Manchester - Manchester City masih sempurna di kandang mereka, Etihad Stadium musim ini. Catatan yang yakin akan diteruskan hingga akhir musim demi menyamai perolehan Sunderland seabad lebih lalu.
Kemenangan atas Liverpool di Boxing Day lalu membuat The Citizens masih terus saja menuai poin penuh dari tamunya dalam sembilan laga musim ini. Rekor gol mereka pun fantastis yakni mencetak 37 gol dan hanya kebobolan enam gol.
Hasil yang membawa City menduduki posisi kedua klasemen sementara, yang merupakan raihan tertinggi mereka selama musim ini, dengan 38 poin dan selisih satu angka dengan Arsenal.
Sudah begitu City juga meneruskan catatan selalu mencetak gol di 59 laga kandang terakhir di Premier League. Terakhir kali mereka gagal bikin gol adalah di tahun 2011 saat bertemu Birmingham City.
Catatan positif ini sudah kadung bikin pede para pemainnya dan salah satunya Pablo Zabaleta yang yakin City akan terus mereguk kemenangan di kandang hingga akhir musim ini.
"Jelas saja bisa. Siapapun lawan kami, kami bermain untuk menang. Kami merasa sedang oke saat ini dan ingin memperlihatkan kepada tim lain yang datang ke Etihad, bahwa kami adalah tim yang sangat kuat," sahut Zabaleta seperti dilansir Soccernet.
"Selalu ada yang pertama untuk melakukannya. Kami hanya perlu bekerja keras dan selalu fokus pada apa yang kami lakukan. Tidak peduli apa itu main di kandang atau tandan, kami hanya perlu bermain dengan intensitas yang sama dan kami bisa mengalahkan siapapun jika tampil dalam performa terbaik kami," sambungnya.
Jika City berhasil menyapu bersih 19 laga kandang musim ini, maka mereka akan mengulang prestasi Sunderland di musim 1891-1892 saat mengakhiri musim kompetisi teratas di Inggris, dengan rekor kandang sempurna.
Saat itu The Black Cats meraih 13 kemenangan kandang saat Premier League masih berformat Divisi Satu dan muncul sebagai juara.
"Kami tengah dalam performa bagus untuk merebut titel, satu poin di belakang pemimpin klasemen (Arsenal). Kompetisi masih panjang dan kami tidak bisa santai. Kami harus bermain melawan tim-tim terbaik di laga tandang dan itu akan sangat sulit," demikian dia.
Saat itu The Black Cats meraih 13 kemenangan kandang saat Premier League masih berformat Divisi Satu dan muncul sebagai juara.
"Kami tengah dalam performa bagus untuk merebut titel, satu poin di belakang pemimpin klasemen (Arsenal). Kompetisi masih panjang dan kami tidak bisa santai. Kami harus bermain melawan tim-tim terbaik di laga tandang dan itu akan sangat sulit," demikian dia.

No comments:
Post a Comment