Pencarian Data

Wednesday, October 9, 2013

Sejarah Hari Ini (10 Oktober): Debut Francesco Totti Untuk Italia

Ketika nama Totti kembali menggema, kami mengajak pembaca mengingat kembali bagaimana debut Pangeran Roma di timnas Italia.

GOAL

Francesco Totti, kapten AS Roma yang di musim ini namanya kembali mengilap, disebut-sebut akan kembali ke tim nasional Italia setelah mengumumkan pensiun enam tahun lalu. 

Performa impresitf di usianya yang sudah melewati kepala tiga membuat Il Capitano mendapat banyak pujian. Di Serie A Italia musim 2013/14, Totti sudah menorehkan tiga gol dan enam assist dari tujuh kesempatan tampil. Tak heran jika I Gialorossi kini nangkring di urutan pertama classificadengan rekor 100 persen kemenangan di tujuh partai beruntun, terakhir saat mempecundangi FC Internazionale tiga gol tanpa balas di Giuseppe Meazza, di mana sang kapten mengukir dua gol.
Rentetan pujian kemudian ditujukan kepada Totti, tidak hanya dari allenatore Rudi Garcia yang menyebut striker 37 tahun sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah. Arsitek tim nasional Italia Cesare Prandelli bahkan secara terang-terangan membuka pintu bagi Totti untuk kembali ke La Nazionale.
Bicara soal kans balik ke timnas, tak ada salahnya melihat kembali kiprah Totti di Gli Azzurri sebelum memutuskan pensiun pada 2007 lalu.
Totti berhasil mencuri perhatian pelatih setelah penampilan impresif di level junior dan memenangkan gelar Euro U-21 1996 dengan membekuk Spanyol melalui drama adu penalti. Pada 10 Oktober 1998 atau 16 tahun lalu, allenatore Dino Zoff memberikan Totti cap pertama untuk timnas senior Italia di laga kemenangan 2-0 atas Swiss kualifikasi Euro 2000.
Lalu pada putaran final Euro 2000, di mana namanya sedang naik daun, Totti membawa Gli Azzurrihingga ke partai final dan berkontribusi dengan dua gol. Pertama saat membekuk Belgia 2-0 di penyisihan grup lalu menumbangkan Romania 2-0 di fase gugur. Sang Pangeran Roma kemudian mencetak gol ciamik dalam drama adu penalti di semi-final versus Belanda. Sayang, Italia harus kalah di final lewat golden goal David Trezeguet, namun Totti tetap ditunjuk sebagai pemain terbaik di laga tersebut dan terpilih dalam daftar 22 pemain terbaik versi Uefa.

No comments: