Milan - Clarence Seedorf hari ini dikabarkan resmi ditunjuk sebagai pelatih AC Milan. Namun melihat situasi di Rossoneri kini, penunjukkan Seedorf tetap dinilai sebagai perjudian besar.
Setelah ramai dibicarakan dalam beberapa hari terakhir, Seedorf hari ini kabarnya resmi menjadi pelatih Milan. Football Italia merilis foto yang menunjukkan pria asal Belanda tersebut tengah menandatangani kontrak di Milanello, bersama wakil Presiden Milan Adriano Galliani.
Jika benar, hal ini sebenarnya telah diprediksi sebelumnya di mana Seedorf 'tiba-tiba' mengumumkan pensiun sebagai pemain sepakbola dan secara otomatis berhenti berkarier di Botafogo. Setelahnya, ia langsung terbang ke Italia, menyatakan akan melatih Milan, dan kemudian menyaksikan partai Coppa Italia kala mantan klubnya itu bersua Spezia.
Christian Panucci, yang juga mantan penggawa Milan, menyebut penunjukkan Seedorf sebagai langkah cerdas namun sangat beresiko. Apalagi melihat Seedorf belum punya pengalaman melatih sebelumnya sementara Milan kini tengah terpuruk di Serie A, menempati posisi 11 dari 19 pekan yang telah berlalu.
"Itu adalah perjudian besar dari keluarga Berlusconi. Seedorf adalah seseorang yang cerdas, dia menguasai lima atau enam bahasa, dia sosok yang penuh tekad. Tapi Milan sekarang berada di kesulitan yang besar, ini akan sangat sulit," ujarnya kepada Sky Sport 24 dan dikutip Football Italia.
"Tapi Anda juga tidak pernah bisa menolak sebuah tim seperti Milan. Saya berharap dia beruntung dan semoga segalanya berjalan lancar. Selama bulan-bulan ke depan ini, pekerjaannya akan seperti program magang," lanjutnya.
"Ini adalah langkah yang cerdas di lain sisi oleh keluarga Berlusconi. Tapi berikutnya, itu tergantung pada bursa pemain. Yang dibutuhkan untuk menjadi juara adalah para pemain hebat," tandas mantan pemain AS Roma dan Real Madrid ini.

No comments:
Post a Comment