Pencarian Data

Monday, October 14, 2013

Robbie Savage Ceritakan Kisahnya Mendaki Gunung Kilimanjaro

Savage menyebut kepalanya serasa hampir meledak lantaran kekurangan oksigen saat mendaki gunung tertinggi di Afrika tersebut.

GOAL
Mantan gelandang Blackburn Rovers Robbie Savage memiliki kisah menarik seputar pendakiannya di gunung tertinggi di Afrika, Kilimanjaro.

Dalam hal ini, Savage, 38, melakukan aksi tersebut untuk kegiatan amal. Akan tetapi, yang bersangkutan mengaku menyerah ketika mendaki di ketinggian 13 ribu kaki karena merasakan sakit yang teramat sangat meski kondisinya kini telah membaik.

“Terima kash semua atas ucapan cepat sembuhnya, saya kini sudah keluar dari bahaya setelah berkonsultasi dengan para dokter dan pemandu saya di Kilimanjaro,” tulis Savage di akun Twitter-nya.

“Sakit di ketinggian 13 ribu adalah situasi yang mengerikan, ada cairan di paru-paru, saya kira kepala saya akan meledak, oksigen dalam darah juga sangat rendah.

“Saya juga muntah dan pusing, dan lantas berusaha turun di ketinggian 9.000 kaki secepat mungkin meski Anda tidak bisa berjalan. Anda lantas diberitahu jika Anda pergi semakin tinggi, mungkin Anda bisa meninggal, begitu menakutkan.

“Akan tetapi, syukurlah, saya kini merasa oke dan rekan-rekan tim saya juga telah melakukan yang terbaik, mereka begitu berani dan mereka adalah orang-orang hebat.”

No comments: