Manajemen Persela kini sedang mengebut perburuan mencari pelatih sebelum Piala Gubernur Jatim digulirkan.
Persela Lamongan akan menjadikan Piala Gubernur Jatim 2013 sebagai persiapan membentuk tim menghadapi liga unifikasi Indonesia Super League (ISL) tahun depan.
Pengurus provinsi (Pengprov) PSSI Jawa Timur (Jatim) kini sedang menggodok rencana menggulirkan turnamen yang kemungkinan bakal digelar pada November, dan mengundang 12 tim. Piala Gubernur Jatim sudah menjadi program kerja tahunan bagi pengprov.
Manajer tim Persela Debby Kurniawan mengungkapkan, Piala Gubernur Jatim sangat tepat dijadikan pemanasan sebelum terjun di kompetisi musim depan. Setidaknya, tim akan mempunyai gambaran awal mengenai kekurangan yang harus dibenahi sebelum melakoni persaingan di kompetisi resmi.
“Piala Gubernur Jatim, akan kami gunakan sebagai test case sejauh mana kekuatan tim kami. Kami pun pasti diuntungkan, karena dengan begitu, kami tahu apa yang kurang, dan menjadi bahan pertimbangan untuk dibenahi sebelum berlaga di kompetisi,” ujar Debby kepada Goal Indonesia.
Selain Persela, direncanakan ada 11 kontestan lagi yang akan berpartisipasi dalam Piala Gubernur Jatim 2013. Tim-tim asal Jatim akan mendapat prioritas, baik yang masih berlaga di pentas Divisi Satu, Divisi Utama, maupun ISL.
Namun sebelum mempersiapkan tim, Persela terlebih dahulu memburu pelatih yang bakal memimpinLaskar Joko Tingkir. Manajemen tim kini mempercepat perburuan sosok yang tepat melatih Persela.
“Proses menemukan pelatih baru terus kami lakukan. Bahkan prosesnya kami percepat supaya Persela sudah mempunyai pelatih baru di turnamen Piala Gubernur Jatim nanti,” ungkap Debby.
Sebelumnya, Persela sudah menyatakan mereka akan mengembalikan posisi Didik Ludiyanto sebagai asisten pelatih. Hal itu dikarenakan, Didik belum mengantongi persyaratan yang ditentukan PT Liga Indonesia. Didik tidak bisa menjabat sebagai pelatih kepala, karena baru mengantongi Lisensi B kepelatihan.
Saat didesak mengenai detail pelatih baru Persela, Debby menjelaskan, pihaknya memiliki banyak pilihan, baik lokal maupun asing. Setidaknya, sampai saat ini ada lima pelatih lokal yang melamar ke Persela, serta beberapa kandidat dari sosok asing. Nama-nama inilah yang kini masih terus digodok manajemen sebelum nantinya diputuskan.
“Dua-duanya [pelatih lokal dan asing] sedang kami pertimbangkan. Yang jelas, kami ingin yang terbaik bagi tim, terutama yang mempunyai potensi, dan kualitas untuk membawa Persela lebih berprestasi,” terangnya. (gk-43)

No comments:
Post a Comment