelsea, itu merupakan kali pertama saya bermain di Liga Champions dan merupakan tahun kedua saya di divisi teratas Liga Prancis, jadi saya tidak yakin. Lalu orang ini datang dan berkata 'Kamu harus ikut bersama saya. Saya akan membuatmu menjadi striker terbaik di Premier League," kenang Drogba dalam wawancaranya dengan Daily Mail.

"Saya membayangkannya. Tentu saja saya ingin menjadi salah satu yang terbaik. Tapi saya masih muda. Itu rasanya bermain dengan risiko. Saya tak ingin meninggalkan Marseille; saya raja di sana. Bertahan akan jadi pilihan yang aman. Tapi Mourinho bilang 'Kamu harus bermain untukku. Aku akan menjadikannya penyerang terbaik di Premier League'."

"Saya terkesan. Saya melihat orang yang sangat percaya diri. Dan dari apa yang saya lihat di Porto, saya pikir mungkin saya harus mempercayainya. Saya ingin menjadi seperti striker yang dia punya di Porto. Jadi saya putuskan saya akan pergi dengannya," lanjut striker yang sudah berusia 36 tahun itu.

Meski banyak bintang yang didatangkan Roman Abramovich ke Chelsea, Drogba bisa dianggap sebagai pembelian tersukses. Total mencetak 32 gol di dua musim pertamanya, Drogba mengantar Chelsea mematahkan dominasi Manchester United sebagai penguasa Premier League.

Saat Mourinho meninggalkan Chelsea di tahun 2007, Drogba merasakan kekecewaan besar yang membuatnya sampai berpikiran untuk ikut hengkang. Namun kontrak yang masih mengikat membuatnya bertahan di sana lebih lama, sampai akhirnya pergi di tahun 2012 lalu.

"Secara emosional itu sulit buat saya. Saya tidak paham. Reaksi saya adalah saya ingin pergi; dia sudah pergi, saya ingin pergi, semuanya sudah berakhir. Saya sempat berada dalam suasana itu. Tapi saya masih terikat kontrak dan saya selalu bilang kalau saya masih berseragam Chelsea saya akan terus memberikan yang terbaik. Sampai sekitar dua pekan itu masih sulit diterima," lanjut Drogba.

Meski sudah berpisah, Drogba dan Mourinho masih menjalin hubungan baik. Saat Drogba dapat banyak kecaman karena dianggap mengonfrontasi wasit Tom Henning Ovrebo ketika Chelsea dikalahkan Barcelona di Liga Champions, Mourinho memberikan pasan dukungan.

"Dia bilang, kalau saya masuk penjara dia akan mengirimi saya jeruk," cerita Drogba sambil tertawa.

"Tapi saya belajar banyak dari bekerja bersama Jose. Dia salah satu yang terbaik, bahkan mungkin yang terbaik, dari manajer yang pernah bekerja dengan saya," sanjung Drogba.