Pencarian Data

Wednesday, October 9, 2013

PSSI Imbau Pemain Berkongres Agar Tercipta Satu Asosiasi

Saat ini ada dua asosiasi pemain di Indonesia yaitu APSNI dan APPI.

GOAL

Ketua Federasi Pesepakbola Profesional Internasional (FIFPro) Asia/Oceania, Brendan Schwab, bersama Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengunjungi PSSI untuk membahas permasalahan yang terjadi terhadap para pemain di Indonesia di kantor PSSI Pusat, Jakarta, Rabu (9/10).

Ada tiga poin yang dibahas dalam pertemuan itu yakni masalah dualisme asosiasi pemain yang saat ini terjadi, permasalahan tunggakan gaji klub terhadap pemain, serta penerapan standar minimum kontrak terhadap pesepakbola di Indonesia.

Untuk persoalan dualisme asosiasi pemain, seperti diketahui PSSI melalui Kongres Biasa PSSI di Surabaya, 17 Juni 2013, telah memutuskan hanya mengakui Asosiasi Pemain Sepakbola Nasional Indonesia (APSNI) sebagai anggota mereka.

Sementara, FIFPro selaku asosiasi pemain yang diakui FIFA, hanya mengakui APPI sebagai asosiasi pemain di Indonesia. Dalam pembahasan tersebut, masih belum ada titik temu penyelesaian dua asosiasi ini.

Namun demikian, PSSI mencoba memberikan pendapatnya terkait permasalahan itu. "Semua kami kembalikan lagi ke anggota mereka dalam hal ini para pemain. Karena PSSI hanya mengakui satu suara asosiasi pemain di kongres, maka mereka harus bersatu dulu," ucap Zulfadhli, anggota Komite Eksekutif PSSI.

"Maka itu, lebih baik para pemain itu berkongres dulu agar hanya menjadi satu wadah asosiasi saja sebelum Kongres PSSI Januari 2014. Selanjutnya, hasil itu akan dibahas di Kongres PSSI."

"FIFPro memang telah menunjuk APPI. Tapi mereka juga harus menghormati otorisasi kami sebagai federasi yang mengakui dan menunjuk APSNI di kongres. Satu-satunya jalan semua pemain berkongres agar punya satu wadah," Zulfadhli menjelaskan.

No comments: