Pencarian Data

Friday, December 20, 2013

Inilah Kandidat Utama Pelatih Baru Valencia

Valencia : Tinggal selangkah lagi Valencia mendapatkan sosok pelatih baru menggantikan Miroslav Djukic yang dipecat Senin lalu. Adalah Juan Antonio Pizzi, pelatih San Lorenzo, yang dikabarkan bakal berlabuh ke Estadio Mestalla. Di akhir pekan lalu, Pizzi, 45 tahun, baru saja mengantarkan San Lorenzo meraih gelar juara Torneo Apertura.

Bahkan, media massa di Argentina, Diario Ole mengungkapkan keyakinannya jika Pizzi, 45 tahun, telah meraih kesepakatan dengan Los Che. Namun, sebelum berlabuh ke Mestalla, Pizzi terlebih dahulu harus memutus kontrak kerjanya dengan San Lorenzo yang sejatinya baru akan kedaluarsa pada 2016.
Spekulasi yang kencang beredar menyatakan jika agen Pizzi telah bertemu dengan para petinggi klub untuk melakukan negosiasi terkait pemutusan kontrak. Belum dapat diketahui berapa besar dana yang harus dikeluarkan Valencia untuk “mencomot” Pizzi dari San Lorenzo.
Sejak Djukic diberikan surat pemecatan, Pizzi telah menjadi target utama yang diburu Direktur Umum Valencia, Rufete, dan Direktur Teknik Klub Roberto Fabian Ayala.

Indonesia Vs Thailand: Saatnya Rebut Emas!

Naypyidaw : Tim Nasional U-23 Indonesia akan menghadapi Thailand pada babak final SEA Games 2013 di Zayyarthiri Stadium, Naypyidaw, Myanmar, Sabtu malam (21/12). Ini adalah momen yang tepat bagi Garuda Muda untuk berjaya dan raih medali emas.
Terakhir kali Indonesia sukses di cabang sepakbola SEA Games adalah 22 tahun lalu. Saat itu, Indonesia sukses meraih medali emas di SEA Games 1991 Filipina. Selama 22 tahun kemudian tak ada prestasi lagi.
Indonesia memang mampu beberapa kali lolos final seperti tahun 1997 dan 2011. Namun, Tim Merah Putih harus puas menjadi runner up. Kini, kesempatan ketiga datang. Kemenangan adalah harga mati bagi pasukan Rahmad Darmawan.
RD paham betul kekuatan Thailand. Ia pernah membawa Garuda Muda menekuk Negeri Gajah Putih di babak penyisihan grup SEA Games 2011. Kedua tim bertemu lagi di penyisihan Grup B SEA Games 2013. Sayangnya, saat itu Indonesia tumbang 1-4.
RD punya cara bagaimana untuk memotivasi para pemainnya untuk laga final nanti. "Untuk menjaga mental pemain, setiap kami punya kesempatan berkomunikasi dengan pemain, kami selalu sampaikan kepada pemain ayo ingat target. Ayo ingat apa yang harus dilakukan di lapangan. Kalau mental kurang, fisik tidak akan bisa menolong. Pemain harus fokus dalam dalam organisasi permainan," ucap pelatih yang akan menangani Persebaya Surabaya musim depan itu.
"Saya juga sampaikan jika kondisi jelang final dua tahun lalu berbeda. Ketika itu semua pemain sangat kelelahan. Sangat lelah sekali. Karena kami main di pertandingan semifinal lawan Vietnam yang memberikan perlawanan ketat. Apalagi di tambah kondisi lapangan becek. Yang membedakan kebugaran mereka."
Pelatih asal Lampung itu optimistis timnya kali ini akan membalas kekalahan dari Thailand di penyisihan grup. "Dalam sistem turnamen seperti ini tidak ada tim yang performanya terus terjaga atau stabil. Pasti ada turun naiknya. Sekarang kita memiliki situasi yang sama dengan Thailand," ucap dia.
Setali tiga uang, Pelatih Thailand Kiatisuk Senamuang juga yakin timnya mampu menumbangkan Garuda Muda. Ia bahkan sesumbar pasukannya akan meraih medali emas.
"Saya senang dengan hasil latihan yang telah kami lakukan. Semua pemain dalam kondisi yang siap tempur untuk Final SEA Games nanti. Tidak banyak tim yang berhasil meraih medali emas dan saat ini setiap pemain memiliki kepercayaan diri yang cukup tinggi untuk meraih medali emas," kata Kiatisuk.
Ia menilai kemenangan kontra Indonesia di penyisihan grup tak bisa dijadikan patokan. Ia juga yakin kalau partai final kontra Indonesia akan berlangsung sulit.
"Kami harus bekerja keras untuk meraih kemenangan dan medali emas. Kemenangan pertama atas Indonesia tidak dapat dijadikan sebuah tolak ukur. Target kami dalam pergelaran SEA Games 2013 ini adalah medali emas," ucapnya. (Jnp)
Perkiraan Susunan Pemain
Indonesia: Meiga; Diego, Syaifudin, Lestusen, Tuasalamony; Dedi, Rizky Pellu, Ramdhani, Bayu; Fandi, Yandi
Thailand: Kawin; Boon Yong, Sakolla, Bunmathan, Daosawang, Parmpak, A Nan, Thitiphan, Chappuys, Thawikan, Kraison.
Head to Head di SEA Games
Pertandingan: 17
Indonesia Menang: 3
Thailand Menang: 11
Imbang: 3

Winger MU dan Striker Juventus Tukar Tempat?

Turin : Dua klub elite Eropa, Manchester United dan Juventus, dikabarkan tengah melakukan pembicaraan intensif seputar prospek pertukaran para pemainnya di bursa transfer musim dingin Januari mendatang. Kabar tersebut dilansir harian Tuttosport dalam edisinya di hari Jumat, 20 Desember 2013.
Menurut Tuttosport, Bianconeri diklaim telah siap sedia menyodorkan striker Montenegro Mirko Vucinic kepada MU dengan imbalan juara bertahan Liga Premier tersebut menyerahkan hak kepemilikan pemain sayapnya asal Portugal, Luis Nani. Prospek ini ditengarai memikat hati bos MU David Moyes.
Di sepanjang musim ini, penampilan Nani di premiership terbilang kurang bersinar ketimbang musim-musim sebelumnya. Nani, 27 tahun, baru turun sebagai starter di lima pertandingan liga. Pun demikian halnya dengan Vucinic. Menyusul kedatangan Carlos Tevez dan Fernando Llorente, striker berusia 30 tahun ini baru empat kali bermain sejak menit awal.
Meskipun sementara ini menjadi pemuncak klasemen Serie A dengan keunggulan 5 angka dari rival terdekatnya AS Roma, Juventus gagal menunjukkan tajinya di ajang Liga Champions. Kondisi yang membuat Bianconeri sulit mencari pemain top di bursa Januari. Karenanya, Juventus menyodorkan Vucinic sebagai "tumbal" untuk mendapatkan Nani

Piala Dunia Bergulir, Bintang Juventus Berlibur

Turin : Lebih dari dua tahun Carlos Tevez dikucilkan dari Timnas Argentina. Menyusul pergantian tongkat kepelatihan tim dari Sergio Batista kepada Alejandro Sabella pada Agustus 2011, tak sekalipun nama penyerang berusia 29 tahun ini dipanggil kembali memperkuat Tim Tango.
Boleh jadi, Tevez pantas mengutuk kesalahannya saat menjadi algojo ketiga Argentina dalam adu penalti di babak perempat final Copa America 2011 melawan Uruguay. Karena kegagalan Tevez mengeksekusi tendangan 12 pas tersebut, Tim Tango—berstatus tuan rumah—tersingkir lebih dini.
Karenanya, Tevez pun merasa pesimistis ketika disinggung tentang peluangnya kembali memperkuat timnas di putaran final Piala Dunia (PD) 2014 di Brasil, Juni-Juli mendatang. Padahal, performa Tevez bersama Bianconeri di musim ini terbilang gemilang, mencetak 10 gol dari 16 partai.
“Meskipun saya mampu mencetak 30 gol di musim ini, saya rasa saya tetap tak punya peluang masuk skuat Argentina di Piala Dunia. Bagi saya, hal (pengucilan) itu sangat jelas. Saya tidak akan diberikan kesempatan apapun. Jadinya, menyakitkan melihat timnas bermain di lapangan,” ujar Tevez lirih.
Tevez mempersilakan fans Tim Tango untuk menanyakan alasan di balik keputusan Sabella yang tak pernah memanggilnya kembali ke dalam timnas. “Saya tidak punya alasan apapun untuk dijelaskan pada para suporter. Bukan saya yang harus menjelaskan mengapa saya tak lagi bermain untuk Argentina. Itu merupakan keputusan Sabella. Saya harus bersikap dewasa dan menerimanya,” tegas Tevez seperti yang dikutip La Red.
Lalu, apa yang akan dilakukan Tevez saat PD 2014 berlangsung? “Saya akan berlibur. Saya tak akan susah tidur jika kembali tak bermain (di Piala Dunia). Sebab, dua kali (PD 2006 dan PD 2010) saya telah membela Argentina,” kilah mantan striker Manchester United yang berjuluk El Apache tersebut.
Lebih jauh, Tevez berharap dan menegaskan kesiapannya untuk kembali memperkuat timnas andaikata Sabella memanggilnya ke dalam skuat. “Saya bakal sedih jika karier saya bersama timnas ditutup dengan kegagalan mengeksekusi penalti lawan Uruguay di perempat final Copa America 2011,” tandas Tevez yang mengaku setelah menyelesaikan kontraknya dengan Juventus bakal kembali bergabung dengan klub yang membesarkan namanya di kancah internasional: Boca Juniors

Clarence Seedorf Latih Milan?

Milan : Kabar mengejutkan dilansir Sky Sport Italia. AC Milan dikabarkan akan mendaulat mantan pemainnya Clarence Seedorf sebagai pelatih mereka mulai musim depan. Seedorf konon sudah setuju dengan tawaran Milan.
Pelatih Milan saat ini Massimiliano Allegri sudah sejak lama dikabarkan akan didepak karena gagal memberikan prestasi memuaskan. Tapi bos Milan Silvio Berlusconi memutuskan tetap mempertahankan Allegri.
Allegri baru akan diganti akhir musim nanti. Pengurus Milan sangat kecewa dengan buruknya performa I Rossoneri musim ini. Mereka menyiapkan Seedorf sebagai penerus Allegri. Sky meyakini Milan sudah mencapai kesepakatan pra-kontrak dengan Seedorf.
Seedorf sendiri saat ini masih tercatat sebagai pemain klub Brasil Botafogo. Selain Seedorf, Milan juga sempat dikaitkan dengan Andre Villas-Boas yang kebetulan sedang menganggur setelah awal pekan ini dipecat Tottenham Hotspur

SEA Games XXVII - Indonesia Diprediksi Kalahkan Thailand via Adu Penalti

Jakarta - Timnas U-23 Indonesia meraih medali emas usai mengalahkan Thailand di final lewat drama adu penalti. Begitulah prediksi eks pemain timnas saat meraih medali emas di tahun 1991, Sudirman.

Indonesia berhasil melenggang ke babak final usai mengalahkan Malaysia di semifinal Kamis (19/12) kemarin. Kurnia Meiga dkk. menang adu penalti 4-3, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Pencapaian tersebut sama persis saat SEA Games 1991 yang ketika itu Indonesia menghadapi Thailand di babak final. Ferril Raymond Hattu dkk sukses meraih medali emas lewat drama adu penalti 4-3. Hasil tersebut menjadi kemenangan terakhir Indonesia di SEA Games.

Sudirman yang menjadi salah satu pemain di laga tersebut melihat kondisi Indonesia saat ini sama dengan situasi yang dialami pasukannya. Dalam keadaan yang tidak diunggulkan, tim 'Merah-Putih' justru menang.

"Situasinya hampir sama. Kami dulu tidak diunggulkan sementara Thailand ketika itu sangat diunggulkan. Karena waktu penyisihan mereka menang lebih banyak. Tapi kami bisa menang lewat adu penalti," ujar Sudirman saat dihubungi wartawan, Jumat (20/12).

''Tapi memang kami harus mengakui produktivitas Indonesia saat ini kurang. Itu artinya harus ada strategi yang dipersiapkan pelatih bahwa koordinasi di lini belakang harus baik. Paling tidak, tidak boleh kalah. Harus imbang 0-0 atau berapa," sambungnya.

Menurutnya, Indonesia kemungkinan besar akan bertahan imbang hingga 90 menit. Hal itu dilihatnya dari cara permainan beberapa laga sejauh ini. Oleh sebab itu, dia menyebut adu penalti kemungkinan besar bakal terjadi.

"Saya melihat Kurnia Meiga sedang on fire. Dia mampu menahan dua tendangan penalti. Pemain-pemain belakang Indonesia sudah lumayan dibanding di dua laga awal," paparnya.

"Kekuatan Thailand sekarang lebih bermain organisasi. Kalau dulu mengandalkan kecepatan dan pemainnya lebih cepat. Kalau sekarang lebih banyak menunggu dan counter attack. Di penyisihan Indonesia terjerat gaya main mereka. Timnas bermain terbuka. Makanya, kali ini kalau bisa pertahanan lebih rapat."

"Dengan begitu peluang penalti bisa didapatkan dan kemungkinan juara besar. Karena saya melihat Kurnia Meiga main bagus saat adu penalti. mungkin dengan adu penalti Indonesia bisa mengulang kejayaan tahun 91,'' simpulnya.

Jelang Liga Italia - Kado Natal Dambaan Atalanta: Bisa Raih Poin Saat Menjamu Juve

Bergamo - Atalanta tak mau kalah sebelum bertanding dengan Juventus akhir pekan ini. Klub berjuluk La Dea itu membidik minimal satu poin di Stadio Atleti Azzurri d'Italia nanti.

Sampai saat ini Juve baru dua kali tak mampu meraih angka di Serie A--14 kali menang, 1 kali imbang, 1 kali kalah. Pada giornata 17, Atalanta bertekad menjadi tim ketiga yang bisa mencuri angka atas 'Nyonya Tua' yang akan datang melawat, Minggu (22/12/2013) malam WIB.

Tekad itu sendiri antara lain diperkuat dengan fakta bahwa di kandangnya sendiri Atalanta sempat mampu menahan imbang AS Roma dan Inter Milan sama-sama dengan skor 1-1. Dari tujuh laga kandang sejauh ini, Atalanta pun baru satu kali kalah.

"Sama sekali takkan mudah buat Juventus," tegas gelandang serang Atalanta Giacomo Bonaventura kepada Corriere dello Sport dan dilansir Football Italia.

"Saya menduga pertandingan nanti akan benar-benar sengit karena Juventus mampu menyiksa lawan-lawan mereka dan mereka telah mendominasi selama bertahun-tahun."

"Kami bisa menahan Roma dan Inter 1-1 dan akan menjadi kado Natal indah kalau kami bisa mencuri poin dari Juve. Kami bisa menghadapi siapapun di kandang, tapi kami harus tampil sempurna," serunya.

Messi Kritik Wapres Barca, Tak Minta Kontrak Baru

Buenos Aires - Lionel Messi tampak kesal dengan pernyataan wakil presiden Barcelona Javier Faus beberapa waktu silam. Lagipula, striker tajam Argentina itu juga tidak meminta kontrak baru.

Messi dikabarkan tidak senang dengan kontraknya saat ini. Gosipnya hal itu disebabkan karena Neymar, yang baru direkrut di musim panas memiliki bayaran yang lebih besar darinya di Barca.

Faus menanggapi isu tersebut dengan mengatakan bahwa Messi tidak akan diberi kontrak baru, setelah si pemain menyepakati kesepakatan pada musim lalu yang mengikatnya hingga 2018.

Di tengah cedera yang tengah membekapnya, Messi mengaku tidak memikirkan apapun selain keinginan segera pulih.

"Mr. Faus tidak tahu apapun tentang sepakbola dan ingin menjalankan Barcelona seperti bisnis, padahal tidak demikian," sembur Messi kepada Rac 1 yang dilansir Sky Sports.

"Barcelona adalah klub terbaik di dunia dan seharusnya dijalankan oleh direktur-direktur terbaik di dunia juga," kata dia.

"Aku maupun agen-agenku tidak ada yang meminta kontrak baru. Faktanya, aku sekarang cuma fokus pada pemulihan cedera dan tidak memikirkan hal lain," lugas pemain terbaik dunia empat kali itu.

Jelang Liga Italia - MU Sedang Tak Oke di Kandang, West Ham Pede ke Old Trafford

London - Penampilan kurang meyakinkan Manchester United di markasnya sendiri musim ini tampaknya membuat tim-tim papan bawah dan medioker tak lagi menganggap angker Old Trafford. Termasuk West Ham United.

West Ham bertekad bisa mendapatkan poin pada pekan 17 Premier League. Status sebagai tim tandang di Old Trafford pada pertandingan Sabtu (21/12/2013) malam WIB sama sekali tak bikin gentar.

Bekal statistik yang kurang meyakinkan—-West Ham belum pernah menang pada sembilan pertemuan dengan MU di liga domesik—-juga tak dijadikan alasan. Salah satu yang melahirkan kepercayaan diri itu adalah keterpurukan MU di markasnya sendiri musim ini.

Faktanya 'Setan Merah' saat ini sudah kalah dari West Bromwich Albion, Everton, dan Newcastle United di Old Trafford. Hal itulah yang kini dibidik West Ham, yang juga kian percaya diri mengingat tengah pekan ini sudah menyingkirkan Tottenham Hotspur dari Piala Liga Inggris berkat kemenangan 2-1.

"Itu adalah sebuah hasil yang fantastis dan persis itulah yang kami butuhkan," kata winger West Ham Matt Jarvis kepada Daily Mirror dan dikutip Sky Sport.

"Sekarang saya tak melihat alasan kenapa kami tidak mampu meraih poin di kandang Manchester United. Tim akan pergi ke sana musim ini dan mendapatkan poin. Mereka masih menjadi kubu yang fantastis. Tapi kami bisa melawat ke sana dengan penuh percaya diri," tegasnya.

Tottenham Diyakini Masih Bisa Berprestasi Musim Ini

London - Performa buruk Tottenham Hotspur membuat mereka diprediksi akan mengakhiri musim tanpa gelar. Namun Moussa Dembele tak yakin hal itu akan terjadi karena The Lilywhites akan segera bangkit dan menjaga peluang merebut trofi.

Spurs saat ini tengah dalam kondisi tak baik pasca kekalahan telak 0-5 dari Liverpool akhir pekan lalu, yang berujung dengan pemecatan Andre Villas-Boas. Mereka kini ada di posisi ketujuh klasemen.

Tak lama setelah itu Spurs kembali terluka usai disingkirkan West Ham United di perempatfinal Piala Liga Inggris lalu. Jadilah salah satu peluang mereka merebut trofi musim ini musnah.

Hasil yang tentunya tak diharapkan mengingat laga tersebut digelar di White Hart Lane dan Spurs berambisi untuk memenangi laga itu demi membangkitkan moral para pemain.

Tapi Dembele menyebut Spurs tak akan lama-lama berada dalam keterpurukan karena ia yakin rekan-rekan setimnya akan membawa klub kembali ke jalur kemenangan. Saat ini Spurs masih berlaga di babak 32 besar Liga Europa dan juga ada babak ketiga Piala FA kontra Arsenal Januari nanti.

"Kami tidak harus berpikir negatif saat ini; hasilnya tidak buruk-buruk amat. Kami sangat mengharapkan bisa tampil baik dan kami tahu bahwa kami bisa meraih sesuatu yang penting musim ini. Ketika itu tidak terjadi, Anda akan sangat kecewa," ujar Dembele seperti dilansir Guardian.

"Dalam beberapa laga terahir, kami harusnya tampil lebih baik lagi. Kami harus tetap memiliki motivasi yang sama," sambungnya.

"Saya pikir semua pemain merasa bersalah (atas pemecatan Villas-Boas) dan itu wajar. Ini adalah tim olahraga. Bukan hanya tanggung jawab satu orang, semua orang bertanggung jawab."

"Semua orang punya andil dalam kesalahan yang terjadi. Semua orang merasa punya tanggung jawab. Kami sudah berbicara kepada seluruh tim dan bilang pada satu sama lain: 'Ayo sekarang kita harus bangkit. Ini kesalahan semua pemain. Kami adalah satu tim dan semua bersama-sama," demikian dia.

Jelang Derby Della Madonnina - Antuasiasnya Thohir Sambut Derby Pertamanya

Milan - Akhir pekan ini akan terasa spesial untuk Erick Thohir, karena pengusaha asal Indonesia itu akan menjalani laga derby Della Madonnina pertamanya setelah ia menjadi presiden Inter Milan.

Thohir baru sekali menonton langsung di Giuseppe Meazza saat Inter diimbangi Sampdoria dan itu adalah debutnya sebagai bos baru klub asal kota mode itu. Setelah itu Thohir kembali ke Jakarta dan berjanji akan kembali ke Milan saat laga melawan AC Milan.

Janji Thohir itu ditepati karena saat ini dirinya sudah berada di Milan dan sudah tak sabar segera menyaksikan duel antara tim sekota itu, Senin (23/12) dinihari WIB besok.

"Itu akan menjadi pertandingan yang menarik untuk ditonton dan akan menjadi derby pertama saya," kata Thohir seperti dikutip Football Italia.

"Tentunya saya sudah menonton (pertandingan derby Milan) berulang kali dari Indonesia. Sangat bagus bisa menyaksikan langsung. Saya berharap pemain akan memberikan penampilan terbaik dan menang, meski itu tidak akan mudah," sambung pengusaha yang juga pemilik klub sepakbola MLS DC United itu.

Kehadiran Thohir saat ini pun dibutuhkan demi mendongrak kepercayaan diri para pemain, sebab sejak diambil alih olehnya Inter belum pernah menang di empat laga terakhir. Pekan lalu mereka takluk 2-4 dari Napoli dan bikin klub itu tertahan di posisi kelima klasemen.

"Saya tidak khawatir dengan hasil tim. Saya percaya kepada pemain. Mereka memberikan kemampuan terbaik. Saya pikir tampil oke saat melawan Napoli," tutupnya.