Striker Tottenham ini pergi meninggalkan Upton Park pada 2004 setelah meminta untuk dijual, dengan mengakui cemoohan fans klub idolanya membuat hatinya perih.
Striker Tottenham Hotspur Jermain Defoe masih mencintai West Ham United dan mengakui bahwa kepergiannya dari Upton Park merupakan sebuah kesalahan besar.
Seperti diketahui, pemain internasional Inggris itu pindah ke seberang wilayah London lainnya pada Januari 2004 dengan nilai transfer mencapai £6 juta.
Kepindahan tersebut membuat marah fans West Ham meingingat rivalitas diantara kedua kubu, dan Defoe pun mengakui bahwa ia masih menyesali keputusannya untuk pergi meninggalkan klub idolanya dan merasa ia mendapat saran yang buruk jelang kepergiannya ke klub tetangga.
"Itu adalah sebuah kesalahan besar. Saya sejatinya tidak ingin melakukannya," ujar Defoe kepada ITV4's 'Sport Life Stories', yang tayang hari ini.
"Kami membicarakan mengenai kepergian dari klub yang saya cintai pada saat itu setelah saya sukses promosi dari tim akademi bersama rekan-rekan saya, fans pun mencintai saya. Mereka brilian - tiap kali bermain mereka menyanyikan nama saya.
"Orang yang mewakiliki saya saat itu berkata, 'Anda harus meminta dijual dan pindah sejak dini karena semua pemain akan segera hengkang'.
"Saya mengingatnya dan saya gugup. Kala itu Paul Aldridge [yang kini menjabat sebagai kepala eksekutif West Ham] dan saya memberinya surat, dan ia berkata, 'Apa ini? Dan saya menjawab, 'Ini adalah permintaan untuk dijual'. Dia melihat saya sebagaimana ingin berkata, 'Apakah Anda bercanda?'
"Waktu itu sungguh gila. Saya merasa saya sudah berakhir dan orang-orang menyalahgunakan saya.
"Sampai hari ini saya bisa bayangkan fans West Ham melihat dan berpikir tentang saya, 'Memangnya dia pikir dia siapa? Beraninya Anda melakukan itu? Anda Judas'. Dan hal tersebut membuat saya benar-benar sedih karena jujur saja saya masih mencintai klub itu"

No comments:
Post a Comment