Milan - Walter Mazzarri tak pernah tahu niatan Massimo Moratti melepas mayoritas saham kepada pengusaha Indonesia Erick Thohir. Namun, dia menegaskan bahwa hal itu tidak mengganggunya.
Allenatore berusia 52 tahun itu mulai menjadi pelatih Inter pada 26 Mei 2013. Dia menggantikan pelatih Andrea Stramaccioni yang dinilai kurang berhasil di musim sebelumnya. Mazzarri diboyong Inter dengan track record membawa Napoli menjadi runner-up Serie A musim 2012/2013.
Nah, Mazzarri berencana meluncurkan biografi dalam waktu dekat. Di dalam buku itu tercantum kalimat ketidaktahuan rencana penjualan saham Inter kepada pihak luar musim kompetisi ini. Kalimat itu pun dinilai bersayap.
Kebetulan menjelang peluncuran biografi itu, sebulan terakhir, hasil yang dituai Inter kurang memuaskan. Mereka tak sekalipun mendapatkan kemenangan. Meski berada di urutan kelima, jarak Inter dengan koleksi nilai 33 dengan Juventus (56) sebagai pemuncak klasemen terlalu jauh, 23 poin.
Kepada Gazzetta dello Sport Mazzarri mencoba menjelaskan bahwa kalimat itu sama sekali tak bermaksud untuk menyerang Moratti.
"Saya tak menyangkalnya. Saya menemukan diri saya menjumpai skenario berbeda dari yang terbayangkan. Tanpa 'jika' dan 'tapi', tidak ada cerita dan seperti biasanya saya akan menerima dengan cara yang positif. Buat saya itu hanya sebuah tambahan," kata Mazzarri seperti dikutip Football Italia.
"Masih banyak ruang untuk menakar musim ini dengan cara yang positif karena kami mempunyai keyakinan. Saya sudah mengatakan ini kepada fans setelah laga Inter-Chievo, kami mencoba mengatasi kesulitan-kesulitan. Fans memberikan kekuatan yang tak terbayangkan," jelasnya.
"Tentu saja, dibandingkan dengan apa yang sudah saya lewati, kejadian satu bulan terakhir ini tak ada apa-apanya. Apakah menurut Anda saya harus pergi? Saya harus mengatakan saya tidak paham. Karena kadang kala saya merasa berbicara di padang pasri dan tak saya tujukan kepada Inter," kata pria yang pernah menangani Smpdoria dan Reggina itu.

No comments:
Post a Comment