Pelatih Galatasaray Roberto Mancini mengaku puas dengan hasil imbang 1-1 versus Chelsea pada leg pertama perdelapan-final Liga Champions, Kamis (27/2) dini hari WIB.
Meski sempat kerepotan meladeni The Blues, tuan rumah akhirnya memaksakan hasil seri setelah Aurelien Chedjo membatalkan keunggulan Fernando Torres yang mencetak gol kala laga baru berjalan sembilan menit.
“Saya pikir pada akhirnya ini hasil bagus. Ketika laga dimulai kami melakukan tiga atau empat kesalahan, di mana kami diserang balik tiga atau empat kali dan mereka mencetak gol,” ulas mantan arsitek Manchester City.
“Di babak kedua kami main sangat bagus. Babak pertama kami main terlalu ke dalam, mungkin kami main dengan rasa takut.
“Kami mendapat banyak kepercayaan diri di babak kedua. Di babak pertama kami tidak memiliki itu, kami terlalu respek kepada Chelsea. Sebaliknya, saya pikir kami harus lebih ofensif, seperti yang dilakukan di babak kedua.
“Ya, di babak kedua kami mungkin pantas mencetak gol lainnya. Tapi saya pikir 1-1 hasil bagus dan kami memiliki laga lainnya,” tutup Mancini.
Meski sempat kerepotan meladeni The Blues, tuan rumah akhirnya memaksakan hasil seri setelah Aurelien Chedjo membatalkan keunggulan Fernando Torres yang mencetak gol kala laga baru berjalan sembilan menit.
“Saya pikir pada akhirnya ini hasil bagus. Ketika laga dimulai kami melakukan tiga atau empat kesalahan, di mana kami diserang balik tiga atau empat kali dan mereka mencetak gol,” ulas mantan arsitek Manchester City.
“Di babak kedua kami main sangat bagus. Babak pertama kami main terlalu ke dalam, mungkin kami main dengan rasa takut.
“Kami mendapat banyak kepercayaan diri di babak kedua. Di babak pertama kami tidak memiliki itu, kami terlalu respek kepada Chelsea. Sebaliknya, saya pikir kami harus lebih ofensif, seperti yang dilakukan di babak kedua.
“Ya, di babak kedua kami mungkin pantas mencetak gol lainnya. Tapi saya pikir 1-1 hasil bagus dan kami memiliki laga lainnya,” tutup Mancini.

No comments:
Post a Comment