Pencarian Data

Thursday, November 14, 2013

David De Gea Ingin Pecahkan Rekor Alex Stepney

De Gea bertekad mengawal gawang Manchester United untuk waktu yang lama sehingga bisa mematahkan rekor milik Stepney.

GOAL

Penjaga gawang David de Gea berencana untuk memecahkan rekor milik kiper legendaris Manchester United Alex Stepney.

Seperti diketahui, Stepney sebelumnya sukses mengemas 539 penampilan buat United dari 1966 hingga 1978.

Sementara De Gea, mantan kiper Atletico Madrid itu hampir menyentuh penampilan ke-100, yang di mana bisa ia raih beberapa waktu lagi mengingat ia kini telah membukan 97 penampilan untuk Setan Merah.

“Seratus, eh? Wow!” Ujar De Gea kepada Daily Mirror.

“Saya akan senang untuk meraih hal tersebut. Itu membuat saya sangat bahagia dan saya ingin membuatnya menjadi 200 dan kemudian 300 penampilan.

“Rekor tersebut adalah jumlah pertandingan yang banyak. Anda takkan pernah tahu. Untuk saat ini, angka tersebut terasa sangat tinggi, namun saya ingin menyicilnya satu demi satu.

“Saya harap bisa bermain banyak buat Manchester United, dan siapa tahu, mungkin suatu hari nanti saya akan mencapai angka tersebut dan bahkan melaju lebih jauh.”

Bastian Schweinsteiger Bisa Pulih Lebih Cepat

Hoeness mengklaim cedera Schweini bisa sembuh lebih cepat dari perkiraan.

GOAL

Presiden Bayern Munich Uli Hoeness membeberkan pemulihan cedera Bastian Schweinsteiger yang bisa lebih cepat dari perkiraan. Cedera engkel Schweinsteiger kambuh saat melawan Viktoria Plzen pada 5 November lalu dan ia diperkirakan baru bisa tampil tahun depan.  

Gelandang berusia 29 tahun kemudian terpaksa menjalani operasi lagi pada Rabu (13/11) setelah operasi pertamanya pada musim panas lalu berjalan kurang sukses. Hoeness pun mengklaim operasi kedua ini berjalan sukses dan diharapkan Schweini bisa pulih secepat mungkin.

“Bastian sudah mengirim pesan kepada [CEO Bayern] Karl-Heinz Rummenigge. Operasinya berjalan sangat baik,” ungkap Hoeness dalam rapat umum tahunan Bayern.

“Kami sangat optimistis cederanya tak terlalu lama, seperti yang kami takutkan. Kondisinya kini tampak lebih baik dari perkiraan sebelumnya,” imbuh Hoeness. 

Rafa Benitez: Scudetto Lebih Bernilai Ketimbang Gelar Saya Di Valencia

Benitez menyebut gelar scudetto di musim ini bisa bernilai lebih daripada gelarnya di La Liga bersama Valencia satu dekade lalu.

GOAL

Pelatih Napoli Rafa Benitez menyatakan, gelar juara Serie A Italia di musim ini bersama Partenopei akan lebih bermakna daripada gelar-gelarnya bersama Valencia pada awal tahun 2000.

Benitez menukangi Los Che pada periode 2001 hingga 2004 dan sanggup menghadirkan dua gelar La Liga Spanyol (2001/02, 2003/04) dan sekali Piala UEFA (2003/04). Namun, raihan prestasi tersebut akan bernilai lebih kecil seandainya ia mampu membawa Napoli meraih scudetto di musim ini.

“Scudetto ini akan lebih bernilai. Pada waktu itu, Valencia sudah menjadi klub mapan dengan struktur yang pasti. Sementara di Napoli, masih ada banyak hal yang harus dikerjakan,” ujar Benitez kepada Marca

Selain itu, Benitez juga mendisukusikan perlakuan suporter Chelsea ketika ia menjadi pelatih interim di Stamford Bridge. Menurutnya, perlakukan buruk yang diterimanya itu berasal dari sebagian kecil pendukung The Blues. “Ada sekelompok fans yang sulit diubah opininya,” ungkapnya. 

Glasgow Celtic Dapatkan Striker Islandia

Striker Islandia bernama Holmbert Aron Fridjonsson akan merapat di bulan Januari mendatang.

GOAL

Klub Skotlandia Glasgow Celtic setuju untuk mendatangkan striker Islandia bernama Holmbert Aron Fridjonsson ke Celtic Park di bulan Januari mendatang.

Dalam hal ini, Celtic harus menebus pemuda 20 tahun itu dari Fram dengan mahar sebesar 100 ribu poundsterling.

Menanggapi kepindahannya, Fridjonsson berkata: “Ini membuat saya senang karena Celtic telah mencapai kesepatan dengan klub saya,” ujarnya kepada Daily Record.

“Masa trial saya berlangsung bagus di Skotlandia dan Belanda, namun ada perasaan yang spesial ketika berada di sekeliling orang di Skotlandia.

“Semua orang di tempat latihan Celtic dan semua orang di klub sangat ramah kepada saya. Mereka membuat saya merasa sangat diterima,” imbuhnya.

Fu Bo: Kami Harus Kerja Keras Untuk Menang Atas Indonesia

Pelatih caretaker Cina, Fu Bo, menaruh respek terhadap Indonesia yang akan menjadi lawan timnas Cina, besok.

GOAL

Pelatih caretaker timnas Cina, Fu Bo, mengatakan Indonesia bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Hal itu diutarakannya pada sesi jumpa pers jelang laga Cina-Indonesia dalam lanjutan Pra Piala Asia 2015 di Stadion Shanxi, Xi’an, 15 November 2013.

Sebelumnya, pada pertemuan pertama kedua tim bermain imbang 1-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 15 Oktober lalu. Hasil itu menjadi pelajaran berharga bagi Zheng Zhi dan kawan-kawan.

“Pertemuan pertama memberikan banyak informasi mengenai kekuatan lawan. Di Jakarta memang kami gagal menang. Tapi di sini kami yakin bisa menang,” kata Fu Bo.

“Tapi kami tetap respek terhadap lawan. Kami harus bekerja keras untuk bisa menang atas Indonesia,” pungkas Fu Bo.

Sementara ini, Cina berada di posisi kedua grup C PPA 2015 dengan raihan empat poin. Sedangkan Indonesia masih berada di posisi juru kunci grup C dengan poin satu. 

Lawan Inggris, Manuel Neuer Ingin Tampil

Neuer ingin turun menghadapi Inggris dan mengaku tak rela bila tempatnya diisi kiper lain.

GOAL

Penjaga gawang Manuel Neuer telah menegaskan niatnya untuk ikut berpartisipasi di laga uji coba ketika Jerman dihadapkan dengan Inggris di Wembley, pekan depan.

Sebelum ini, pelatih Joachim Low sempat menjanjikan posisi starter ketika Der Panzer melawat ke Milan guna berhadapan dengan Italia di hari Sabtu, namun sang juru taktik mengaku akan mencoba opsi lain selagi masih ada sosok seperti Roman Weidenfeller dan juga Rene Adler, yang justru ditentang oleh Neuer.

“Sebagai seorang profesional, Anda ingin terlibat di partai melawan tim-tim seperti itu,” ujarnya seperti dikutip dari Sky Sports.

“Jelang Piala Dunia, partai melawan tim-tim atraktif sangat berharga karena mereka bisa saja menjadi lawan Anda di babak sistem gugur. Jadi, ini merupakan kesempatan untuk meraih pengalaman ketika melawan mereka.

“Saya hanya harus melihat apa yang diputuskan pelatih nantinya.”

Robbie Keane Teken Kontrak Baru Di LA Galaxy

Kontrak baru ini kemungkinan akan menjaga Keane tetap di kompetisi MLS hingga 2016.

GOAL

Striker senior Robbie Keane telah setuju untuk memperpanjang masa tinggalnya di Amerika Serikat bersama LA Galaxy. Dalam hal ini, pria 33 tahun itu baru saja menyetujui kontrak baru yang kemungkinan akan mengikatnya hingga 2016.

Keane sendiri hijrah ke kompetisi Major League Soccer (MLS) pada 2011, dan terlepas kegagalannya di partai play-off musim lalu di tangan Real Salt Lake, pemain asal Republik Irlandia itu memutuskan untuk bertahan.

“Saya secara verbal telah menyetujui perpanjangan kontrak dua tahun, yang bisa diperpanjang menjadi tiga,” ujar Keane kepada Sky Sports.

“Saya sungguh senang mengenai itu dan bermain untuk Galaxy di masa depan. Saya tidak pernah berpikir saya akan mendapatkan ini dan kemudian bermain kembali di Liga Primer, namun saya menikmati sepakbola di sana dan pihak klub juga sangat baik kepada saya.”

Breno: Saya Sering Menangis Di Penjara

Tiga tahun meringkuk di penjara, Breno mengakui dirinya sangat sering meneteskan air mata.

GOAL

Mantan bek Bayern Munich Breno mengungkapkan dirinya sering menangis dalam masa penahanannya di penjara Stadelheim, Munich, Jerman. 

Pemain asal Brasil berusia 24 tahun ini dihukum tiga tahun dan sembilan bulan pada 2012 setelah diputus bersalah dalam tindakan kriminal karena terbukti sengaja menimbulkan kebakaran di villa yang ia sewa di Munich di tahun 2011. Kebakaran ini menyebabkan kerugian sebesar €1,5 juta.

Setelah menjalani hukuman 13 bulan di penjara, Breno diperbolehkan untuk kembali ke Bayern dan berlatih bersama tim U-23 Bayern. Namun, ia mengakui bahwa kejadian tahun lalu itu adalah periode tersulit sepanjang hidupnya.

“Saya merasa lebih baik sekarang, tetapi 13 bulan pertama di penjara sungguhlah sulit. Saya sangat sering menangis ketika menerima surat dari istri saya di penjara dan saat melihat foto anak-anak saya. Saya pergi ke toilet sehingga narapidana lainnya tak mengetahui bahwa saya sedang menangis,” ungkapnya kepada TV Globo.

Selain itu, ia juga menceritakan pengalamannya di penjara ketika ada seorang napi lain yang mencoba bunuh diri. “Saya berada di sana ketika melihat seorang napi mencoba bunuh diri. Dia dihukum seumur hidup dan mencoba mengakhiri hidupnya ketimbang menjalani hukumannya,” ungkapnya.  

Jorge Valdano: Lionel Messi, Orang Genius Pertama Di Abad 21

Eks direktur Madrid ini menyebut kompatriotnya ini merupakan pemain terbaik sepanjang masa yang sedang dalam puncak kariernya.

GOAL

Jorge Valdano melabeli Lionel Messi sebagai orang genius pertama di abad ke-21. 

Penyerang Barcelona ini menjadi bahan kritikan karena sedang kesulitan menemukan performa terbaiknya di musim ini, namun Valdano mengaskan pemain berusia 26 tahun ini sudah membuktikan diri sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepakbola.

“Bagi saya, Messi adalah orang yang sangat kalem. Dia lahir untuk bermain sepakbola. Hanya ada sedikit pemain sepertinya. Dalam sepakbola, dia adalah orang genius pertama di abad ke-21,” ungkap Valdano kepada RAC-1.

“Dia punya presisi dan kecepatan yang tak pernah dimiliki pemain manapun sebelumnya. Dia mencetak banyak gol dan seorang ahli siasat ketika bermain sedikit ke dalam,” imbuh mantan direktur Real Madrid ini.

Messi sejauh ini sudah mencetak 14 gol dari 16 penampilannya di seluruh kompetisi di musim ini, namun pundi-pundi golnya itu sedikit terhambat akibat cedera yang sedang dideritanya. Valdano pun juga memberi saran kepada Messi terkait cederanya itu. 

“Dia punya batasan seperti manusia biasa. Dia butuh rileks. Orang-orang membicarakan bahwa dirinya mendekati masa pensiun, padahal kenyataannya dia sedang dalam di puncak karier,” tambahnya.  

Kemenangan Guangzhou Evergrande Di Liga Champions Asia Bawa Dampak Positif Untuk Timnas Cina

Pelatih caretaker Cina, Fu Bo, mengatakan para pemain timnas Cina tidak merasa terbebani jelang bertanding melawan Indonesia, Jumat (15/11) besok.

GOAL

Timnas Cina bakal menjamu Indonesia pada lanjutan Pra Piala Asia 2015 di Stadion Shanxi, Xi’an, Jumat (15/11) besok. Cina sendiri mendapatkan tambahan motivasi setelah salah satu klub mereka, Guangzhou Evergrande, berhasil menjadi kampiun Liga Champions Asia (LCA) musim ini.

Dampak positif itu pun diakui pelatih caretaker Cina, Fu Bo. Bahkan, sembilan pemain dari klub yang dilatih Marcello Lippi itu dipanggil oleh Fu Bo ke timnas Cina. “Kemenangan Guangzhou di LCA sangat penting setelah kami belum merasakan lagi sejak gelar itu diraih Liaoning 23 tahun lalu. Sekarang gelar itu kembali ke Cina, dan saya percaya itu bisa membuat perubahan positif bagi sepakbola Cina,” kata Fu Bo, dalam sesi jumpa pers laga Cina-Indonesia, Kamis (14/11).

Dia pun menambahkan para pemainnya tidak memiliki beban dalam pertandingan melawan Indonesia. Pasalnya, mereka wajib menang jika memang ingin mempercepat kepastian lolos ke putaran final Piala Asia 2015 di Australia. Mengingat, masih ada juga Irak yang bisa saja mengudeta mereka dari posisi kedua.

"Soal apa yang akan kami lakukan di lapangan besok, kami akan menyesuaikan dengan situasi pertandingan nanti," ujar Fu Bo. 

Di samping itu, Fu Bo mengakui ada beberapa pemainnya masih terbelit cedera. “Setelah kompetisi berakhir memang pemain masih merasakan kelelahan dan beberapa ada yang cedera.  Wu Xi mengalami masalah dengan hamstringnya. Sun Xiang kembali dari Guangzhou Evergrande dengan masalah pada engkelnya. Serta Huang Bowen juga mengalami cedera di kakinya,” Fu Bo memaparkan.

“Tapi para pemain siap untuk bermain di pertandingan besok. Ini adalah sebuah sinyal yang bagus. Kami ingin memenangkan pertandingan besok,” pungkas Fu Bo.