Wesley Sneijder siap berkorban demi membantu Galatasaray lolos ke perempat-final Liga Champions.
Mantan penggawa FC Internazionale mengaku tidak tampil maksimal karena kesulitan mendapatkan bola, namun dia sadar kerja keras harus dilakukan demi membawa timnya mengeliminasi Chelsea.
“Di babak pertama, semuanya berjalan melalui sayap kanan. Saat jeda saya mengatakan kami harus bermain lebih ke kiri dan kami melakukan itu,” ujar Sneijder.
“Posisi saya di kiri bagus ketika Anda mendapatkan banyak bola, tapi malam ini tidak demikian. Dalam hal ini saya harus lebih bekerja keras untuk tim, tapi ini putaran kedua Liga Champions jadi Anda harus selalu bekerja keras terutama ketika menghadapi Chelsea.
“Saya pikir hasil ini pantas. Di leg kedua saya harap bisa mendapatkan bola lebih banyak. Saya merasa dalam bentuk terbaik, tapi peran saya di tim sedikit berbeda. Saya harus mengorbankan diri sendiri untuk tim. Ketika kami kehilangan bola saya harus kembali ke posisi saya, tapi saya pikir ini berjalan dengan sangat baik,” tutup pemain 29 tahun.
Mantan penggawa FC Internazionale mengaku tidak tampil maksimal karena kesulitan mendapatkan bola, namun dia sadar kerja keras harus dilakukan demi membawa timnya mengeliminasi Chelsea.
“Di babak pertama, semuanya berjalan melalui sayap kanan. Saat jeda saya mengatakan kami harus bermain lebih ke kiri dan kami melakukan itu,” ujar Sneijder.
“Posisi saya di kiri bagus ketika Anda mendapatkan banyak bola, tapi malam ini tidak demikian. Dalam hal ini saya harus lebih bekerja keras untuk tim, tapi ini putaran kedua Liga Champions jadi Anda harus selalu bekerja keras terutama ketika menghadapi Chelsea.
“Saya pikir hasil ini pantas. Di leg kedua saya harap bisa mendapatkan bola lebih banyak. Saya merasa dalam bentuk terbaik, tapi peran saya di tim sedikit berbeda. Saya harus mengorbankan diri sendiri untuk tim. Ketika kami kehilangan bola saya harus kembali ke posisi saya, tapi saya pikir ini berjalan dengan sangat baik,” tutup pemain 29 tahun.

No comments:
Post a Comment