Federasi Sepakbola Australia memutuskan untuk memberhentikerjakan Holger Osieck di kursi pelatih usai tim kembali kalah dengan skor mencolok, 6-0.
Pelatih timnas Australia Holger Osieck harus menerima kenyataan pahit tak lama setelah pasukannya dihancurkan Prancis 6-0 dalam laga persahabatan. Pria Jerman tersebut dipecat.
Sebetulnya posisi Osieck di kursi arsitek Australia sudah goyah sejak dia juga tak berkutik dengan skor sama kala dihantam Brasil di awal September lalu.
Laga Prancis pun sepertinya menjadi kesempatan terakhir Osieck yang diberikan oleh Federasi Sepakbola Australia sebelum akhirnya kekalahan 6-0 dari pasukan Didier Deschamps mengantarnya ke pintu pemecatan.
Hanya berselang dua jam setelah fulltime di partai versus Les Bleus, FFA melansir keputusan jika mereka memutus kontrak Osieck.
"Keputusan didasari atas isu-isu jangka panjang terkait peremajaan tim Socceroos dan persiapan untuk Piala Dunia dan Piala Asia," demikian ungkap chairman FFA Frank Lowy.
"FFA telah mengatur tujuan strategis agar tim lebih kompetitif di Brasil dan tentunya demi memenangkan Piala Asia di kandang sendiri pada Januari 2015 mendatang," lanjutnya.
"Kita pun sampai pada kesimpulan jika perubahan memang diperlukan agar mencapai target kami. Terima kasih Holger atas kontribusinya untuk sepakbola Australia dan semoga dia mendapatkan karier yang lebih baik lagi di masa depan."
Australia sebetulnya sudah dibawa Osieck lolos ke putaran final Piala Dunia 2014, tapi kebobolan 12 gol dalam dua pertandingan sedikit banyak mengubah pandangan FFA terhadap dirinya.
Guus Hiddink disebut-sebut menjadi kandidat kuat suksesor Osieck. Pun demikian dengan Gerard Houllier dan Marcelo Bielsa yang masuk dalam bursa pelatih anyar Socceroos.

No comments:
Post a Comment