Pencarian Data

Sunday, December 22, 2013

Wenger Dihantui `Kutukan` Mourinho

London : Arsenal tengah bukan tidak mungkin akan menjalani musim kompetisi yang indah. Buktinya, walau baru menelan malu saat dikalahkan Manchester City di pekan ke-16 dengan skor telak 6-3, klub berjuluk The Gunners itu masih berpeluang untuk kembali menempati puncak klasemen sementara Liga Premier Inggris.
Saat ini Arsenal memang berada di peringkat ketiga dengan torehan poin 35. Sementara di puncak klasemen ada Liverpool yang sama impresifnya dengan 36 poin. Liverpool bisa saja turun ke peringkat kedua, sebab Arsenal belum menjalani laga ke-17.
Namun, Arsenal harus menjalani laga yang cukup sulit di pekan ke-17, yakni melawan rival sekotanya, Chelsea, dalam laga bertajuk Derby London. Arsenal akan menjamu Chelsea di Emirate Stadium, Senin (22/12/2013) atau Selasa (23/12/2013) dinihari WIB.
Pertandingan nanti bakal jadi ujian berat untuk Arsenal, terutama bagi sang manajer, Arsene Wenger. Wenger bisa bernafas lega seandainya yang jadi lawannya adalah Chelsea seperti musim lalu.
Musim ini, Derby London punya cerita berbeda setelah pemilik Chelsea, Roman Abramovich, rujuk dengan Jose Mourinho yang diboyong dari Real Madrid di bursa transfer musim panas lalu. Melawan Mourinho adalah mimpi buruk untuk Wenger. Apa sebab?
Wenger memiliki pengalaman pahit ketika bertemu Mourinho, kala manajer asal Portugal itu masih menjabat sebagai Chelsea di awal hingga pertengahan tahun 2000-an. Wenger belum pernah mengecap kemenangan sekali pun dari sembilan pertandingan yang pernah mempertemukan mereka.
Pertemuan pertama antara Wenger dan Mourinho terjadi pada 12 Desember sembilan tahun silam. Pertemuan pertama mereka berakhir dengan skor imbang 2-2. Pertemuan kedua, 20 April 2005, pun kembali imbang, kali ini berakhir tanpa gol.
Pertemuan ketiga jadi kali pertama kekalahan Wenger dari Mourinho, saat Arsenal tumbang 2-1 dari Chelsea di ajang Community Shield, 21 Agustus 2005. Kekalahan kembali didapat Wenger, kali ini dua kali berturut-turut, yakni pada 21 Agustus 2005 dengan skor 1-0, dan 0-2 pada 18 Desember 2005.
Pertemuan berikutnya, 18 Desember 2006 di mana pertandingan berakhir imbang 1-1. Selanjutnya, kemenangan kembali diraih Mourinho dengan skor tipis 2-1 di final Piala Liga, 25 Desember 2007.
Sedangkan di pertemuan kedua terakhir mereka Wenger hanya bisa menelan hasil imbang 1-1 pada 6 Mei 2007, dan kalah 0-2 pada 29 Oktober lalu. Dengan demikian, Wenger belum bisa mengalahkan Mourinho dalam sembilan pertemuan terakhir.
Oleh sebab itu, bukan tidak mungkin Wenger akan kembali menelan hasil buruk saat bertemu Mourinho. Namun, bola itu bundar, jika Wenger berhasil mendapatkan komposisi dan strategi terbaik untuk Arsenal, tidaklah mustahil kutukan Mourinho akan berakhir.

No comments: