Pencarian Data

Friday, February 7, 2014

Jelang Derby della Capitale - Lazio Siap Terbang Tinggi Lagi Bersama Edy Reja


Edy Reja menduduki kembali kursi pelatih Lazio tepat pada 4 Januari 2014 lalu, menggantikan Vladimir Petkovic yang dipecat karena dianggap gagal memberi performa bagus pada Stafano Mauri dkk. Itu merupakan periode kedua Reja di Lazio, setelah sebelumnya dia jadi bos selang 2010 sampai 2012.

Keputusan manajemen klub untuk mengontrak kembali Reja jelas dengan alasan kuat. Pria 68 tahun berpaspor Italia itu dapat sanjungan tinggi saat mengantar Lazio jadi penantang papan atas pada musim 2010/2011, di musim itu Lazio malah sempat bertengger di puncak klasemen hingga sepertiga musim berjalan.

Dan benar saja, Reja sejauh ini memberikan apa yang diharapkan oleh petinggi dan fans Lazio. Sejak ditunjuk kembali sebagai pelatih, dia memberikan rangkaian hasil bagus buat timnya: tak terkalahkan dalam lima pertandingan di Serie A.

Diawali dengan kemenangan atas Inter Milan, Lazio kemudian berturut-turut bermain imbang dengan Bologna dan menundukkan Udinese dengan skor ketat 3-2. Selanjutnya Lazio dia buat sukses mengimbangi Juventus 1-1 dan meraih kemenangan 2-0 atas Verona di pekan lalu. Itu artinya Lazio meraih 11 dari 15 poin maksimal yang bisa didapat.

Hebatnya, dari lima pertandingan tak terkalahkan itu tiga di antaranya merupakan laga away. Plus menghadapi dua tim besar yakni Juventus dan Inter Milan. Dalam kurun yang sama Lazio bikin tujuh gol dan kemasukan tiga kali.

Catatan bagus tersebut diharapkan jadi bekal yang cukup buat Lazio menghadapi laga sengit di akhir pekan ini. Minggu (9/2/2014) malam waktu setempat Lazio akan menjalani Derby della Capitale menghadapi AS Roma.

I Lupi tampil luar biasa impresif di musim ini. Setelah mencatatkan rangkaian laga tak terkalahkan sepanjang musim, Francesco Totti dkk juga sedang dalam tren oke saat ini. Setelah dihantam Juventus 0-2 di laga pertama 2014, Roma meraih nilai sempurna sembilan dari tiga pertandingan Serie A. Itu masih ditambah dengan produktivitas yang luar biasa tinggi karena mereka bisa bikin 10 gol, atau rata-rata 3,3 gol perlaga.Reja diharapkan bisa memberi kemenangan buat Lazio. Selain bisa mendongkrak posisi di klasemen, meraih tiga poin akan menjadi pembalasan sempurna karena di paruh pertama lalu mereka kalah 0-2.Namun rekor head to head Reja dengan Roma tak bisa dibilang baik. Dia menelan empat kekalahan di empat Derby della Capitale pertamanya. Kemenangan baru diraih dia dua pertadingan terakhir. Demikian dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

No comments: