Arbeloa tak senang dengan humor yang dilontarkan Blatter kepada Ronaldo.
Bek Real Madrid Alvaro Arbeloa meminta Sepp Blatter untuk bersikap lebih respek terhadap Cristiano Ronaldo, setelah sang presiden FIFA itu melontarkan candaan yang mengejek CR7.
Dalam sebuah acara di Oxford Union, Blatter secara bercanda menyebut Ronaldo sebagai ‘panglima perang’ dan ‘menghabiskan banyak waktu di salon’ ketika membandingkannya dengan penyerang Barcelona Lionel Messi.
Pria berusia 77 tahun itu lalu meminta maaf kepada Ronaldo karena pernyataannya yang tak pantas. Akan tetapi, masalah belum selesai setelah Ronaldo juga membalas ejekan Blatter lewat selebrasi - usai mencetak gol ke gawang Sevilla - seperti seorang panglima perang yang melakukan salut.
“Anda harus lebih menghargai seseorang ketika Anda memiliki jabatan seperti Blatter. Semua orang mencatat setiap kata yang ia ucapkan di depan publik dan apapun yang ia katakan dalam ranah pribadi tetap akan menarik perhatian,” ujar Arbeloa di laman resmi Madrid.
“Saya tak tahu maksud sebenarnya dari komentar Blatter. Cristiano adalah salah satu referensi sepakbola dunia. Siapapun yang suka sepakbola harus suka Cristiano Ronaldo,” tambah bek kanan asal Spanyol ini.
Sementara itu, gelandang Xabi Alonso juga tak ketinggalan menanggapi isu ini. “Dia berlaku benar [dalam selebrasi itu] asalkan ia melakukannya dengan maksud bercanda,” ujar Alonso.
.jpg)
No comments:
Post a Comment