Pencarian Data

Thursday, February 27, 2014

Muncul Saat Half Time Spurs vs Dnipro, Defoe Ucapkan Perpisahan


Defoe memang sudah memastikan bakal hijrah ke Toronto FC yang merupakan MLS--yang kompetisi regulernya baru bergulir pada 8 Maret mendatang. Laga leg kedua lawan Dnipro pada partai leg kedua babak 32 besar di markas Spurs dinihari tadi sejatinya bisa menjadi ajang perpisahan manis buatnya, meskipun cedera hamstring membuat pemain 31 tahun itu tak bisa tampil.

Tetapi Defoe, yang menghabiskan sembilan tahun di Tottenham selama dua periode, ternyata tetap muncul saat waktu turun minum. Mengenakan setelan warna hitam, ia pun mengucapkan salam perpisahan.

"Saya kehabisan kata-kata," kata Defoe mengawali seremoni perpisahan itu seperti dilansir Sky Sports.

"Saya mengingat semuanya seperti baru terjadi kemarin, saat saya berjalan ke tengah lapangan dan teken kontrak. Bahkan sebelum saya menendang bola, sambutannya sangat fantastis. Itu sesutu yang takkan saya lupakan. Saya akan mengenang dan mengapresiasinya," ujar pemain kelahiran London tersebut.

"Saya akan merindukan tempat ini. Tempat ini sudah menjadi bagian dari hidup dan untuk keluarga saya. Ini tempat yang spesial," tutur dia.

Spurs dan Defoe memang cukup identik. Defoe membela Spurs dalam dua periode, dari 2003-2008 dan 2008-2014. Selama itu Defoe sudah mencetak 143 gol. Pada level Eropa Defoe tercatat sebagai topskorer klub sepanjang masa. Dari seluruh pengalaman yang ia rasakan di Spurs, laga Premier League lawan Wigan disebut Defoe sebagai momen yang takkan ia lupakan.

No comments: