Duel melawan Persebaya dan PSM akan menjadi penentu nasib Soler bersama Beruang Madu.
Gerah dengan mandulnya Fernando Soler membuat manajemen Persiba Balikpapan mengeluarkan ultimatum. Ujung tombak asal Argentina ini wajib mencetak gol di dua laga kandang bila ingin bertahan diBeruang Madu.
Dari empat laga yang sudah dijalani Persiba, Soler baru menorehkan satu gol di Indonesia Super League (ISL) 2014. Torehan ini dianggap belum cukup bagi manajemen Persiba. Karena itu, duel melawan Persebaya Surabaya, Minggu (9/3), dan PSM Makassar pada 15 Maret akan menentukan nasib Soler.
“Kita lihat dua pertandingan terakhir,” kata manajer tim Faisal Husin kepada Goal Indonesia.
Pernyataan Faisal menyiratkan eks pemain Persebaya 1927 itu hanya diberi waktu selama satu pekan untuk membuktikan diri. Jika masih belum memperlihatkan ketajamannya, Soler kemungkinan akan didepak.
“Kita lihat nanti,” kata Faisal singkat.
Sementara itu, pelatih Jaya Hartono mengungkapkan, keputusan mencoret, dan merekrut pemain tergantung manajemen, serta keuangan klub.
“Semua tergantung manajemen, saya hanya merekomendasikan. Kembali lagi ke manajemen, karena semua juga menyangkut keuangan. Kalau saya sih, maunya kalau bisa Cristiano Ronaldo. Makanya semua juga kembali ke soal keuangan,” ujarnya.
Jaya mengakui, penampilan Soler tak setajam sewaktu masih berseragam Persebaya 1927, karena mampu mecetak 17 gol. Karenanya dia juga tak menjamin, apakah akan menurunkan Soler sejak menit awal, saat menjamu Persebaya Surabaya, Minggu (7/3).
“Kita lihat saja nanti, siapa yang siap itu yang akan kita turunkan. Siapapun dia, saya belum bisa sebutkan," imbuhnya.
Asisten pelatih Persiba Liestiadi juga kecewa dengan performa pemain berambut gondrong itu. Bahkan mantan asisten pelatih timnas itu pun hanya tersenyum.
“Sebelum ke Persiba, dia memang sudah sempat ditolak beberapa klub, PSS Sleman, Semarang, Bantul,” bebernya. (gk-54)

No comments:
Post a Comment