Surabaya - Persebaya Surabaya meraih kemenangan tipis saat menjamu Mitra Kukar. Di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/2/2014) sore WIB, tuan rumah menundukkan tamunya dengan skor 2-1.
Persebaya lebih dulu membuka keunggulan di menit 17 melalui Emmanuel Kenmogne setelah dia mendapat umpan dari Greg Nwokolo. Namun keunggulan tak bertahan lama.
Eksekusi tendangan bebas Erick Weeks dari luar kotak prnalti masuk ke gawang tanpa bisa dihalau kiper Ferry Rotinsulu dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Setelah menuntaskan babak pertama dalam posisi sama kuat, Persebaya akhirnya bisa mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan mereka. Di menit 68 tuan rumah dapat hadiah penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Zulkifli Syukur pada Manahati Lestusen.
Emmanuel Kenmogne yang maju sebagai eskutor menuntaskan tugasnya dengan baik. Dia mencetak gol keduanya dalam laga ini dan mengantar Persebaya menang 2-1.
"Jujur kalau dilihat, dikomparasikan peluang kita bisa menang lebih dari itu. Tapi saya bersyukur, mudah mudahan cara anak-anak bermain terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan," ungkap Rahmad Darmawan kepada wartawan usai pertandingan.
"Saya sudah berikan strategi standar seperti antisipasi corner maupun free kick. Tapi kita alami kelengahan sehingga terjadi gol. Tapi saya sangat respek dengan Erick Week Lewis yang mampu memanfaatkan peluang (mencetak gol)," tambah RD.
Untuk pertandingan berikutnya menghadapi Putra Samarinda, Rabu (5/2/2014), RD sudah menyiapkan strategi. Keunggulan Pusam dalam kecepatan akan coba dimatikan.
"Mereka punya pemain yang memiliki kecepatan seperti Joko sasongko, Bayu gatra dan itu akan kita siapkan untuk meredam kecepatan pemain."
"Blocking pertahanan kita perbaiki dan kita harus lebih sabar agar tidak terjadi gap depan, tengah, belakang harus bersatu. Kita berharap ini tidak ada lagi ruang kosong saat transisi bola kena lawan," lanjut eks pelatih tim nasional Indonesia itu.
"Mereka punya pemain yang memiliki kecepatan seperti Joko sasongko, Bayu gatra dan itu akan kita siapkan untuk meredam kecepatan pemain."
"Blocking pertahanan kita perbaiki dan kita harus lebih sabar agar tidak terjadi gap depan, tengah, belakang harus bersatu. Kita berharap ini tidak ada lagi ruang kosong saat transisi bola kena lawan," lanjut eks pelatih tim nasional Indonesia itu.

No comments:
Post a Comment