Pencarian Data

Tuesday, October 8, 2013

Pelatih Laos: Dua Kartu Merah Bikin Laga Berakhir

Liepvisay enggan menyalahkan wasit atas dua kartu merah yang didapat anak asuhnya.

GOAL

Pelatih Laos Shandalaphone Liepvisay mengatakan, dua kartu merah yang diterima anak asuhnya telah mengakhiri pertandingan ketika digasak tim nasional Indonesia U-19 4-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Dalam laga perdana kualifikasi Piala Asia U-19 2014 ini, Laos kehilangan Phithack Kongmathilath pada menit ke-54, dan Xouxana Sihalath di menit ke-80. Liepvisay menilai diusirnya Xouxana membuat pertandingan sudah berakhir.

“Sebetulnya kami bermain bagus, dan memberikan perlawanan di babak pertama. Kami mampu membuat repot Indonesia,” ungkap Liepvisay kepada wartawan usai laga.

“Tapi di babak kedua pemain hilang konsentrasi. Ketika kartu merah kedua dikeluarkan, maka pertandingan sudah berakhir. Kami tidak menyalahkan wasit, namun keputusannya tidak menguntungkan kami, sehingga mengganggu konsentrasi pemain.”

“Setelah kartu merah [Phithack dan Xouxana], kami bermain bertahan. Itu bagian dari cara kami agar tidak kebobolan lebih banyak. Kami sembilan pemain, Indonesia 11 pemain.”

“Walau begitu, ini menjadi pengalaman yang bagus buat kami. Saya masih 29 tahun. Bukan hanya saya yang muda, para pemain juga masih muda. Usia tidak menetukan tingkat emosional.”

No comments: